TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Ulama Irak Menyerukan Rakyat Turun ke Jalan Menentang Kehadiran Militer AS

Ulama Irak Menyerukan Rakyat Turun ke Jalan Menentang Kehadiran Militer AS

By Bagas F Sinaga
16 Januari 2020
676
0

TIKTAK.ID – Ulama berpengaruh Irak, Muqtada al-Sadr, menyerukan agar rakyat Irak melakukan “demonstrasi besar-besaran” untuk menentang kehadiran militer AS di negara itu. Hal itu disampaikan beberapa hari setelah parlemen Irak memutuskan untuk mengusir pasukan Amerika dari Irak. Keputusan itu diambil menyusul operasi pembunuhan oleh Washington yang dilakukan di tanah Irak.

Demonstrasi dibutuhkan “untuk mengutuk kehadiran Amerika dan pelanggarannya,” tulis Sadr, yang memimpin kelompok terbesar dalam parlemen di akun Twitternya, pada Selasa 15 Januari 2020, seperti yang dikutip PressTv.

“Langit, tanah, dan kedaulatan Irak dilanggar setiap harinya oleh pasukan pendudukan,” tambahnya. Ulama itu mengingatkan bahwa unjuk rasa itu harus menjadi “demonstrasi damai dan bersatu”. Namun dia tak menentukan kapan atau di mana demosntrasi itu dilakukan.

Sebelumnya, pada 5 Januari lalu, parlemen Irak memberikan suara sangat mendukung resolusi yang menyerukan pengusiran semua pasukan pimpinan AS dari Irak. Resolusi itu diputuskan setelah dua hari sebelumnya militer AS membunuh komandan senior Iran Letnan Jenderal Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, wakil ketua Unit Mobilisasi Populer (PMU) Irak, di dekat bandara Baghdad.

Resolusi parlemen itu juga mendesak pemerintah Baghdad untuk membatalkan permintaan bantuan dari pasukan koalisi asing pimpinan AS yang konon beroperasi melawan sisa-sisa ISIS di Irak.

Irak mengecam pembunuhan itu – yang diperintahkan oleh Presiden AS Donald Trump – sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara serta perjanjian keamanan antara Baghdad dan Washington.

Dalam sebuah surat kepada parlemen setelah pemungutan suara, Sadr menyerukan pembatalan segera perjanjian keamanan dengan AS, penutupan kedutaan AS, pengusiran pasukan AS dengan “cara yang memalukan,” dan menghentikan komunikasi dengan AS.

Setelah parlemen menuntaskan pemungutan suara, kantor sementara Perdana Menteri Irak Adel Abdul-Mahdi meminta Washington untuk mengirim delegasinya ke Baghdad guna memulai persiapan penarikan pasukan Amerika, yang jumlahnya sekitar 5.200 pasukan.

Namun Trump memberi tanggapan keras. Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap Irak “seperti yang belum pernah mereka lihat sebelumnya” jika Baghdad mengusir pasukan AS.

Sementara itu, berdasarkan laporan Wall Street Journal, pemerintah AS mengancam akan menutup akses Irak ke rekening utamanya di Federal Reserve Bank of New York, jika Baghdad tetap mengusir pasukan Amerika. Federal Reserve digunakan untuk mengumpulkan pendapatan Irak dari penjualan minyak ke luar negeri.

TagsBerita DuniaBerita Dunia Hari IniBerita Dunia IslamBerita timur tengahDonald TrumpJenderal Qassem SoleimaniMuqtada al-SadrRakyat Turun ke JalanUlama Irak

Related articles More from author

  • Cara Unik Putin Serang Balik Biden
    Internasional

    Cara Unik Putin Serang Balik Biden

    19 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Protes Pembatasan Covid di Belanda, 40 Orang Ditangkap
    Internasional

    Protes Pembatasan Covid di Belanda, 40 Orang Ditangkap

    24 November 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Begini Reaksi Dunia Soal Normalisasi Maroko dengan Israel
    Internasional

    Begini Reaksi Dunia Soal Normalisasi Maroko dengan Israel

    15 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pembunuhan di Amerika Meningkat 29,4 Persen pada 2020
    Internasional

    Pembunuhan di Amerika Meningkat 29,4 Persen pada 2020

    1 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi
    Internasional

    Pakistan Tegaskan Tak akan Normaliasasi dengan Israel

    22 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Barat Akhirnya Ngaku Salah karena Bersikap Tak Adil terhadap Vaksin Sputnik-V Buatan Rusia
    Internasional

    Barat Akhirnya Ngaku Salah karena Bersikap Tak Adil terhadap Vaksin Sputnik-V Buatan Rusia

    17 Februari 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Selebriti

    Ngaku Jenuh Geluti Politik, Wanda Hamidah Balik Kandang ke Dunia Hiburan

  • Nia Ramadhani Ceritakan Kisah Hidupnya Lewat Novel ‘Cerita Ade'
    Selebriti

    Nia Ramadhani Ceritakan Kisah Hidupnya Lewat Novel ‘Cerita Ade’

  • Jawab Penolakan Serikat Pekerja Pertamina, Ahok: Saya Lulusan S3 Mako Brimob
    Nasional

    Direksi Pertamina Bakal Dirombak Erick Thohir, Ahok Diplot Masuk Bursa Dirut?

  • TIKTAK.ID - Wendy Cedera Parah Akibat Jatuh dari Panggung, Konser Red Velvet Jadi Tertunda
    Selebriti

    Wendy Cedera Parah Akibat Jatuh dari Panggung, Konser Red Velvet Jadi Tertunda

  • Apple Prediksi Serangan Malware jika UU Antimonopoli Disahkan
    Internasional

    Apple Prediksi Serangan Malware jika UU Antimonopoli Disahkan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.