TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pertamina Lagi, Kali ini Soal Monopoli LPG dengan Keuntungan 10 Kali Lipat

Pertamina Lagi, Kali ini Soal Monopoli LPG dengan Keuntungan 10 Kali Lipat

By Joni Sitohang
12 Maret 2025
301
0
Pertamina Lagi, Kali ini Soal Monopoli LPG dengan Keuntungan 10 Kali Lipat

TIKTAK.ID – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) diketahui telah secara resmi memulai penyelidikan awal atas dugaan monopoli dalam penjualan Liquefied Petroleum Gas (LPG) Non Subsidi di pasar midstream yang dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga (PT PPN). KPPU menyepakati mengusut kasus yang melibatkan entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut dalam Rapat Komisi pada 5 Maret 2025 lalu.

“KPPU berinisiatif memulai penyelidikan awal atas dugaan praktik monopoli,” ujar Deputi Bidang Kajian dan Advokasi KPPU Taufik Ariyanto dalam keterangan tertulis, pada Minggu (9/3/25), seperti dilansir Tempo.co.

Penyelidikan awal yang berasal dari kajian KPPU ini bakal berfokus pada pencarian alat bukti terhadap dugaan pelanggaran Pasal 17 UU Nomor 5 Tahun 1999. Sejak tahun lalu, KPPU sudah melaksanakan kajian atas penjualan LPG Non Subsidi di Indonesia. KPPU menduga ada pelaku usaha yang memonopoli terhadap penjualan LPG Non Subsidi di pasar midstream atau pasar gas LPG bulk non PSO untuk dikemas ulang.

Baca juga : Wacana Pansus Pertamina Mendadak Tiarap, Komisi XII DPR Tegaskan Percaya Penuh Kejagung

“Dengan menjual harga tinggi dan menikmati keuntungan tinggi (super normal profit),” terang Taufik.

Menurut KPPU, harga LPG Non Subsidi yang tinggi itu diduga mengakibatkan banyak konsumen beralih memakai LPG Subsidi atau kemasan 3 kilogram. Dalam kajiannya, KPPU mengaku mendalami struktur pembentukan harga di sektor tersebut, terutama dari hulu hingga hilir.

Kini penjualan LPG Subsidi sebagai Public Service Obligation (PSO) dilakukan oleh PT PPN. Perusahaan pelat merah tersebut sudah menguasai lebih dari 80 persen pasokan LPG dalam negeri dan LPG impor. PT PPN juga menjual LPG yang tak bersubsidi dengan merek dagang BrightGas. Perusahaan ini pun menjual gas secara bulk kepada perusahaan lain, yaitu BlueGas dan PrimeGas, yang merupakan produsen LPG tabung Non Subsidi.

Baca juga : Adik Prabowo Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Agenda Apa? 

Dalam penjualan pada 2024, KPPU menemukan adanya keuntungan yang tinggi atau super normal profit dari penjualan LPG Non Subsidi, yakni sebesar 10 kali lipat dibandingkan laba penjualan LPG Subsidi, atau sekitar Rp1,5 triliun.

“KPPU menduga perilaku eksklusif dan eksploitatif PT PPN lewat penjualan LPG dengan harga yang lebih tinggi kepada konsumen downstream yang juga merupakan pesaing langsung PT PPN di pasar LPG Non Subsidi,” jelas Taufik.

TagsBUMNKorupsi PertaminaLPGMonopoli LPGPertamiaPT Pertamina

Related articles More from author

  • Politisi Gerindra Sebut Ahok ‘Pahlawan Kesiangan’ dan Berpeluang Terseret dalam Kasus Korupsi Pertamina
    Nasional

    Politisi Gerindra Sebut Ahok ‘Pahlawan Kesiangan’ dan Berpeluang Terseret dalam Kasus Korupsi Pertamina

    9 Maret 2025
    By Joni Sitohang
  • Ramai Gerindra Dinilai Bagi-bagi Jabatan BUMN untuk Kadernya, Dasco: Pembagian Tugas
    Nasional

    Ramai Gerindra Dinilai Bagi-bagi Jabatan BUMN untuk Kadernya, Dasco: Pembagian Tugas

    20 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • Erick Thohir Instruksikan Pegawai BUMN Di Bawah 45 tahun Kembali Ngantor
    Nasional

    Erick Thohir Tunggu Dukungan Jokowi untuk Bubarkan Sejumlah BUMN ‘Hantu’

    7 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Erick Thohir Sambangi KPK Lewat Pintu Belakang, Ada Apa?
    Nasional

    Erick Thohir Sambangi KPK Lewat Pintu Belakang, Ada Apa?

    8 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Erick Peringatkan Ahok Tidak Banyak Drama di BUMN
    Nasional

    Erick Thohir Ingatkan Ahok Jangan Ada Banyak Drama di BUMN

    23 November 2019
    By Adam Humain
  • Soal Transparansi Pertamina itu Tugas Ahok sebagai Komut atau Direksinya sih?
    Nasional

    Soal Transparansi Pertamina itu Tugas Ahok sebagai Komut atau Direksinya sih?

    13 Februari 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Menimbang Opsi Kandidat Pilpres 2024, Prabowo-Puan atau Prabowo-AHY?
    Nasional

    Menimbang Opsi Kandidat Pilpres 2024, Prabowo-Puan atau Prabowo-AHY?

  • Pengacara Beberkan Kemungkinan Dukungan Habib Rizieq ke Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Pengacara Beberkan Kemungkinan Dukungan Habib Rizieq ke Prabowo di Pilpres 2024

  • Keluarga Pasien Positif Corona Curhat Tak Diterima RS, Ini Tanggapan Tompi
    Selebriti

    Keluarga Pasien Positif Corona Curhat Tak Diterima RS, Ini Tanggapan Tompi

  • Taliban Deklarasikan Gencatan Senjata Tiga Hari Selama Iduladha
    Internasional

    Taliban Deklarasikan Gencatan Senjata Tiga Hari Selama Iduladha

  • Gusar, AS Tuduh Anggota Dewan Keamanan PBB Termasuk Indonesia Dukung Teorisme
    Internasional

    Gusar, AS Tuduh Anggota Dewan Keamanan PBB Termasuk Indonesia Dukung Teorisme

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.