TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Mahfud MD: Jika Demokrasi dan Hukum Tak Ditegakkan Seimbang, Jangan Mimpi Indonesia Emas

Mahfud MD: Jika Demokrasi dan Hukum Tak Ditegakkan Seimbang, Jangan Mimpi Indonesia Emas

By Joni Sitohang
19 Juni 2024
255
0
Mahfud MD: Jika Demokrasi dan Hukum Tak Ditegakkan Seimbang, Jangan Mimpi Indonesia Emas

TIKTAK.ID – Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD menyampaikan pentingnya keseimbangan antara penegakan demokrasi dan hukum di Indonesia. Dia mengatakan tanpa keduanya dilakukan secara seimbang, maka tidak perlu lagi bicara cita-cita menuju Indonesia Emas.

Mahfud menyampaikan hal itu ketika menjadi pembicara utama dalam pembukaan Sekolah Hukum PDIP yang digelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, pada Jumat (14/6/24). Mahfud menilai demokrasi tanpa adanya penegakan hukum, bakal menimbulkan anarkisme. Sebaliknya, kata Mahfud, hukum tanpa demokrasi akan menimbulkan kesewenang-wenangan.

“Tahu kan? Itu hukum dibuat sesukanya, tidak pakai demokrasi, tidak pakai aspirasi, sehingga menimbulkan kesewenang-wenangan,” ujar Mahfud, seperti dilansir Sindonews.com.

Baca juga : Kader PDIP Daerah Tegaskan Tak Akan Tinggal Diam Usai Dokumen Partai Ikut Disita KPK

Oleh sebab itu, mantan Menko Polhukam tersebut sering kali mengatakan bahwa tidak bisa hanya bicara mengenai demokrasi, namun juga harus bicara hukum. Dia menegaskan bahwa keduanya harus ditegakkan secara seimbang.

“Bila demokrasi dan hukum tidak dibangun dan ditegakkan secara seimbang, maka sulit bagi kita untuk membangun Indonesia Emas itu. Jangan mimpi Indonesia Emas,” ucap Mahfud.

Kemudian Mahfud mengutip istilah Presiden Pertama RI, Sukarno yang menyatakan bahwa menuju Indonesia Emas itu dapat terwujud melalui jembatan emas. Akan tetapi, Mahfud menganggap saat ini visi itu sulit terwujud. Pasalnya, Mahfud menuding konstruksi jembatan emas sudah dirusak oleh kesewenang-wenangan dalam demokrasi.

Baca juga : Soal Kasus Harun Masiku Kembali Ditangani, KPK: Tidak Dalam Rangka Agenda Politik, Hanya Kebetulan Saja

“Jangan bermimpi Indonesia Emas, jembatan emasnya pun telah dicuri,” tutur Mahfud, mengutip Kumparan.com.

“Mur-murnya itu sudah dicuri sekarang jembatan emas kita itu, telah dirampas,” imbuh Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga menyebut usaha untuk mencapai Indonesia Emas membutuhkan proses yang panjang dan akan melalui berbagai rintangan. Dia menjelaskan bahwa untuk menuju Indonesia Emas, sudah diatur dalam dua Perpres.

Baca juga : TNI Tegaskan Siap Evakuasi 1.000 Korban Gaza untuk Dirawat di RI

“Orang ribut karena Indonesia pada waktu itu sudah memiliki dua Perpres. Indonesia Emas. Masa tahun 2030 mau bubar itu semua omong kosong. Ini Indonesia Emas. Merdeka bersatu itu telah dihitung oleh lembaga-lembaga internasional,” terang Mahfud.

“Adil dan kemakmuran dapat diciptakan secara nyata. Paling tidak usaha-usaha nyatanya tak dikotori oleh langkah-langkah yang tidak benar,” sambung Mahfud.

Tagsmahfud mdPakar Hukum Tata NegaraPDIP

Related articles More from author

  • Pilpres 2024, Peluang Puan, Sandi dan AHY Paling Bersinar?
    Nasional

    Pilpres 2024, Peluang Puan, Sandi dan AHY Paling Bersinar?

    11 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Puan Bebas dari Sanksi PDIP karena Dianggap Tak Terkait Dewan Kolonel, Kok Bisa?
    Nasional

    Puan Bebas dari Sanksi PDIP karena Dianggap Tak Terkait Dewan Kolonel, Kok Bisa?

    28 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Elektabilitas Ganjar Pranowo Terus Meningkat, PDI-P: Capres-Cawapres Tetap Ditentukan Megawati
    Nasional

    PDIP Respons ‘Dingin’ Keputusan Gerindra yang Kembali ‘Ngebet’ Capreskan Prabowo

    14 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Soal Penghargaan Jokowi untuk Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Tidak Ada Bungkam-Membungkam
    Nasional

    Dituding Pernah Sampaikan ‘Korupsi Bisa Dimaklumi’, Mahfud MD Klarifikasi

    5 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Disentil Fadli Zon, Mahfud MD Malah Tertawakan Balik, Soal Apa Sih?
    Nasional

    Disentil Fadli Zon, Mahfud MD Malah Tertawakan Balik, Soal Apa Sih?

    1 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Bantuan Asing untuk Korban Banjir Sumatera, PDIP: Kemanusiaan Itu Universal
    Nasional

    Bantuan Asing untuk Korban Banjir Sumatera, PDIP: Kemanusiaan Itu Universal

    31 Desember 2025
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Luhut Bertemu Puan di Bali, Lobi Tunda Pemilu?
    Nasional

    Luhut Bertemu Puan di Bali, Lobi Tunda Pemilu?

  • Polrestabes Semarang Larang Tim Advokasi Dampingi Korban Salah Tangkap
    Nasional

    Polrestabes Semarang Larang Tim Advokasi Dampingi Korban Salah Tangkap

  • Beredar Baliho Dukungan Firli Capres 2024, Pimpinan KPK: Lebih Baik Pajang Gambar DPO Harun Masiku
    Nasional

    Beredar Baliho Dukungan Firli Capres 2024, Pimpinan KPK: Lebih Baik Pajang Gambar DPO Harun Masiku

  • Lama Pasif Akibat Positif Corona, Kini Menhub Budi Karya Ikut Rapat Terbatas Bareng Jokowi
    Nasional

    Lama Pasif Akibat Positif Corona, Kini Menhub Budi Karya Ikut Rapat Terbatas Bareng Jokowi

  • Laporan Penembakan di Masjid Christchurch Ungkap Kegagalan Sistem Kepolisian Selandia Baru
    Internasional

    Laporan Penembakan di Masjid Christchurch Ungkap Kegagalan Sistem Kepolisian Selandia Baru

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.