TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kubu AMIN Sebut Sistem Sirekap Sengaja Disetting Otomatis Menangkan Paslon Tertentu di Atas 50%

Kubu AMIN Sebut Sistem Sirekap Sengaja Disetting Otomatis Menangkan Paslon Tertentu di Atas 50%

By Joni Sitohang
22 Februari 2024
498
0
Kubu AMIN Sebut Sistem Sirekap Sengaja Disetting Otomatis Menangkan Paslon Tertentu di Atas 50%

TIKTAK.ID – Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, AMIN, tampaknya masih tak gentar membongkar kecurangan proses Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Teranyar, Timnas AMIN menyebutkan adanya rekayasa sistem perhitungan suara di Sistem Informasi Rekapitulasi Pemilu (Sirekap) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Dewan Pakar Timnas Pemenangan AMIN, Bambang Widjojanto. Bambang menjelaskan bahwa kecurangan yang terjadi tidak melulu terkait salah menginput data.

“Ini betul-betul bukan sekadar salah menulis. Sebab, mestinya IT atau artificial intelligence yang ada dalam sistem IT KPU itu bisa membaca. Jika sistemnya memang tidak dibangun dengan rekayasa tertentu, sulit itu,” ujar Bambang dalam konferensi pers tentang website KPU (Sirekap) bertajuk “Sebuah Perjalanan Kawal Suara dan Telusur Etika” di Rumah Koalisi Perubahan, Jalan Brawijaya X, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (16/2/24), seperti dilansir Republika.co.id.

Baca juga : Lolos ke Senayan, Ini Alasan Komeng Ogah Kampanye Calon Anggota DPD

Kemudian mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut mengaku pihaknya punya tim IT forensik yang menyelidiki hal itu. Dia memaparkan bahwa tim tersebut melakukan beberapa model dan metode forensik guna mendalami Sirekap.

Bambang melanjutkan bahwa berdasarkan analisa kajian forensik terhadap server KPU, pihaknya menduga ada logaritma sistem yang sudah diatur untuk pemenangan paslon tertentu. Dia menjelaskan, bila ada revisi di satu TPS, maka akan mengubah TPS yang lain.

“Jadi ada yang sudah di-setting, logaritma sistem di-setting untuk pemenangan paslon tertentu yang secara otomatisasi di atas 50 persen. Indikasi kuat ke arah itu, dan dikonfirmasi dengan ditemukannya kecurangan-kecurangan yang terjadi di wilayah-wilayah tertentu,” tutur Bambang.

Baca juga : Pengamat Beberkan Merosotnya Suara Ganjar-Mahfud di Kandang Banteng, Karena Jokowi?

Sebelumnya pada Kamis (15/2/24), Tim Hukum Nasional (THN) AMIN telah merilis sembilan bentuk kecurangan dalam Pilpres 2024.

“Tak ada satu pihak pun yang bisa mengeklaim kemenangan, jika kita ketemukan fakta-fakta begitu banyaknya bukti kecurangan,” terang Ketua THN Timnas AMIN, Ari Yusuf Amir dalam konferensi pers di Sekretariat Koalisi Perubahan, Jalan Brawijaya X, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/2/24).

Ari memaparkan bahwa pihaknya pada satu hari sebelum pencoblosan sudah menerima berbagai laporan kecurangan yang tersebar di 34 provinsi. Ia menyebut THN AMIN telah mengelompokkan jenis-jenis kecurangan dalam penyelenggaraan Pilpres 2024.

TagsAMINAniesAnies BaswedanPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Sandiaga Siap Temui Ganjar Usai Kantongi Tiket Cawapres dari PPP
    Nasional

    Sandiaga Siap Temui Ganjar Usai Kantongi Tiket Cawapres dari PPP

    20 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi, Pemimpin Negara yang Paling Banyak Dibicarakan di Twitter Sepanjang 2020
    Nasional

    Jokowi, Pemimpin Negara yang Paling Banyak Dibicarakan di Twitter Sepanjang 2020

    14 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Nilai Jokowi Tak Mampu Hadirkan Pemilu Jurdil, Kelompok Masyarakat Tuntut Pemakzulan
    Nasional

    Nilai Jokowi Tak Mampu Hadirkan Pemilu Jurdil, Kelompok Masyarakat Tuntut Pemakzulan

    1 Maret 2024
    By Joni Sitohang
  • Pertamina Kembali Turunkan Harga BBM per 1 Pebruari 2020, Berikut Rinciannya
    Nasional

    Soal Revitalisasi Monas, Pemprov DKI Akui Lalai, Anies Buang Badan

    2 Februari 2020
    By Adam Humain
  • Anies Baswedan Terancam Denda 100 juta plus 1 Tahun Penjara?
    Nasional

    Anies Baswedan Terancam Denda 100 juta plus 1 Tahun Penjara?

    18 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Aliansi BEM Jakarta: Kebijakan Anies Baswedan Tangani Corona Bernuansa Politis Bukan Solutif
    Nasional

    Aliansi BEM Jakarta: Kebijakan Anies Baswedan Tangani Corona Bernuansa Politis Bukan Solutif

    6 April 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ingin Gaji Tinggi Tanpa Perlu Gelar Sarjana? Lakoni 10 Profesi ini Saja
    Tips & Tutorial

    Ingin Gaji Tinggi Tanpa Perlu Gelar Sarjana? Lakoni 10 Profesi ini Saja

  • Cara Ampuh Normalkan Kembali Indra Penciuman Pasien Covid-19
    Tips & Tutorial

    Cara Ampuh Normalkan Kembali Indra Penciuman Pasien Covid-19

  • Park Eun Bin Ungkap Kekhawatiran Perankan Pengacara Autis di Drama ‘Extraordinary Attorney Woo'
    Nasional

    Park Eun Bin Ungkap Kekhawatiran Perankan Pengacara Autis di Drama ‘Extraordinary Attorney Woo’

  • OPM Mau Berunding dengan RI Asal Melibatkan PBB
    Nasional

    OPM Mau Berunding dengan RI Asal Melibatkan PBB

  • Politisi Demokrat Sentil Jokowi dan Mahfud MD: Di Tangan Mereka KPK Mati Kutu
    Nasional

    Politisi Demokrat Sentil Jokowi dan Mahfud MD: Di Tangan Mereka KPK Mati Kutu

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.