TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Waspadai Dampak Buruk Obesitas pada Anak

Waspadai Dampak Buruk Obesitas pada Anak

By Hendra Setiawan
15 Maret 2023
233
0
Waspadai Dampak Buruk Obesitas pada Anak

TIKTAK.ID – Sebagian masyarakat menilai anak yang gemuk dengan pipi tembam merupakan simbol kemakmuran orangtua dan tanda cukup mendapat makanan. Anggapan tersebut pun cenderung membuat orangtua berusaha menggemukkan anaknya, sehingga tanpa sadar menerapkan gaya parenting yang kurang tepat dengan pola makan kurang sehat.

Orangtua perlu menerapkan kebiasaan makan yang baik sejak dini. Idealnya, hal itu dimulai sejak anak melewati masa ASI eksklusif dan mulai memperoleh MPASI (makanan pendamping ASI) pada usia 6 bulan.

“Asupan makanan tambahan setelah ASI bakal menentukan pertumbuhan anak,” ungkap dokter spesialis anak konsultan endokrinologi, dr. Frida Soesanti Sp.A(K), seperti dilansir Kompas.com.

Lebih lanjut dr. Frida menjelaskan bahwa berat badan berlebihan atau obesitas menyimpan bahaya untuk kesehatan.

“Pasti akan menimbulkan komplikasi, seperti diabetes, kolesterol tinggi, hingga perlemakan hati dini. Kemudian dalam jangka panjang, bisa menyebabkan kegagalan hati,” jelas dr. Frida.

Oleh sebab itu, orangtua harus terus memantau berat badan dan tumbuh kembang anak sejak bayi, dengan kurva pertumbuhan. Lewat kurva ini, akan terlihat penambahan berat badan bayi/anak; apakah sudah sesuai dengan tinggi badan maupun usianya.

Orangtua perlu waspada jika berat badan si kecil menurut tinggi badannya +2 SD (standar deviasi), yang menunjukkan kalau ia sudah mengalami kegemukan. Kalau angkanya mencapai +3 SD, maka si kecil tergolong obesitas.

Menurut dr. Frida, menurunkan berat badan anak yang obes bukan dengan cara diet ketat dan melarang anak makan makanan tertentu.

“Apalagi sampai mengurangi jumlah kalori secara drastis. Hal itu akan membuat anak craving atau kelaparan, sehingga terjadi efek yoyo,” tutur dr. Frida.

Dia memaparkan bahwa yang diperlukan yakni mengembalikan pola makan sesuai kebutuhan kalori yang normal. Karena itu, orangtua perlu membuat jadwal makan teratur yang terdiri dari tiga kali makan besar (sarapan, makan siang, makan malam), serta dua kali selingan.

“Paling bagus adalah menu yang berwarna-warni di dalam satu piring. Kalau berwarna-warni pasti sehat karena terdapat warna sayuran,” jelas dr. Frida.

Kemudian dr. Frida pun menekankan bahwa untuk membentuk pola makan yang baik, perlu kerja sama seluruh anggota keluarga di rumah.

“Berikan contoh langsung karena anak akan meniru apa yang dimakan oleh anggota keluarga lain,” terangnya.

TagsKesehatan AnakObesitas pada anakTips Kesehatan

Related articles More from author

  • Kenali Manfaat Habbatussauda untuk Kesehatan dan Kecantikan
    Tips & Tutorial

    Kenali Manfaat Habbatussauda untuk Kesehatan dan Kecantikan

    18 Juni 2021
    By Hendra Setiawan
  • Konsumsi Makanan ini untuk Atasi Gejala Omicron
    Tips & Tutorial

    Konsumsi Makanan ini untuk Atasi Gejala Omicron

    8 Maret 2022
    By Hendra Setiawan
  • Tips Cegah Katarak Sejak Dini Agar Tak Kena Risiko Kebutaan
    Tips & Tutorial

    Tips Cegah Katarak Sejak Dini Agar Tak Kena Risiko Kebutaan

    25 September 2020
    By Hendra Setiawan
  • Jangan Biasakan Menahan Bersin, Berikut Bahayanya
    Tips & Tutorial

    Jangan Biasakan Menahan Bersin, Berikut Bahayanya

    11 Mei 2020
    By Hendra Setiawan
  • Konsumsi Makanan Ini untuk Turunkan Risiko Kanker Payudara
    Tips & Tutorial

    Konsumsi Makanan Ini untuk Turunkan Risiko Kanker Payudara

    15 Agustus 2022
    By Hendra Setiawan
  • Kopi dan Teh Mencegah Berat Badan Naik
    Tips & Tutorial

    Rutin Minum Teh dan Kopi Bisa Cegah Kegemukan

    28 Desember 2019
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kolaborasi Bareng Devialet, Huawei Ciptakan Sound X: Speaker Dual-Subwoofer dengan Audio 360 Derajat
    Teknologi

    Kolaborasi Bareng Devialet, Huawei Ciptakan Sound X: Speaker Dual-Subwoofer dengan Audio 360 Derajat

  • TIKTAK.ID - Lho, Kenapa Prabowo Sebut Pandemi Covid-19 Ancaman Nyata ke Pertahanan Negara?
    Nasional

    Lho, Kenapa Prabowo Sebut Pandemi Covid-19 Ancaman Nyata ke Pertahanan Negara?

  • Ahmad Riza Patria Tidak Disetujui oleh PKS
    Nasional

    Belum Setujui ARP, PKS Kembali Tagih Jatah Wagub DKI. Anies Terancam Ditinggal Sendirian

  • Jojo Ungkap Penyebab Kalah di Japan Open 2022
    Olahraga

    Jojo Ungkap Penyebab Kalah di Japan Open 2022

  • Jenis Olahraga Pagi yang Efektif Turunkan Berat Badan
    Tips & Tutorial

    Jenis Olahraga Pagi yang Efektif Turunkan Berat Badan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.