TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi Ungkap Cara Selamatkan Ekonomi RI Saat Pandemi: Intip Saldo Tabungan Rakyat

Jokowi Ungkap Cara Selamatkan Ekonomi RI Saat Pandemi: Intip Saldo Tabungan Rakyat

By Joni Sitohang
30 Januari 2023
449
0
Jokowi Ungkap Cara Selamatkan Ekonomi RI Saat Pandemi: Intip Saldo Tabungan Rakyat

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa ketika memutuskan untuk tidak melakukan lockdown atau karantina wilayah saat pandemi Covid-19, dirinya mendapat tekanan dari banyak pihak.

Pasalnya, saat itu hampir di seluruh negara di dunia menerapkan kebijakan untuk melakukan lockdown demi mengurangi penularan infeksi virus Corona. Sedangkan Indonesia hanya menutup sebagian tempat-tempat publik sementara waktu.

Jokowi menerangkan bahwa dalam Sidang Kabinet bersama para menteri, 80% menteri menyetujui agar di Indonesia dilakukan lockdown. Begitu pula ketika menanyakan kepada masyarakat.

Baca juga : Rizal Ramli-Refly Harun Ngumpul Bareng Rizieq Shihab di Petamburan, Ada Apa?

“Saat rapat Kabinet, 80% menteri (menyetujui) lockdown, lalu cek ke masyarakat, mintanya sama, tapi saat itu juga masih jernih dan tenang,” ucap Jokowi dalam Perayaan Imlek Nasional 2023 kemarin, seperti dilansir CNBCIndonesia.com, pada Senin (30/1/23).

Meski begitu, Jokowi menyebut pihaknya juga menghitung kekuatan rakyat. Dia mengeklaim bahwa Pemerintah sampai mengajak perbankan untuk duduk dan melihat tabungan masyarakat.

“Karena kita dapat melihat, tabungan rakyat bank itu berapa, yang gede berapa, tengah berapa, kecil berapa, lebih kecil berapa. Semuanya kelihatan,” jelas Jokowi.

Baca juga : Pengamat: Manuver NasDem Bisa Bikin Demokrat-PKS Nyeberang ke KIB

Dengan segala perhitungan, akhirnya Jokowi memutuskan untuk tidak melakukan lockdown di Indonesia. Sebab, kata Jokowi, banyak negara saat ini yang menerapkan lockdown, ekonominya bahkan sampai minus hingga puluhan persen. Jokowi pun memprediksi jika Indonesia melakukan lockdown, maka ekonomi Tanah Air bisa terporosok sampai minus 17%.

“Saya putuskan untuk tidak lockdown, meskipun tekanan lockdown, dan ternyata tidak salah. Jika diputuskan lockdown bisa di -17% ekonomi kita, dan mengembalikan ke normal itu yang sangat sulit,” tutur Jokowi.

Menurut Jokowi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2022 mencapai 5,7%, dengan inflasi terjaga pada level 5,51%. Dia pun meyakini kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 bakal mencapai 5,3% secara tahunan (year on year/yoy).

Baca juga : Gibran Nyatakan Siap Maju Pilgub DKI 2024, PDIP Minta Anak Jokowi Tunjukkan Prestasi Dulu di Solo

“Karena minusnya sudah jatuh seperti di sejumlah negara di Eropa,” imbuhnya.

Seperti diketahui, dalam pengendalian pandemi Covid-19 2020-2022 silam, Indonesia menerapkan berbagai kebijakan demi menekan penyebaran virus Corona di Indonesia. Kebijakan untuk membatasi pergerakan masyarakat tersebut sempat berganti nama dan format beberapa kali.

Berawal dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), PSBB Transisi, lalu berganti menjadi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, hingga PPKM empat level di berbagai wilayah di Indonesia.

TagsCoronaCOVID-19Ekonomi IndonesiaJokowipandemi

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Jokowi Ancam Pihak Yang Suka Import Migas
    Nasional

    Ini Jawaban Jokowi Saat Ditanya Pilih China atau Amerika

    15 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Jokowi: Mau Pakai Normalisasi atau Naturalisasi Silakan, yang Penting Segera Kerjakan
    Nasional

    Jokowi: Mau Pakai Normalisasi atau Naturalisasi Silakan, yang Penting Segera Kerjakan

    18 Januari 2020
    By Johan Arif
  • Jokowi Sarankan Menteri yang Nyapres Ajukan Cuti Jika Waktu Kampanye Kurang
    Nasional

    Jokowi Sarankan Menteri yang Nyapres Ajukan Cuti Jika Waktu Kampanye Kurang

    18 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Menhub Budi Karya Dikabarkan Positif Corona Lagi untuk yang Kedua Kali? Ini Penjelasan Kemenhub
    Nasional

    Menhub Budi Karya Dikabarkan Positif Corona Lagi untuk yang Kedua Kali? Ini Penjelasan Kemenhub

    17 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Tragis, Menteri Kesehatan Bolivia Malah Positif Corona
    Internasional

    Tragis, Menteri Kesehatan Bolivia Malah Positif Corona

    9 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Direktur BEI Sebut Pernyataan yang Dilontarkan Jokowi Bikin Pasar Modal Kembali Bergairah
    Nasional

    Direktur BEI Sebut Pernyataan yang Dilontarkan Jokowi Bikin Pasar Modal Kembali Bergairah

    27 Juni 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Mentimun, Buah Murah dengan Segudang Manfaat
    Tips & Tutorial

    Mentimun, Buah Murah dengan Segudang Manfaat

  • Anies dan Mahfud MD Ikut Respons Penolakan PK Moeldoko oleh MA
    Nasional

    Anies dan Mahfud MD Ikut Respons Penolakan PK Moeldoko oleh MA

  • Kader PAN Gugat Jokowi Rp2,6 Triliun, Masalah Apa?
    Nasional

    Kader PAN Gugat Jokowi Rp2,6 Triliun, Masalah Apa?

  • Italia Gagal Lolos Piala Dunia, Marco Verratti: Mimpi Buruk
    Olahraga

    Italia Gagal Lolos Piala Dunia, Marco Verratti: Mimpi Buruk

  • Nasib Donasi yang Masih Dikelola Setelah ACT Dilarang Pemerintah
    Nasional

    Nasib Donasi yang Masih Dikelola Setelah ACT Dilarang Pemerintah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.