TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Novel Baswedan Tak Akan Bela Anies Kalau Korupsi Formula E

Novel Baswedan Tak Akan Bela Anies Kalau Korupsi Formula E

By Joni Sitohang
21 Oktober 2022
350
0
Disebut Jadi Mentor Demo 11 April, Begini Tanggapan Novel Baswedan

TIKTAK.ID – Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, optimis mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak melakukan korupsi dalam penyelenggaraan Formula E sebagaimana yang dituduhkan sejumlah pihak.

Novel menyampaikan hal itu melalui podcast di channel YouTube-nya, saat membahas penegakan hukum dan politisasi penanganan kasus korupsi.

“Bukan untuk membela kasus, tapi kebetulan Bang Anies yang dikaitkan dengan perkara ini. Saya pun sangat meyakini kalau beliau tidak seperti yang disebutkan dalam tuduhan tadi. Kalaupun seandainya beliau berbuat, saya tidak akan membela,” terang Novel, seperti dilansir CNNIndonesia.com, pada Rabu (19/10/22).

Baca juga : Heboh Soal Ijazah Palsu, Teman Kuliah Jokowi Kompak Beri Kesaksian

Novel mengungkapkan hal itu untuk menanggapi pemberitaan media massa yang menyebut Ketua KPK, Firli Bahuri disinyalir memaksa menaikkan status Formula E ke tahap penyidikan dan menetapkan Anies sebagai tersangka.

Untuk diketahui, Anies dilaporkan oleh kelompok masyarakat sipil ke KPK atas kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E di Jakarta. Anies dan beberapa orang lainnya pun sudah diperiksa sebagai saksi.

Lebih lanjut, Novel menyinggung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam kasus dugaan korupsi pengadaan KTP-elektronik (e-KTP). Novel sebagai penyidik yang menangani langsung kasus dengan kerugian negara sebesar Rp2,3 triliun itu mengklaim belum ada cukup bukti untuk dapat memproses hukum Ganjar.

Baca juga : Waketum MUI Minta Jokowi Tak Hanya Ingatkan Polri Soal Pamer Kemewahan

“Dalam banyak kesempatan, saya berani berbicara, memang pemenuhan alat buktinya belum masuk standar pembuktiannya. Mengapa saya bisa bilang gitu? Ya penyidiknya saya kok, jadi saya lebih tahu,” ucap Novel.

Menurut Novel, nama Ganjar memang kerap disebut dalam persidangan kasus korupsi e-KTP. Dia menyebut politikus PDI Perjuangan (PDIP) tersebut juga beberapa kali telah diperiksa sebagai saksi oleh KPK.

“Namun membicarakan soal hukuman proses hukum apalagi hukum pidana itu ada standar pembuktian yang harus bisa terpenuhi. Bukan sekadar, ‘Oh, udah deh ini kenain dulu, nanti kalau enggak, bisa dihentikan’. Apa boleh seperti itu? Ini yang bisa merusak di KPK,” tegas Novel.

Baca juga : Saat Anies Duduk Satu Meja dengan Para Bos Tiga Partai di Pernikahan Putri Salim Segaf

Novel mengaku pembahasan itu tak bermaksud membela Anies dan Ganjar. Dia menjelaskan, pembicaraan dilakukan dengan maksud KPK tidak dipolitisasi dalam menangani kasus korupsi.

TagsAniesAnies BaswedanFormula ENovel Baswedan

Related articles More from author

  • Perintah Jokowi Tindak Tegas Kepala Daerah yang Ikut Berkerumun, Sengaja Bidik Anies?
    Nasional

    Perintah Jokowi Tindak Tegas Kepala Daerah yang Ikut Berkerumun, Sengaja Bidik Anies?

    18 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Warga Korban Penggusuran Pendudkung Anies Kecewa Tidak sesuai Janji Kampanye
    Nasional

    Korban Penggusuran Sunter: Kami Semua Pendukung Anies, Kenapa Digusur?

    17 November 2019
    By Adam Humain
  • Kubu AMIN Ingatkan Pemerintah: Gunakan Bansos sebagai Alat Politik Termasuk Korupsi
    Nasional

    Kubu AMIN Ingatkan Pemerintah: Gunakan Bansos sebagai Alat Politik Termasuk Korupsi

    12 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Penebangan Pohon Monas Untuk MRT
    Nasional

    Bela Anies yang Dibully Gara-Gara Penebangan 92 Pohon Monas, PT MRT: Kami Ganti 10 Kali Lipat

    20 Januari 2020
    By Adam Humain
  • BPK Sebut Pengelolaan Subsidi Angkutan Umum DKI Era Anies Berpotensi Tak Efektif dan Tak Efisien
    Nasional

    BPK Sebut Pengelolaan Subsidi Angkutan Umum DKI Era Anies Berpotensi Tak Efektif dan Tak Efisien

    7 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Nama Ahok Trending Topic Saat Jakarta Banjir Lagi, Pendukung Anies Bilang Begini
    Nasional

    Nama Ahok Trending Topic Saat Jakarta Banjir Lagi, Pendukung Anies Bilang Begini

    22 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sederat Alasan Tolak Ahok Jadi Pimpinan Pertamina
    Nasional

    Sederet Alasan Serikat Pekerja Tolak Ahok Jadi Bos Pertamina

  • Apple Raup Pendapatan 1.779,2 Triliun Berkat iPhone 13 Series
    Teknologi

    Apple Raup Pendapatan 1.779,2 Triliun Berkat iPhone 13 Series

  • Delegasi Eropa dan Israel Adu Mulut Soal Tepi Barat
    Internasional

    Delegasi Eropa dan Israel Adu Mulut Soal Tepi Barat

  • Trump Ancam Siapkan Anjing Paling Ganas Hadapi Demonstran, Wali Kota Washington: Tak Ada Anjing Ganas, Adanya Hanya Pria Penakut
    Internasional

    Trump Ancam Siapkan Anjing Paling Ganas Hadapi Demonstran, Wali Kota Washington: Tak Ada Anjing Ganas, Adanya Hanya Pria Penakut

  • Demokrat Dukung Gibran Di Pilkada Solo
    Nasional

    Tak Dilirik PDIP dan Belum Direstui Megawati, Kenapa Gibran Malah Didukung SBY dan Demokrat Nyalon Wali Kota Solo?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.