TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ditanya Skandal Kasus ‘Kardus Durian’, Cak Imin Kabur dari Istana

Ditanya Skandal Kasus ‘Kardus Durian’, Cak Imin Kabur dari Istana

By Joni Sitohang
1 November 2022
349
0
Ditanya Skandal Kasus ‘Kardus Durian', Cak Imin Kabur dari Istana

TIKTAK.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin terlihat kabur ketika ditanya soal rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kembali kasus “kardus durian”.

Momen tersebut terjadi usai Cak Imin dan beberapa elite PKB menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta. Mulanya, Cak Imin berbicara panjang lebar terkait usulan-usulan program untuk Jokowi.

Kemudian saat diminta tanggapan Cak Imin mengenai rencana KPK tersebut, Cak Imin memilih meninggalkan lokasi dan bergegas masuk ke dalam mobil. Cak Imin pun konsisten menutup mulut terhadap pertanyaan itu. Ia tampak bergegas menutup pintu mobil dan meninggalkan Istana.

Baca juga : Terkait Isu Jokowi Ketum PDIP, Ganjar: Waspada Penumpang Gelap

Dalam pertemuan tersebut, Cak Imin mengajukan sejumlah program kepada Jokowi. Salah satunya adalah penambahan subsidi BBM untuk pengendara sepeda motor dan kendaraan umum. Cak Imin juga meminta Jokowi agar merevisi aturan penggunaan anggaran di DPRD, karena anggota DPRD merasa kekurangan terhadap anggaran yang ada.

“Hari ini diseragamkan, [anggota DPRD di daerah] yang mampu tidak merasa terfasilitasi dengan baik, yang memang miskin ya memang tidak ada masalah,” terang Cak Imin, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Untuk diketahui, Ketua KPK Firli Bahuri mengaku bakal mengusut kembali kasus dugaan korupsi “kardus durian”. Firli pun meminta publik agar ikut mengawasi kerja KPK.

Baca juga : Jokowi Resmikan Metaverse ‘Jagat Nusantara’, Apa Itu?

Kasus “kardus durian” sendiri terungkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 25 Agustus 2011 silam. Saat itu, KPK menangkap dua pejabat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Selain itu, KPK meringkus Kuasa Direksi PT Alam Jaya Papua, Dharnawati bersama barang bukti uang Rp1,5 miliar yang dibungkus dengan kardus durian.

Setelah itu dalam persidangan, Dharnawati mengklaim uang itu ditujukan untuk Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yang kala itu dijabat oleh Cak Imin. Cak Imin sempat diperiksa oleh KPK terkait kasus itu pada 3 Oktober 2011, dan membantah terlibat dalam kasus kardus durian tersebut.

“Penyuapan yang terjadi sama sekali tak ada kaitannya dengan saya. Tidak ada perintah dari saya, dan tidak ada pembicaraan langsung maupun tidak langsung dari saya,” jelas Cak Imin setelah diperiksa KPK.

TagsCak IminJokowiKPKMuhaimin IskandarPKB

Related articles More from author

  • Anies, Rizal Ramli dan Sudirman Said Eks Menteri Jokowi yang Tak Dapat Tanda Jasa Kehormatan, Begini Alasan Istana
    Nasional

    Anies, Rizal Ramli dan Sudirman Said Eks Menteri Jokowi yang Tak Dapat Tanda Jasa Kehormatan, Begini Alasan Istana

    13 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Tak Ingin Polarisasi Seperti Pilpres 2019, PKS Ingin Ada Lebih dari 2 Poros
    Nasional

    Tak Ingin Polarisasi Seperti Pilpres 2019, PKS Ingin Ada Lebih dari 2 Poros

    26 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Soal Nasib 58 Proyek Jokowi Tak Kelar di 2024, Airlangga Buka Suara
    Nasional

    Soal Nasib 58 Proyek Jokowi Tak Kelar di 2024, Airlangga Buka Suara

    19 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • PSI: Ada Maksud Terselubung Jokowi Dikaitkan Formula E
    Nasional

    PSI: Ada Maksud Terselubung Jokowi Dikaitkan Formula E

    28 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Prediksi 2021: Pemerintahan Jokowi Makin Kuat, Oposisi Tambah Melempem
    Nasional

    Prediksi 2021: Pemerintahan Jokowi Makin Kuat, Oposisi Tambah Melempem

    30 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Politisi Gerindra Klaim Jokowi Paling Pantas Jadi Anggota DPA Usai Revisi UU Wantimpres
    Nasional

    Politisi Gerindra Klaim Jokowi Paling Pantas Jadi Anggota DPA Usai Revisi UU Wantimpres

    13 Juli 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Temui Kejanggalan Soal Bansos Anies di DKI, Mensos: Pembagiannya Tak Sesuai Kesepakatan Awal Pemerintah Pusat dan Pemprov
    Nasional

    Temui Kejanggalan Soal Bansos Anies di DKI, Mensos: Pembagiannya Tak Sesuai Kesepakatan Awal Pemerintah Pusat dan Pemprov

  • TIKTAK.ID - Duchess of Sussex Inggris Meghan Markel Sebut Kasus Rasisme Telah ‘Menghancurkan’ Amerika
    Internasional

    Duchess of Sussex Inggris Meghan Markel Sebut Kasus Rasisme Telah ‘Menghancurkan’ Amerika

  • Sandiaga dan Megawati Turun Tangan Jadi Jurkam Putra Jokowi, Gerindra Solo: Ini Lobi Politik Tingkat Tinggi
    Nasional

    Sandiaga dan Megawati Turun Tangan Jadi Jurkam Putra Jokowi, Gerindra Solo: Ini Lobi Politik Tingkat Tinggi

  • Tanpa Uji Klinis Memadai, AS Nekat Gunakan Obat Anti Virus Remdesivir Lawan Corona
    Internasional

    Tanpa Uji Klinis Memadai, AS Nekat Gunakan Obat Anti Virus Remdesivir Lawan Corona

  • Pengamat Nilai Duet Ganjar-Erick Mirip Soekarno-Hatta
    Nasional

    Pengamat Nilai Duet Ganjar-Erick Mirip Soekarno-Hatta

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.