TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Polisi India Tangkap 1.500 Demonstran

Polisi India Tangkap 1.500 Demonstran

By William Putra Wijaya
22 Desember 2019
1401
0
Polisi India Tangkap 1.500 Demonstran

TIKTAK.ID – Memasuki hari ke-10 demonstrasi di India, polisi telah menangkap lebih dari 1.500 demonstran. Para demonstran berunjuk rasa menentang Undang-Undang Kewarganegaraan yang baru disahkan pemerintah yang menurut para kritikus merusak konstitusi sekuler India.

Sebelumnya, sekitar 4.000 orang ditahan, namun kemudian dibebaskan, kata para pejabat, seperti yang dikutip Reuters.

Dua pejabat senior pemerintah Federal yang tak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa mereka yang ditangkap dan ditahan karena melakukan kekerasan selama protes.

Baca juga: Eropa Keluarkan Resolusi Soal Uighur, Beijing Sewot

Hingga hari ini setidaknya 19 orang tewas dalam bentrokan dengan polisi, sejak parlemen mengesahkan Undang-Undang Kewarganegaraan pada 11 Desember. Undang-undang itu ditentang karena dianggap mendiskriminasi umat Islam dan mengamcam etos sekuler India karena menjadikan agama sebagai kriteria kewarganegaraan.

Undang-undang itu sendiri dibuat untuk memberikan kewarganegaraan bagi minoritas agama Hindu, Budha, Kristen, Sikh, Jain dan Parsi dari tiga negara tetangga India yang mayoritas Muslim. Yaitu Afghanistan, Pakistan dan Bangladesh karena dianggap mendapat penganiayaan di tiga negara itu. Syaratnya, mereka yang mengajukan kewarganegaraan harus sudah masuk ke India sebelum 31 Desember 2014.

Pada Sabtu ini demonstrasi terus berlanjut, meskipun jam malam dan tindakan tegas polisi telah dilakukan untuk menghentikan protes.

Kekerasan terburuk hingga mengakibatkan 9 orang tewas dan lainnya dalam kondisi kritis adalah di Uttar Pradesh. Negara bagian yang telah lama terjadi bentrokan antara mayoritas Hindu dan minoritas Muslim ini diperintah oleh partai Nasionalis Modi.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsDemonstrasiIndiaPenangkapan demonstranPolisi IndiaUndang-undang Kewarganegaraan

Related articles More from author

  • PBB Sebut 138 Orang Tewas Selama Kudeta Militer di Myanmar
    Internasional

    PBB Sebut 138 Orang Tewas Selama Kudeta Militer di Myanmar

    16 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Jokowi Bandingkan Kondisi di RI, AS, India dan Singapura Selama Pandemi. Hasilnya?
    Nasional

    Jokowi Bandingkan Kondisi di RI, AS, India dan Singapura Selama Pandemi. Hasilnya?

    5 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Selebriti

    Mengeluh Kesulitan Bernapas, Aishwarya Rai Dilarikan ke Rumah Sakit

    20 Juli 2020
    By
  • Demonstrasi di Sejumlah Kota Besar Amerika Kutuk Pembunuhan Qassem Soleimani
    Internasional

    Demonstrasi di Sejumlah Kota Besar Amerika Kutuk Pembunuhan Qassem Soleimani

    6 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Polisi India Tembak Mati 4 Pelaku Pemerkosaan Saat Rekonstruksi
    Internasional

    Polisi India Tembak Mati 4 Pelaku Pemerkosaan Saat Rekonstruksi

    8 Desember 2019
    By William Putra Wijaya
  • Praktikkan Autogami, Perempuan India ini Siap Nikahi Dirinya Sendiri
    Berita Unik

    Praktikkan Autogami, Perempuan India ini Siap Nikahi Dirinya Sendiri

    7 Juni 2022
    By Burhan Adiatma

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dalih Moeldoko Terima Tawaran Jadi Ketum Demokrat: Demi Selamatkan Negara
    Nasional

    Soal Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia, Moeldoko: Momentum Tumbuhkan Kebanggaan Nasional

  • ‘Ojo Dibandingke' Dapat HAKI, Farel Prayoga Jadi Duta Kekayaan Intelektual Pelajar Bidang Seni dan Budaya
    Selebriti

    ‘Ojo Dibandingke’ Dapat HAKI, Farel Prayoga Jadi Duta Kekayaan Intelektual Pelajar Bidang Seni dan Budaya

  • DPR Desak Kepolisian Selidiki Aktor Utama Penyebar Ajakan Tegakkan Khilafah
    Nasional

    DPR Desak Kepolisian Selidiki Aktor Utama Penyebar Ajakan Tegakkan Khilafah

  • Wakil Anies Buka Suara Soal Kalah Sengketa Informasi Banjir
    Nasional

    Wagub DKI Minta Plt yang Ditunjuk Jokowi Lanjutkan Program Anies

  • Beijing Sebut Pidato Kebijakan Blinken dan AS secara Keseluruhan Penuh dengan Kebohongan
    Internasional

    Beijing Sebut Pidato Kebijakan Blinken dan AS secara Keseluruhan Penuh dengan Kebohongan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.