Tag: Polisi India

  • Polisi India Tangkap 1.500 Demonstran

    Polisi India Tangkap 1.500 Demonstran

    TIKTAK.ID – Memasuki hari ke-10 demonstrasi di India, polisi telah menangkap lebih dari 1.500 demonstran. Para demonstran berunjuk rasa menentang Undang-Undang Kewarganegaraan yang baru disahkan pemerintah yang menurut para kritikus merusak konstitusi sekuler India.

    Sebelumnya, sekitar 4.000 orang ditahan, namun kemudian dibebaskan, kata para pejabat, seperti yang dikutip Reuters.

    Dua pejabat senior pemerintah Federal yang tak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa mereka yang ditangkap dan ditahan karena melakukan kekerasan selama protes.

    Baca juga: Eropa Keluarkan Resolusi Soal Uighur, Beijing Sewot

    Hingga hari ini setidaknya 19 orang tewas dalam bentrokan dengan polisi, sejak parlemen mengesahkan Undang-Undang Kewarganegaraan pada 11 Desember. Undang-undang itu ditentang karena dianggap mendiskriminasi umat Islam dan mengamcam etos sekuler India karena menjadikan agama sebagai kriteria kewarganegaraan.

    Undang-undang itu sendiri dibuat untuk memberikan kewarganegaraan bagi minoritas agama Hindu, Budha, Kristen, Sikh, Jain dan Parsi dari tiga negara tetangga India yang mayoritas Muslim. Yaitu Afghanistan, Pakistan dan Bangladesh karena dianggap mendapat penganiayaan di tiga negara itu. Syaratnya, mereka yang mengajukan kewarganegaraan harus sudah masuk ke India sebelum 31 Desember 2014.

    Pada Sabtu ini demonstrasi terus berlanjut, meskipun jam malam dan tindakan tegas polisi telah dilakukan untuk menghentikan protes.

    Kekerasan terburuk hingga mengakibatkan 9 orang tewas dan lainnya dalam kondisi kritis adalah di Uttar Pradesh. Negara bagian yang telah lama terjadi bentrokan antara mayoritas Hindu dan minoritas Muslim ini diperintah oleh partai Nasionalis Modi.

    Halaman selanjutnya…

  • Polisi India Tembak Mati 4 Pelaku Pemerkosaan Saat Rekonstruksi

    Polisi India Tembak Mati 4 Pelaku Pemerkosaan Saat Rekonstruksi

    TIKTAK.ID – Polisi India tembak mati empat pria yang diduga memperkosa seorang perempuan muda, dokter hewan di Hyderabad, Ahad lalu. Keempat terduga itu dibawa polisi ke tempat kejadian perkara untuk dilakukan rekonstruksi pada Jumat (6/12/19), seperti yang dilaporkan BBC.

    Komisaris polisi di Cyberabad, Hyderabad, VC Sajjanar mengatakan, sepuluh polisi bersenjata lengkap kemudian membawa keempat terduga itu tanpa diborgol ke tempat kejadian perkara untuk dilakukan rekonstruksi pada Jumat pagi.

    Lokasi pemerkosaan dan pembunuhan terjadi di pinggir kota yang terdapat perusahaan global seperti Microsoft dan Google.

    Insiden penembakan itu terjadi ketika pada pagi itu polisi tengah mencari telepon korban, power bank dan arloji yang dilaporkan hilang.

    “Keempat pria itu berkumpul dan tiba-tiba menyerang polisi dengan batu dan tongkat, juga berusaha merebut senjata dari polisi dan langsung ditembak,” kata VC Sajjanar menceritakan kronologis penembakan.

    Ia melanjutkan, meskipun petugas menahan diri dan memperingatkan mereka untuk menyerah, namun pelaku terus menyerang polisi. Sekitar 15 menit kemudian polisi membalas dan keempat terduga pemerkosaan dan pembunuhan itu tewas.

    Baca juga: Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS Tewaskan 3 Orang

    Dua petugas menderita cedera di bagian kepala dalam insiden itu. Sementara dua lainnya dirawat di rumah sakit.

    “Biar saya beri tahu. Ini hukuman telah mengambil takdirnya sendiri,” kata VC Sajjanar.

    Namun, organisasi hak asasi manusia termasuk Amnesty Internasional menyerukan dilakukannya penyelidikan untuk menentukan apakah ini tergolong pembunuhan di luar proses hukum.

    “Pembunuhan di luar pengadilan bukan solusi untuk mencegah pemerkosaan,” kata Direktur Eksekutif Amensty Internasional India Avinash Kumar.

    Halaman selanjutnya…