TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Asosiasi Petani Jerman Sebut Harga Pangan di Negara itu Bakal Terus Naik

Asosiasi Petani Jerman Sebut Harga Pangan di Negara itu Bakal Terus Naik

By Bagas F Sinaga
13 Juni 2022
459
0
Asosiasi Petani Jerman Sebut Harga Pangan di Negara itu Bakal Terus Naik

TIKTAK.ID – Asosiasi Petani Jerman memperingatkan bahwa dalam waktu dekat harga pangan di Jerman akan terus meningkat, mengutip biaya energi yang tinggi sebagai faktor utama melonjaknya harga pangan.

Presiden Asosiasi Petani Jerman, Joachim Rukwid pada Rabu (8/6/22) mengatakan dalam sebuah wawancara dengan media lokal Passauer Neue Presse, bahwa konflik di Ukraina dan kejatuhan ekonominya memiliki dampak besar pada sektor pertanian di Jerman, seperti yang dilaporkan Russia Today.

“Harga energi naik dua kali lipat, harga pupuk, terutama pupuk nitrogen, rata-rata naik empat kali lipat, dan harga pakan ternak lebih mahal,” jelasnya, seraya menambahkan bahwa situasinya sangat membahayakan, khususnya bagi peternak babi.

Menurut Rukwied, makanan telah dijual di bawah harga dalam beberapa tahun terakhir, dan karena itu harga harus naik agar petani dapat terus bertani.

Menurut statistik resmi, Inflasi di Jerman mencapai 7,9 persen di bulan Mei, angka itu mencapai level tertinggi sejak reunifikasi. Levelnya juga mirip dengan yang terlihat selama krisis minyak tahun 1970-an.

Ketidakpastian pasokan gas alam ke Jerman juga menjadi perhatian besar bagi para petani di negara itu, kata Rukwid, seraya mencatat bahwa jika mereka tidak mendapatkan cukup gas untuk menghasilkan nitrogen –nutrisi paling penting dalam produksi tanaman– hasil panen akan turun 30 persen menjadi 40 persen dalam jangka pendek, tergantung pada jenis tanaman.

Sejak Rusia meluncurkan operasi militernya ke Ukraina pada Februari, UE telah mencari jalan untuk menghentikan impor gas alam Rusia, meskipun ada seruan dari banyak negara anggota UE dan industri besar untuk tidak melakukannya. Namun UE tetap kekeuh melakukan itu, meski dengan risiko terjadinya krisis ekonomi di banyak negara UE.

Aturan baru pembayaran gas Rusia dengan menggunakan mata uang Rubel yang diumumkan oleh Moskow pada akhir Maret lalu telah membuat pasokan gas ke sejumlah negara terputus, karena mereka menolak untuk mematuhi aturan baru Moskow tersebut.

Sementara itu, Jerman terus berusaha mendapatkan energi pengganti gas Rusia, salah satunya dari negara Timur Tengah. Bahkan, pada pekan kemarin Menteri Ekonomi Jerman, Robert Habeck telah memulai tur empat harinya ke Israel, wilayah Palestina dan Yordania. Fokus utama perjalanannya adalah menemukan energi alternatif pengganti pasokan energi Rusia.

TagsAsosiasi Petani JermanBerita Dunia Hari Iniharga panganinflasiJermanJoachim Rukwid

Related articles More from author

  • Lintasi Samudera Atlantik Tanpa Gangguan, Kapal Tanker Iran Kembali Berlabuh di Venezuela
    Internasional

    Lintasi Samudera Atlantik Tanpa Gangguan, Kapal Tanker Iran Kembali Berlabuh di Venezuela

    1 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Jenderal Tinggi Inggris Sebut Potensi Perang Barat vs Rusia Makin Besar
    Internasional

    Jenderal Tinggi Inggris Sebut Potensi Perang Barat vs Rusia Makin Besar

    15 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Ratusan Tentara Bayaran di Suriah Menuju Azerbaijan
    Internasional

    Ratusan Tentara Bayaran di Suriah Menuju Azerbaijan

    4 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • PBB Nyatakan Sebaran Kekuatan ISIS di Afghanistan Makin Meluas
    Internasional

    PBB Nyatakan Sebaran Kekuatan ISIS di Afghanistan Makin Meluas

    23 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Pemimpin Korea Utara Sebut AS sebagai 'Musuh Terbesar'
    Internasional

    Pemimpin Korea Utara Sebut AS sebagai ‘Musuh Terbesar’

    12 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Siegfried Russwurm
    Internasional

    Asosiasi Industri Sebut Ekonomi Jerman Bakal Alami Bencana Besar

    19 Mei 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kemenlu Berhasil Pulangkan 172 ABK WNI dari Fiji
    Internasional

    Kemenlu Berhasil Pulangkan 172 ABK WNI dari Fiji

  • Kenali 3 Efek Negatif Stres pada Wajah
    Tips & Tutorial

    Kenali 3 Efek Negatif Stres pada Wajah

  • Minta Tak Ada Calon Pilkada Diuntungkan karena Dekat Penguasa, AHY Sentil Gibran?
    Nasional

    Minta Tak Ada Calon Pilkada Diuntungkan karena Dekat Penguasa, AHY Sentil Gibran?

  • Fans Didi Kempot Usulkan 5 Mei sebagai Hari Patah Hati Nasional
    Selebriti

    Fans Didi Kempot Usulkan 5 Mei sebagai Hari Patah Hati Nasional

  • (CEK HOAKS ATAU FAKTA): Cristiano Ronaldo Jadikan Hotelnya Rumah Sakit Khusus Pasien Corona?
    Olahraga

    (CEK HOAKS ATAU FAKTA): Cristiano Ronaldo Jadikan Hotelnya Rumah Sakit Khusus Pasien Corona?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.