TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Presiden Baru Iran Serukan AS Cabut Sanksi

Presiden Baru Iran Serukan AS Cabut Sanksi

By Bagas F Sinaga
6 Agustus 2021
424
0
Presiden Baru Iran Serukan AS Cabut Sanksi

TIKTAK.ID – Presiden Republik Islam Iran yang baru saja dilantik pada Kamis (5/8/21), Ebrahim Raisi menyerukan agar Amerika Serikat segera mencabut sanksi terhadap negara itu di tengah ketegangan yang terus berlanjut antara Teheran dan Barat.

Dilansir RTnews, Raisi resmi menjabat mulai Kamis itu setelah memenangkan Pemilu di Iran pada Juni lalu. Setelah dilantik, presiden baru itu menyerukan diakhirinya embargo Amerika, dengan mengatakan bahwa “rakyat Iran mengharapkan Pemerintah baru untuk meningkatkan mata pencaharian mereka… Semua sanksi ilegal AS terhadap bangsa Iran harus dicabut”.

Di samping menyuarakan tuntutan agar Washington mencabut sanksinya, Raisi berjanji untuk memperkuat hubungan dengan negara tetangga Iran, serta untuk meningkatkan standar hidup rekan senegaranya. Ia bersumpah bahwa “Pemerintah baru akan bekerja untuk meningkatkan ekonomi dan menyelesaikan masalah bangsa”.

Merespons pelantikan Raisi, seorang Jubir diplomatik Amerika Serikat mendesak Presiden baru Iran untuk kembali ke pembicaraan kesepakatan nuklir Iran 2015. Padahal, AS sendiri yang meninggalkan perjanjian tersebut pada 2018, namun AS juga yang meminta Iran kembali ke meja perundingan.

Iran kembali bernegosiasi dengan enam negara kekuatan utama untuk menghidupkan kembali kesepakatan yang dikhianati secara sepihak oleh Amerika Serikat pada 2018, dengan syarat AS mencabut semua sanksi yang diberlakukan sesuai dengan perjanjian sebelumnya.

Pembicaraan multilateral di Wina tentang nuklir Iran itu ditangguhkan pada 20 Juni sambil menunggu hasil pemilihan nasional Iran yang dimenangkan Raisi.

“Pesan kami kepada Presiden Raisi sama dengan pesan kami kepada para pendahulunya… AS akan membela dan memajukan kepentingan keamanan nasional kami dan kepentingan mitra kami,” kata Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price kepada wartawan di Washington, DC, pada hari Raisi dilantik, seperti yang dikutip dari Aljazeera.

“Kami berharap Iran mengambil kesempatan sekarang untuk memajukan solusi diplomatik,” kata Price.

Pascapenarikan diri AS dari kesepakatan Nuklir 2015 itu, AS memberlakukan sanksi ekonomi baru terhadap Teheran yang melanggar perjanjian. Sebagai balasan, Iran mulai memperkaya uranium pada konsentrasi yang lebih tinggi. Iran mengatakan program nuklirnya bukan untuk membuat senjata, namun untuk tujuan damai.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahIbrahim RaisiIranPresiden Republik Islam IranSanksi AS

Related articles More from author

  • NATO Janjikan Evakuasi Lebih Banyak Orang dari Afghanistan
    Internasional

    NATO Janjikan Evakuasi Lebih Banyak Orang dari Afghanistan

    21 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Navalny Tuding Putin yang Meracunnya
    Internasional

    Navalny Tuding Putin yang Meracunnya

    3 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Ilmuwan Temukan Cara Baru Deteksi Risiko Kematian Lewat Pemeriksaan Retina
    Internasional

    Ilmuwan Temukan Cara Baru Deteksi Risiko Kematian Lewat Pemeriksaan Retina

    25 Januari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Berdalih Cegah Serangan Rusia, Inggris Berencana Kirim Ratusan Pasukan Ke Ukraina
    Internasional

    Berdalih Cegah Serangan Rusia, Inggris Berencana Kirim Ratusan Pasukan Ke Ukraina

    25 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Presiden Ukraina Percaya Tak Akan Ada Perang dengan Negaranya
    Internasional

    Presiden Ukraina Percaya Tak Akan Ada Perang dengan Negaranya

    24 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Erick Peringatkan Ahok Tidak Banyak Drama di BUMN
    Nasional

    Erick Antisipasi Naik-Turun Harga Minyak di Tengah Memanasnya Hubungan AS-Iran

    6 Januari 2020
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Gibran Rakabuming Raka bersama Didit Hediprasetyo mengapit Jokowi dan Maruf Amin
    NasionalSelebriti

    Mungkinkah Gibran Putra Jokowi Duet dengan Didit Putra Prabowo?

  • Mendiktisaintek Turun Tangan Minta Rektor Unair Cabut Pembekuan BEM FISIP
    Nasional

    Mendiktisaintek Turun Tangan Minta Rektor Unair Cabut Pembekuan BEM FISIP

  • Anies Beberkan Target Masuk Putaran Dua Pilpres dan Peluang Gaet Susi Pudjiastuti
    Nasional

    Anies Beberkan Target Masuk Putaran Dua Pilpres dan Peluang Gaet Susi Pudjiastuti

  • Wali Kota Makassar Mendadak Hengkang dari NasDem, Apa Alasannya?
    Nasional

    Wali Kota Makassar Mendadak Hengkang dari NasDem, Apa Alasannya?

  • Sempat Ajukan Mundur, Hasan Nasbi Klaim Diminta Lanjutkan Jabat Kepala PCOSempat Ajukan Mundur, Hasan Nasbi Klaim Diminta Lanjutkan Jabat Kepala PCO
    Nasional

    Sempat Ajukan Mundur, Hasan Nasbi Klaim Diminta Lanjutkan Jabat Kepala PCO

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.