TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Survei Ungkap Mayoritas Rakyat Tolak Tambah Masa Jabatan Jokowi

Survei Ungkap Mayoritas Rakyat Tolak Tambah Masa Jabatan Jokowi

By Joni Sitohang
28 Februari 2022
807
0
Ancaman Reshuffle Tak Terbukti, Pengamat: Lama-lama Kemarahan Jokowi Hilang Kredibilitasnya

TIKTAK.ID – Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi memaparkan hasil survei yang dilakukan oleh Indikator Politik, yakni mayoritas publik setuju Pemilu 2024 tetap digelar walaupun dalam keadaan pandemi Covid-19.

Hasil survei pada Desember 2021 tersebut untuk merespons pihak-pihak yang memanfaatkan hasil survei mengenai tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo untuk mendorong agenda perpanjangan masa jabatan presiden.

Hasil survei itu menyatakan sebanyak 67,2 persen responden memilih pergantian kepemimpinan nasional lewat Pemilu 2024 tetap dilaksanakan meski tengah pandemi. Kemudian 24,5 persen memilih Pemilu ditunda hingga 2027, dan 8,3 persen sisanya tidak menjawab.

Baca juga : Isu Pemilu 2024 Ditunda Mencuat, MUI: Fatwa Ulama Presiden Maksimal 2 Periode

“Hanya seperempat warga yang setuju Pemilu ditunda sampai 2027 dengan alasan pandemi atau pemulihan ekonomi,” cuit Burhanuddin melalui akun Twitter resminya @BurhanMuhtadi, seperti dilansir CNN Indonesia, Minggu (27/2/22).

Lantas Burhan menegaskan, mayoritas responden tidak setuju jika masa jabatan Jokowi ditambah hingga 2027. Dia menyatakan bahwa hasil itu diketahui ketika survei memakai formulasi pertanyaan lain.

Burhan menjelaskan, responden menjawab kurang setuju masa jabatan Jokowi ditambah hingga 2027 sebesar 32,9 persen. Sedangkan respons yang menjawab tak setuju sama sekali sebesar 25,1 persen, dan yang menjawab sangat setuju dan setuju sebesar 35,5 persen.

Baca juga : Pengamat Beberkan Plus Minus jika Prabowo Jadi Deklarasi Capres Tahun ini

“Artinya, aspirasi sebagian elite yang menginginkan perpanjangan jabatan presiden hingga 2027 tidak sesuai dengan preferensi mayoritas warga,” terang Burhan.

Lebih lanjut, Burhan mengungkapkan data, kalau tidak semua responden yang puas atas kinerja Presiden Jokowi setuju perpanjangan masa jabatan sampai 2027.

Burhan mengklaim responden yang puas terhadap kinerja Jokowi, tapi memilih tak setuju perpanjangan masa jabatan presiden terdapat 49,2 persen. Sementara responden yang puas terhadap Jokowi dan menginginkan perpanjangan masa jabatan sebesar 44,9 persen responden.

Baca juga : Survei IPO Soal Kinerja Menteri Jokowi: Prabowo-Erick-Sandiaga Terbaik

“Bukan berarti mereka yang puas terhadap kinerja Jokowi, menginginkan masa jabatan ditambah. Itu adalah dua hal yang berbeda,” tutur Burhanuddin.

Burhan pun mengaku menyayangkan pihak-pihak yang memanfaatkan hasil survei lembaganya demi kepentingan memundurkan Pemilu 2024.

“Saya telah menerangkan panjang lebar soal hasil survei Indikator di media maupun dalam bentuk tulisan. Hal ini penting, lantaran ada sebagian pihak yang mengutip hasil survei kami secara tidak utuh,” ucapnya.

TagsCoronaCOVID-19JokowiPemilu 2024Virus Corona

Related articles More from author

  • PA 212 Bakal Gelar Nobar G30S/PKI Serentak di Musala dan Masjid
    Nasional

    PA 212 Bakal Gelar Nobar G30S/PKI Serentak di Musala dan Masjid

    2 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Pj Gubernur Teguh Setyabudi Hadirkan 6 Eks Gubernur Jakarta, Ini Kata Pengamat
    Nasional

    Pj Gubernur Teguh Setyabudi Hadirkan 6 Eks Gubernur Jakarta, Ini Kata Pengamat

    7 Januari 2025
    By Joni Sitohang
  • Etika Bersin Menghindari Penyebaran Corona
    Tips & Tutorial

    Etika Batuk dan Bersin yang Benar untuk Cegah Penularan Virus Corona

    5 Maret 2020
    By Hendra Setiawan
  • Hasto Tepis Isu Ada Perpecahan di Internal PDIP Soal Koalisi atau Oposisi
    Nasional

    Hasto Tepis Isu Ada Perpecahan di Internal PDIP Soal Koalisi atau Oposisi

    22 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Tak Ingin Insiden Wadas Ulang Zaman Orba, Partai Buruh Minta Ganjar Tiru Gaya Jokowi Pindahkan PKL Solo
    Nasional

    Tak Ingin Insiden Wadas Ulang Zaman Orba, Partai Buruh Minta Ganjar Tiru Gaya Jokowi Pindahkan PKL Solo

    11 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • WHO Desak Trump dan Amerika Serikat Akhiri Politisasi Wabah Covid-19
    Internasional

    WHO Desak Trump dan Amerika Serikat Akhiri Politisasi Wabah Covid-19

    11 April 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ahok Ngamuk Dengar Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD DKI Diusulkan Naik
    Nasional

    Ahok Maafkan Zakiah Aini, Wanita Penyerang Mabes Polri

  • PP Komponen Cadangan Diteken Jokowi, WNI Biasa Bisa Berpangkat Militer ala TNI
    Nasional

    PP Komponen Cadangan Diteken Jokowi, WNI Biasa Bisa Berpangkat Militer ala TNI

  • Polisi Kejar Provokator Seruan Bakar Polres dan Jihad Lawan Densus 88
    Nasional

    Polisi Kejar Provokator Seruan Bakar Polres dan Jihad Lawan Densus 88

  • Cabut Larangan Masuk Prabowo ke Negeri Paman Sam, AS Ingin Imbangi Pengaruh China di Indonesia?
    InternasionalNasional

    Cabut Larangan Masuk Prabowo ke Negeri Paman Sam, AS Ingin Imbangi Pengaruh China di Indonesia?

  • Wagub DKI Ingatkan HMI MPO yang Demo Anies: Adik-adik Jangan Asal Bicara ya!
    Nasional

    Wagub DKI Ingatkan HMI MPO yang Demo Anies: Adik-adik Jangan Asal Bicara ya!

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.