TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Mahkamah Agung Brasil Selidiki Presiden Bolsonaro

Mahkamah Agung Brasil Selidiki Presiden Bolsonaro

By Joni Sitohang
8 Desember 2021
458
0
Mahkamah Agung Brasil Selidiki Presiden Bolsonaro

TIKTAK.ID – Mahkamah Agung Brasil membuka penyelidikan atas komentar keliru yang dibuat oleh Presiden Jair Bolsonaro yang mengklaim bahwa vaksin Covid-19 dapat meningkatkan kemungkinan risiko tertular AIDS.

Komentar yang dibuat pada streaming langsung media sosial pada Oktober lalu itu membuatnya dilarang sementara untuk muncul di Facebook dan YouTube di bawah kebijakan berita palsu mereka.

Bolsonaro sering meragukan efektivitas vaksin, seperti yang dilansir BBC.

Dia juga sedang menghadapi penyelidikan terpisah tentang penanganannya terhadap pandemi.

Selama siaran langsung pada 24 Oktober itu, Bolsonaro mengklaim bahwa laporan “menunjukkan bahwa orang yang divaksinasi penuh terhadap Covid-19 mengembangkan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) jauh lebih cepat dari yang diperkirakan”.

Pernyataan tersebut langsung ditolak keras oleh para ilmuwan dan ahli medis.

Presiden yang menolak untuk divaksinasi ini, membela komentarnya tersebut dan mengklaim bahwa dia hanya mengutip dari sebuah artikel di sebuah majalah.

Pada Jumat (3/12/21), Hakim Agung Alexandre de Moraes memutuskan bahwa Bolsonaro telah “menggunakan modus operandi skema penyebaran massal di jejaring sosial” yang menyerukan penyelidikan lebih lanjut.

De Moraes menginstruksikan Jaksa Tinggi Brasil, Augusto Aras, untuk mencoba untuk menetapkan apakah komentar Presiden terkait dengan sekelompok pendukungnya yang saat ini sedang diselidiki untuk produksi skala besar itu tergolong berita palsu.

Kelompok itu, yang dikenal di media lokal sebagai Kantor Kebencian, telah menyebarkan informasi yang salah selama pandemi dan menyerukan kudeta militer yang akan memberi Bolsonaro, mantan Kapten tentara, kekuasaan tak terbatas untuk memerintah negara itu.

Investigasi ke dalam kelompok telah berhasil melakukan sejumlah penangkapan sekutu Presiden, termasuk Kepala Partai Buruh Brasil sayap kanan, Roberto Jefferson.

Bolsonaro berada di bawah tekanan berat dalam beberapa bulan terakhir dan menghadapi sejumlah krisis politik yang telah merusak popularitasnya.

Sebuah panel investigasi khusus Senat mendukung sebuah laporan yang menyerukan agar tuduhan diajukan terhadap Presiden, termasuk kejahatan terhadap kemanusiaan.

Bolsonaro telah menyatakan bahwa dia “sama sekali tidak bersalah”.

Jumlah kematian Brasil akibat Covid-19 adalah yang tertinggi kedua di dunia, di belakang Amerika Serikat. Lebih dari 615.000 orang telah meninggal, dan 22,1 juta telah terinfeksi virus, meskipun ada kekhawatiran jumlah sebenarnya jauh lebih tinggi.

Pada bulan Maret, ketika kematian melonjak, Presiden mengatakan kepada warga Brasil untuk “berhenti merengek” dan meremehkan ancaman virus, karena sistem kesehatan lumpuh oleh krisis.

TagsAIDSBrasilCOVID-19Presiden BolsonaroVaksin Covid-19

Related articles More from author

  • IDI Nilai Kasus Corona Tembus di Atas 1000 setelah Sepekan PSBB Ketat Jakarta Justru Bagus, Kok Bisa?
    Nasional

    IDI Nilai Kasus Corona Tembus di Atas 1000 setelah Sepekan PSBB Ketat Jakarta Justru Bagus, Kok Bisa?

    23 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Astaga! Keluarga Pasien Corona ini Ancam Bakar Rumah Sendiri Akibat Tak Tahan Diteror Tetangga
    Nasional

    Astaga! Keluarga Pasien Corona ini Ancam Bakar Rumah Sendiri Akibat Tak Tahan Diteror Tetangga

    4 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Anies Dinilai Sukses Tangani Bencana, DKI Jakarta Terima Penghargaan BNPB di Hadapan Jokowi
    Nasional

    Anies Dinilai Sukses Tangani Bencana, DKI Jakarta Terima Penghargaan BNPB di Hadapan Jokowi

    12 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Tak Ikut Arahan Pusat terkait Pelonggaran PSBB, PDIP Sebut Anies 'Salah Makan Obat'
    Nasional

    Tak Ikut Arahan Pusat terkait Pelonggaran PSBB, PDIP Sebut Anies ‘Salah Makan Obat’

    20 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Protes Penanganan Pandemi, Independensi KPK hingga UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa Kaltim Tolak Kedatangan Jokowi
    Nasional

    Protes Penanganan Pandemi, Independensi KPK hingga UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa Kaltim Tolak Kedatangan Jokowi

    25 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Tambah Satu Gejala Utama Corona yang Harus Diwaspadai, Apa Lagi?
    Tips & Tutorial

    Tambah Satu Gejala Utama Corona yang Harus Diwaspadai, Apa Lagi?

    30 Maret 2020
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pemerintah Kembali Kirim TNI ke Lebanon
    Nasional

    Pemerintah Kembali Kirim TNI ke Lebanon

  • Sebut Pertemuan Jokowi-Achmad Purnomo Tak Etis, Pengamat Juga Persoalkan Sikap Bisu Gerindra
    Nasional

    Sebut Pertemuan Jokowi-Achmad Purnomo Tak Etis, Pengamat Juga Persoalkan Sikap Bisu Gerindra

  • Bela PeduliLindungi, Mahfud MD: RI Tangani Covid Jauh Lebih Bagus Ketimbang AS
    Nasional

    Bela PeduliLindungi, Mahfud MD: RI Tangani Covid Jauh Lebih Bagus Ketimbang AS

  • 5 Makanan Anti Perut Melar Saat Jalani Imbauan Kerja dari Rumah
    Tips & Tutorial

    5 Makanan Anti Perut Melar Saat Jalani Imbauan Kerja dari Rumah

  • Moskow Tawarkan Diri Jadi Juru Damai Azerbaijan dan Armenia
    Internasional

    Moskow Tawarkan Diri Jadi Juru Damai Azerbaijan dan Armenia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.