TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Saudi Usir Duta Besar Lebanon yang Sebut Agresinya ke Yaman ‘Sia-sia’

Saudi Usir Duta Besar Lebanon yang Sebut Agresinya ke Yaman ‘Sia-sia’

By Bagas F Sinaga
31 Oktober 2021
487
0
Saudi Usir Duta Besar Lebanon yang Sebut Agresinya ke Yaman 'Sia-sia'

TIKTAK.ID – Arab Saudi marah setelah perang yang dikobarkannya terhadap Yaman disebut oleh Menteri Informasi Lebanon, George Kordahi sebagai sesuatu yang sia-sia dan rakyat Yaman hanya membela diri.

Kerajaan Arab Saudi kemudian memerintahkan Dubes Lebanon tersebut untuk pergi dalam waktu 48 jam karena komentarnya dianggap “menghina”, seperti yang dilansir BBC, Sabtu (30/10/21).

Tak hanya itu, Kerajaan juga memberlakukan larangan total pada semua impor dari Lebanon.

Perdana Menteri Lebanon mengatakan dia menyesali keputusan Saudi dan berharap mereka akan mempertimbangkan kembali.

Arab Saudi mengatakan pihaknya juga memanggil utusannya di Beirut untuk “berkonsultasi”.

Pernyataan tersebut disampaikan Kordahi dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera pada Agustus lalu, sebelum dirinya menjabat sebagai menteri, namun cuplikan wawancara itu kini disebar kembali.

Selama tujuh tahun, koalisi militer pimpinan Kerajaan Saudi menyerang Yaman, demi untuk mengembalikan kekuasaan sekutunya Abdrabbuh Mansur Hadi, yang mengundurkan diri pada awal 2015 dan lari ke Saudi ketika terjadi kerusuhan di Yaman. Namun, setelah di Saudi dia membatalkan pengunduran dirinya. Sejak saat itu, Saudi bersama koalisinya menyerang Yaman.

Sebelumnya, pada Rabu kemarin Kordahi menolak tuduhan bahwa dirinya memusuhi Arab Saudi. Ia menegaskan bahwa pandangannya saat itu merupakan pandangan pribadi dan tak ada hubungannya dengan Pemerintah Lebanon, apa lagi ketika itu dia belum menjabat sebagai menteri.

“Posisi yang saya ungkapkan selama episode itu mengenai Suriah, Palestina, dan Teluk Arab adalah pendapat pribadi dan tidak mengikat pemerintah,” katanya, seperti yang dilansir al-Manar.

“Menjadi menteri di pemerintahan, saya berkomitmen dengan kebijakannya,” tegasnya.

Kordahi juga menekankan bahwa dirinya tidak akan meminta maaf atas kesalahan yang tidak dia lakukan. Ia menambahkan bahwa Lebanon tidak boleh terkena dengan pemerasan oleh negara lain dan duta besar tertentu.

Kordahi membuat pernyataan itu selama partisipasinya dalam pertemuan Dewan Audiovisual Nasional di Kementerian Penerangan.

Dia mengatakan bahwa “mereka yang membela kebebasan berekspresi dan pers adalah yang pertama menyerang saya. Sejak penunjukan saya sebagai menteri, mereka berusaha menstigma buruk saya sebagai upaya untuk menekan media.”

“Tidak ada yang harus mendikte kami apa yang perlu kami lakukan dalam hal mempertahankan menteri di pemerintahan atau tidak,” Kordahi menggarisbawahi.

“Jika seorang menteri meminta pengunduran diri saya, saya katakan kepadanya bahwa saya adalah bagian dari seluruh pemerintahan dan saya tidak dapat mengambil keputusan ini sendiri,” lanjutnya.

“Saya menentang perang antar-Arab. Apa yang saya katakan tentang Yaman berasal dari persahabatan saya dengan negara-negara itu. Saya menolak dituduh bermusuhan dengan Arab Saudi,” tegasnya.

Tagsagresi saudiArab SaudiBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahLebanonpengusiran Duta BesarYaman

Related articles More from author

  • Lewat Tes Terbarunya, Presiden Brasil Kembali Dinyatakan Positif Covid-19
    Internasional

    Lewat Tes Terbarunya, Presiden Brasil Kembali Dinyatakan Positif Covid-19

    23 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID Kutuk Pembunuhan Keji Jurnalis Palestina Shireen Abu Akleh oleh Tentara Israel
    Internasional

    TIKTAK.ID Kutuk Pembunuhan Keji Jurnalis Palestina Shireen Abu Akleh oleh Tentara Israel

    17 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Dua Konvoi Pasukan Koalisi AS Dihantam Ledakan di Irak
    Internasional

    Dua Konvoi Pasukan Koalisi AS Dihantam Ledakan di Irak

    14 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Declassified: Pasukan Inggris 'Diam-diam Beroperasi Bantu Saudi di Yaman'
    Internasional

    Declassified: Pasukan Inggris ‘Diam-diam Beroperasi Bantu Saudi di Yaman’

    7 Juli 2021
    By William Putra Wijaya
  • 14 Orang Tewas Saat Konvoi Militer Pakistan Diserang Kelompok Bersenjata
    Internasional

    14 Orang Tewas Saat Konvoi Militer Pakistan Diserang Kelompok Bersenjata

    16 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Bandel Hadiri Pesta Ilegal, 2.500 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Prancis
    Internasional

    Bandel Hadiri Pesta Ilegal, 2.500 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Prancis

    3 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Rakernas Partai Buruh Munculkan Nama Mahfud MD Hingga Najwa Shihab Jadi Cawapres 2024
    Nasional

    Rakernas Partai Buruh Munculkan Nama Mahfud MD Hingga Najwa Shihab Jadi Cawapres 2024

  • Bantah Tudingan ‘Cawapres Anies Jadi Transaksi Politik’, NasDem Sebut Rocky Gerung Kebanyakan Berasumsi
    Nasional

    Bantah Tudingan ‘Cawapres Anies Jadi Transaksi Politik’, NasDem Sebut Rocky Gerung Kebanyakan Berasumsi

  • Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Mata Panda
    Tips & Tutorial

    Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Mata Panda

  • Ini Alasan Kak Seto Pertahankan Gaya Rambut The Beatles Selama 50 Tahun
    Selebriti

    Ini Alasan Kak Seto Pertahankan Gaya Rambut The Beatles Selama 50 Tahun

  • Sejarah Grup Band God Bless
    Selebriti

    Sejarah Grup Band God Bless

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.