TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Muncul Desakan Pembubaran Kemenag Usai Yaqut Klaim ‘Kemenag Hadiah Khusus untuk NU’

Muncul Desakan Pembubaran Kemenag Usai Yaqut Klaim ‘Kemenag Hadiah Khusus untuk NU’

By Joni Sitohang
26 Oktober 2021
563
0
Muncul Desakan Pembubaran Kemenag Usai Yaqut Klaim 'Kemenag Hadiah Khusus untuk NU'

TIKTAK.ID – Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas sempat mengatakan Kementerian Agama (Kemenag) adalah hadiah negara khusus untuk Nahdlatul Ulama (NU). Pernyataan tersebut sontak mengundang banyak protes dari tokoh agama, bahkan meminta lebih baik Kemenag dibubarkan.

Mulanya, Yaqut menceritakan, dalam rapat penggantian slogan di Kemenag salah satu stafnya menyatakan dalam sejarahnya, Kemenag didirikan sebagai hadiah untuk umat Islam. Yaqut pun mengaku langsung membantah hal itu, dan menyebut Kemenag didirikan sebagai hadiah untuk NU. Dia menilai lazim bila NU menggunakan banyak celah di Kemenag.

“Saya bantah, karena Kemenag itu hadiah untuk NU. Bukan umat Islam secara umum, melainkan spesifik untuk NU. Saya rasa wajar jika sekarang NU memanfaatkan banyak peluang di Kemenag karena hadiahnya untuk NU,” ujar Yaqut dalam acara Webinar RMI-PBNU yang ditayangkan di YouTube TVNU pada Rabu (20/10/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Umpat Habib Rizieq, McDanny Langsung Dipolisikan

Yaqut menjelaskan, dalam sejarah yang dia ketahui, kelahiran Kemenag tidak terlepas dari penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta, yaitu “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Dia mengklaim dalam dinamika tersebut, NU mempunyai peran yang signifikan sebagai juru damai.

“Kemenag muncul karena pencoretan tujuh kata dalam Piagam Jakarta. Yang mengusulkan itu menjadi juru damai atas pencoretan adalah Mbah Wahab Chasbullah, lalu lahirlah Kemenag,” ucap Yaqut.

Tak lama usai Yaqut menyebut Kemenag hadiah untuk NU, bantahan dan protes dari sejumlah tokoh agama berdatangan. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membantah Kemenag didirikan sebagai hadiah untuk NU.

Baca juga : 6 Menterinya Dapat Rapor Merah, BEM UI Desak Jokowi Segera Evaluasi

Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal Zaini menegaskan Kemenag bukan hanya untuk NU atau umat Islam, namun untuk semua agama. Helmy menerangkan, semua pihak dapat menjadi pemimpin Kemenag dengan catatan bertujuan menciptakan kemaslahatan dan kesejahteraan.

“Kemenag merupakan hadiah negara untuk semua agama. Bukan hanya untuk NU atau hanya untuk umat Islam,” ungkap Helmy dalam keterangan tertulis, Minggu (24/10/21).

Menurut Helmy, Yaqut memang memiliki hak untuk berpandangan demikian. Akan tetapi, dia berpendapat perkataan itu tidak bijaksana dan tidak tepat dalam perspektif kenegarawanan yang membangun.

TagsKemenagNahdlatul UlamaNUYaqut Cholil Qoumas

Related articles More from author

  • Prabowo Curhat Disebut ‘Bajingan Tolol’ di Momen Harlah NU
    Nasional

    Prabowo Curhat Disebut ‘Bajingan Tolol’ di Momen Harlah NU

    9 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Ketum PBNU Bilang Warga NU Tak Haram Coblos PAN, Cak Imin Beri Tanggapan
    Nasional

    Ketum PBNU Bilang Warga NU Tak Haram Coblos PAN, Cak Imin Beri Tanggapan

    25 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Muannas Alaidid Kritik Keras MUI: Dibiayai Negara tapi Seperti Oposisi
    Nasional

    Muannas Alaidid Kritik Keras MUI: Dibiayai Negara tapi Seperti Oposisi

    9 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Sindir NU-Muhammadiyah, Aktivis Cik Di Tiro: Dipisahkan Qunut, Disatukan Tambang
    Nasional

    Sindir NU-Muhammadiyah, Aktivis Cik Di Tiro: Dipisahkan Qunut, Disatukan Tambang

    30 Juli 2024
    By Joni Sitohang
  • Prof Azyumardi Azra Tegur Keras Pemerintah: Jangan Jadi 'Anak Durhaka' dengan Remehkan Ormas Islam
    Nasional

    Prof Azyumardi Azra Tegur Keras Pemerintah: Jangan Jadi ‘Anak Durhaka’ dengan Remehkan Ormas Islam

    9 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Susun 'Formasi Tempur' Baru Gerindra, Prabowo Rangkul Cucu Pendiri NU hingga Istri Mantan Panglima
    Nasional

    Susun ‘Formasi Tempur’ Baru Gerindra, Prabowo Rangkul Cucu Pendiri NU hingga Istri Mantan Panglima

    20 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • MUI: Kelompok Radikal Sering Gunakan Bungkus Agama untuk Rebut Kekuasaan
    Nasional

    MUI: Kelompok Radikal Sering Gunakan Bungkus Agama untuk Rebut Kekuasaan

  • Tak Hiraukan Saran Petinggi PDIP, Kaesang Kukuh Gabung PSI
    Nasional

    Tak Hiraukan Saran Petinggi PDIP, Kaesang Kukuh Gabung PSI

  • Apresiasi Langkah Menag Soal Baha'i, Pemerintah Dituntut Terus Lindungi Minoritas
    Nasional

    Apresiasi Langkah Menag Soal Baha’i, Pemerintah Dituntut Terus Lindungi Minoritas

  • AS Bantah Langgar 'Kesepakatan Doha' dengan Taliban
    Internasional

    AS Bantah Langgar ‘Kesepakatan Doha’ dengan Taliban

  • Ojol bawa lari jenazah dari RS
    NasionalViral

    Rombongan Ojol Nekat Bawa Lari Jenazah Bayi dari RS, Ini Alasannya

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.