
TIKTAK.ID – Praktisi media Helmi Adam menduga ada lima kesalahan yang telah dilakukan Helmy Yahya. Berdasarkan penelusuran Adam, kesalahan-kesalahan itulah yang menyebabkan Helmi Yahya dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama TVRI oleh Dewan Pengawas (Dewas).
Adam mengatakan, kesalahan pertama diduga adanya masalah Rencana Kinerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang direvisi tanpa persetujaun Dewan Pengawas LPP TVRI. Hal itu mengakibatkan ada enam kali keterlambatan pembayaran honor SKK dan revisi anggaran rebranding.
Kedua, tidak berkoordinasi dan mengacuhkan surat-surat teguran Dewan Pengawas TVRI. Helmy disinyalir tidak merespons balik dan tidak atau mengabaikan persetujuan Dewan Pengawas TVRI sesuai kebijakan LPP TVRI.
Baca juga: Ma’ruf Amin Datangi KPK, Ada Apa?
“Ketiga, adanya masalah penunjukan Kuis Siapa Berani,” ujar Adam, dilansir Tribunnews.
Keempat, lanjut Adam, dugaan adanya masalah penayangan program siaran berbiaya besar tanpa persetujuan Dewan Pengawas TVRI.
Kesalahan terakhir, yakni ketidakmampuan mengelola anggaran sehingga siaran ulangan program dan berita semakin banyak. Adam menyatakan hal itu terjadi karena anggaran habis jauh sebelum masanya.
Halaman selanjutnya…
Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.
Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan










