TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Didi Mahardika Sebut Bung Karno Dibunuh di Wisma Yasoo

Didi Mahardika Sebut Bung Karno Dibunuh di Wisma Yasoo

By Joni Sitohang
3 Oktober 2021
518
0
Didi Mahardika Sebut Bung Karno Dibunuh di Wisma Yasoo

TIKTAK.ID – Didi Mahardika, cucu presiden pertama RI, Soekarno, mengklaim bahwa kakeknya dibunuh saat tinggal di Wisma Yasoo, Jakarta. Didi menyampaikan hal itu dalam wawancara dengan YouTuber Nanda Persada di kanal YouTube V Entertainment yang diakses Jumat (1/10/21).

Mulanya, Nanda bertanya mengenai alasan Didi membuat video musik TRAH yang berjudul “Untuk Indonesia Raya”. Video musik tersebut diambil di sejumlah lokasi ikonik di Jakarta, seperti Rumah Cilandak, Bundaran HI, Gelora Bung Karno, dan Museum Satria Mandala.

“Museum Satria Mandala atau Wisma Yasoo? Mulai gue datang di Satria Mandala atau yang disebut dengan Wisma Yasoo. Wisma Yasoo itu merupakan tempat peristirahatan terakhir Bung Karno yang seolah-olah kayak diasingkan, tidak diberikan kesempatan untuk membela dirinya di persidangan atau apa pun, seperti diasingkan,” ujar Nanda.

Baca juga : Jubir Jokowi Tuduh Pihak yang Tolak Ibu Kota Baru Suka Kebiasaan Lama

Kemudian Didi mengatakan bahwa Soekarno tidak hanya diasingkan, namun juga dibunuh di tempat tersebut.

“Tidak hanya diasingkan. Tapi di situlah Bapak kita, Bapak Bangsa, Bapak Proklamator kita, yang memperjuangkan kita semua, dibunuh di situ. Dibunuh, iya, harus banyak yang tahu hal itu,” ucap Didi.

Nanda pun mempertanyakan kembali pernyataan Didi itu. Lantas Didi mengaku yakin akan kejadian tersebut.

“Apa perlu gue ulang? Kalau ada yang mau bertanya, mungkin bisa ke ahli sejarah, dan ahli sejarah yang bisa menceritakan apa adanya,” terang Didi.

Baca juga : Merasa Difitnah Coret Data Bansos, Risma Ngamuk: Tak Tembak Kamu!

Menurut Didi, Museum Satria Mandala saat ini dulunya adalah Wisma Yasoo. Dia menuding keberadaan Wisma Yasoo dicoba ditutup-tutupi dengan mengubah nama tempat itu menjadi Museum Satria Mandala. Dia juga mengaku sempat berbicara dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, mengenai hal itu.

“Mengapa dihilangkan Wisma Yasoo-nya gitu? Seperti ingin mengalihkan sejarah,” tegas Didi.

Sementara itu, sejarawan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Wildan Sena Utama menjelaskan, Soeharto mulai mengisolasi Soekarno dari kegiatan politik usai melakukan kudeta. Ia menyebut upaya Soeharto itu adalah bagian dari “de-Soekarnoisasi”, yang memiliki tujuan agar pengaruh dan ingatan masyarakat terhadap Bung Karno berkurang.

Baca juga : Survei SMRC: Mayoritas Tak Setuju Jokowi Terkait PKI

“Aktivitas politik serta kegiatannya sehari-hari diawasi oleh negara,” ungkap Wildan, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (1/10/21) malam.

Wildan menyatakan saat itu Soekarno menetap di Wisma Yasoo hingga meninggal dunia. Menurutnya, Soekarno mendapatkan perlakuan tak manusiawi dari rezim.

TagsDidi MahardikaSoekarnoWisma Yasoo

Related articles More from author

  • Pengamat Tanggapi 'Isu Berbahaya' Jokowi-Prabowo, Sambil Ungkit Era Soekarno dan Soeharto
    Nasional

    Pengamat Tanggapi ‘Isu Berbahaya’ Jokowi-Prabowo, Sambil Ungkit Era Soekarno dan Soeharto

    18 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Akademisi Sejarah Sebut Parodi 'Indonesia Raya' oleh Akun Diduga Milik Warga Malaysia sebagai 'Penghinaan Berat'
    Nasional

    Akademisi Sejarah Sebut Parodi ‘Indonesia Raya’ oleh Akun Diduga Milik Warga Malaysia sebagai ‘Penghinaan Berat’

    28 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Hasto: Palestina sudah Jadi Negara Merdeka jika Soekarno Tak Dilengserkan
    Nasional

    Hasto: Palestina sudah Jadi Negara Merdeka jika Soekarno Tak Dilengserkan

    15 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Gelar Tabur Bunga di Makam Bung Karno, Khofifah Bantah Dirinya Maju Cawapres
    Nasional

    Gelar Tabur Bunga di Makam Bung Karno, Khofifah Bantah Dirinya Maju Cawapres

    30 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • PDIP Tak Terima Prabowo Sebut Alutsista Era Soekarno Juga Bekas
    Nasional

    PDIP Tak Terima Prabowo Sebut Alutsista Era Soekarno Juga Bekas

    13 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Tegaskan Ikuti Bung Karno, Ganjar Dukung Langkah RI Temui FIFA agar Piala Dunia U-20 Tanpa Israel
    Nasional

    Tegaskan Ikuti Bung Karno, Ganjar Dukung Langkah RI Temui FIFA agar Piala Dunia U-20 Tanpa Israel

    26 Maret 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Taklukkan Taiwan, Ini 3 Perubahan Besar Timnas Indonesia
    Olahraga

    Taklukkan Taiwan, Ini 3 Perubahan Besar Timnas Indonesia

  • Novel Baswedan Ungkap Isu Taliban dan Anies Baswedan Terkait Polemik TWK
    Nasional

    Novel Baswedan Ungkap Isu Taliban dan Anies Baswedan Terkait Polemik TWK

  • Temui Jokowi, Partai Gelora Mulai Unjuk Gigi. Bakal Jadi Ancaman Berat PKS?
    Nasional

    Temui Jokowi, Partai Gelora Mulai Unjuk Gigi. Bakal Jadi Ancaman Berat PKS?

  • Dicap Partai Bermuka Dua, NasDem Balas PDIP Kacang Lupa Kulitnya
    Nasional

    Dicap Partai Bermuka Dua, NasDem Balas PDIP Kacang Lupa Kulitnya

  • Tips Makan Mi Instan Agar Tak Hipertensi
    Tips & Tutorial

    Tips Makan Mi Instan Agar Tak Hipertensi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.