TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Bursa Ketum PBNU dari Said Aqil hingga Yahya Staquf

Bursa Ketum PBNU dari Said Aqil hingga Yahya Staquf

By Joni Sitohang
2 Oktober 2021
569
0
Bursa Ketum PBNU dari Said Aqil hingga Yahya Staquf

TIKTAK.ID – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Syamsul Maarif menjabarkan sejumlah nama seperti Ketum PBNU Said Aqil Siraj, Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf, Ketua PBNU Marsudi Suhud, hingga Ketua PWNU Jatim Marzuki Mustamar, yang muncul dalam bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berikutnya.

“Nama-nama tersebut banyak yang muncul, seperti Kiai Said [Aqil], Kiai Yahya [Staquf] dan Marzuki Mustamar, ada Marsudi Suhud. Itu di antaranya,” ujar Syamsul, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (30/9/21) malam.

Untuk diketahui, Ketua Umum PBNU mengemban masa jabatan selama lima tahun. Jabatan Ketua Umum Said Aqil Siraj sendiri seharusnya telah berakhir pada 2020 lalu. Akan tetapi, jabatannya diperpanjang akibat penundaan Muktamar NU ke-34 karena pandemi virus Corona.

Baca juga : Anies Baswedan Nilai Pemindahan Ibu Kota Tak Selesaikan Masalah Lingkungan DKI

Menurut Syamsul, pemilihan Ketum PBNU di Muktamar tidak seperti ajang Pilkada. Syamsul menjelaskan, kebersamaan dan kekompakan pasti ditunjukkan oleh kader-kader NU dalam tiap gelaran Muktamar PBNU. Kemudian Syamsul mengatakan pemilik suara sah dalam Muktamar PBNU yakni PWNU dan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) yang tersebar di berbagai wilayah.

“Di NU itu lebih mengedepankan kebersamaan dan enggak hanya logika yang didahulukan, melainkan ada nilai-nilai spiritualitas. Itu penting,” tutur Syamsul.

Syamsul mengatakan bursa calon Ketua Umum PBNU bersifat dinamis dan pada akhirnya kader terbaik yang bakal memimpin NU.

Baca juga : Meski Anjuran Poligami Sudah Dicabut, Komnas Perempuan Tuntut PKS Koreksi Internal

Lantas dia menggarisbawahi kriteria utama calon Ketua Umum PBNU berikutnya, yaitu mempunyai komitmen besar untuk membangun NU ke depan.

Kemudian Syamsul menyatakan ada sejumlah isu penting yang tengah digarap PBNU, salah satunya terkait pendidikan. Ia pun menyebut Said Aqil saat menjabat sebagai Ketum PBNU belakangan ini kerap membangun sekolah dan kampus yang tersebar di penjuru Indonesia.

“Kiai Said kan sudah membangun banyak kampus-kampus. Ini diteruskan kampus-kampus itu, jadi selain jumlahnya banyak, kualitasnya juga harus ditingkatkan,” ungkapnya.

Baca juga : Istana: Jokowi Putar Otak untuk Lindungi Novel Baswedan dkk

Pemilihan Ketua Umum baru dan pengurus PBNU telah dijadwalkan akan digelar dalam Muktamar NU ke-34 pada 23-25 Desember 2021 mendatang. Sejumlah pengurus wilayah NU pun terang-terangan mendukung tokoh tertentu untuk mengisi kursi Ketum PBNU berikutnya. Contohnya, dukungan terhadap Yahya Cholil Staquf datang dari mayoritas kiai-kiai dan pengurus cabang NU di Jawa Timur.

TagsNUPBNUSaid Aqil SiradjYahya Staquf

Related articles More from author

  • Usai Gus Yahya Temui Kiai Jatim, Giliran Cak Imin Kumpulkan Ribuan Ulama-Habaib
    Nasional

    Usai Gus Yahya Temui Kiai Jatim, Giliran Cak Imin Kumpulkan Ribuan Ulama-Habaib

    24 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Said Aqil Bilang Jokowi Cucu Kandung Nabi Musa, Bagaimana Faktanya?
    Nasional

    Said Aqil Bilang Jokowi Cucu Kandung Nabi Musa, Bagaimana Faktanya?

    20 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • NU Buka Peluang Perempuan Jadi Calon Ketum
    Nasional

    NU Buka Peluang Perempuan Jadi Calon Ketum

    30 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Ketum PBNU Bilang Warga NU Tak Haram Coblos PAN, Cak Imin Beri Tanggapan
    Nasional

    Ketum PBNU Bilang Warga NU Tak Haram Coblos PAN, Cak Imin Beri Tanggapan

    25 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • PBNU dan MUI Kompak Serukan Boikot Israel di Semua Bidang
    Nasional

    PBNU dan MUI Kompak Serukan Boikot Israel di Semua Bidang

    9 Oktober 2024
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - NU, Muhammadiyah dan PGI Kompak Desak DPR dan Pemerintah Setop Pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja
    Nasional

    NU, Muhammadiyah dan PGI Kompak Desak DPR dan Pemerintah Setop Pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja

    30 April 2020
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Ikuti Aturan KemenpanRB, Anies Ancam Sanksi ASN DKI Ikut Reuni 212
    Nasional

    Ikuti Aturan KemenPAN-RB, Anies Ancam Sanksi ASN DKI Ikut Reuni 212

  • Menkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi, Begini Kata Loyalis Tommy
    Nasional

    Menang Gugatan di PTUN Lawan Kubu Muchdi PR, Partai Berkarya Kubu Tommy Kembali Konsolidasi

  • Pengadilan Vonis Jokowi dan Menkominfo Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Hukumannya
    Nasional

    Pengadilan Vonis Jokowi dan Menkominfo Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Hukumannya

  • Usai Pernyataan Puan Tuai Polemik, PDIP Janji Sumatera Barat Tetap Dibangun oleh Jokowi
    Nasional

    Usai Pernyataan Puan Tuai Polemik, PDIP Janji Sumatera Barat Tetap Dibangun oleh Jokowi

  • Bella Shofie Bagikan 100 Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
    Selebriti

    Bella Shofie Bagikan 100 Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.