TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Meski Anjuran Poligami Sudah Dicabut, Komnas Perempuan Tuntut PKS Koreksi Internal

Meski Anjuran Poligami Sudah Dicabut, Komnas Perempuan Tuntut PKS Koreksi Internal

By Joni Sitohang
1 Oktober 2021
392
0
Meski Anjuran Poligami Sudah Dicabut, Komnas Perempuan Tuntut PKS Koreksi Internal

TIKTAK.ID – Komisi Nasional (Komnas) Antikekerasan terhadap Perempuan, diketahui mendesak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berbenah, walaupun telah mencabut anjuran poligami.

Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani mengapresiasi PKS yang memutuskan mencabut aturan itu. Akan tetapi, ia meminta langkah perbaikan tidak berhenti sebatas pada permohonan maaf.

“Mencabut betul, hal itu memang langkah koreksi yang baik. Namun seharusnya ini tidak terjadi jika mereka memiliki perspektif yang betul-betul adil gender,” ujar Yentriyani, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (30/9/21).

Baca juga : Istana: Jokowi Putar Otak untuk Lindungi Novel Baswedan dkk

Kemudian Yentriyani juga meminta PKS agar menjelaskan klaim bahwa kebijakan itu berdasarkan kajian oleh kader perempuan. Sebab, dia khawatir jika klaim itu hanya justifikasi dari keinginan berpoligami.

Lantas Yentriyani menyarankan PKS supaya menempuh program lain jika hendak menyantuni janda dan anak yatim yang terdampak pandemi virus Corona (Covid-19). Dia menilai perlu adanya perubahan pendekatan yang serius, sehingga kebijakan serupa tidak terulang.

“Jika semata-mata (program berhenti) karena protes, tapi tidak ada koreksi internal secara sistemik, maka model kebijakan ini akan berulang,” terang Yentriyani.

Baca juga : Di Mata Najwa, Haris Azhar Dituding Minta Saham Freeport ke Luhut

Perlu diketahui, PKS sempat menerbitkan Tazkirah Nomor 12 Tentang Solidaritas Terdampak Pandemi. Salah satu poin yang tercantum dalam aturan partai tersebut yakni anjuran berpoligami bagi kader laki-laki yang mampu secara ekonomi.

Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS, Surahman Hidayat mengatakan bahwa kebijakan tersebut berdasarkan kajian kader perempuan. Namun kebijakan itu tidak mampu bertahan lama. Surahman pun mencabut aturan tersebut, usai ramai dikritik oleh publik.

“Setelah kami memperoleh berbagai masukan dari pengurus, anggota dan masyarakat secara umum, maka kami memutuskan untuk mencabut anjuran poligami itu. Kami memohon maaf jika anjuran ini sudah membuat gaduh publik dan melukai hati sebagian hati masyarakat Indonesia,” ucap Surahman lewat keterangan tertulis, Kamis (30/9/21).

Baca juga : Resmi Diberhentikan KPK, Bagaimana Nasib Novel Baswedan dkk Selanjutnya?

Surahman mengaku PKS terbuka untuk menerima masukan dari berbagai pihak di masyarakat. Dia juga menyampaikan terima kasih atas kritik dari publik mengenai program dan anjuran yang dilakukan PKS.

“PKS mengucapkan terima kasih atas masukan, kritik, dan saran dari semua pihak. Ini adalah bentuk perhatian yang besar dari publik terhadap jalannya organisasi partai ini,” ungkapnya.

TagsAndy YentriyaniKomnas PerempuanPKSPoligami

Related articles More from author

  • Usai Paloh, Giliran Presiden dan Elite PKS Temui Menhan Sjafrie
    Nasional

    Usai Paloh, Giliran Presiden dan Elite PKS Temui Menhan Sjafrie

    20 Oktober 2025
    By Joni Sitohang
  • Mesra dengan PDI-P, Nasdem Buka Peluang Usung Duet Anies-Puan di 2024
    Nasional

    NasDem Desak Demokrat-PKS Tegaskan Dukung Anies Ketimbang Bahas Cawapres

    24 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Ungkap Sosok Penghalang PKS-Gerindra Kembali Rujuk
    Nasional

    Pengamat Ungkap Sosok Penghalang PKS-Gerindra Kembali Rujuk

    9 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Yakin Bakal Ada Titik Temu Koalisi Perubahan, PKS: Tidak Ada Jalan Buntu
    Nasional

    Yakin Bakal Ada Titik Temu Koalisi Perubahan, PKS: Tidak Ada Jalan Buntu

    27 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • PKS Bakal Gelar Musyawarah Majelis Syura Bahas Jadi Oposisi atau Koalisi
    Nasional

    PKS Bakal Gelar Musyawarah Majelis Syura Bahas Jadi Oposisi atau Koalisi

    25 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Ikut Tak Terima Jokowi Dituding Sibuk 'Cuci Tangan' dari Kesalahan, Begini Balasan PPP
    Nasional

    Ikut Tak Terima Jokowi Dituding Sibuk ‘Cuci Tangan’ dari Kesalahan, Begini Balasan PPP

    20 Agustus 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Makanan Tepat Saat Buka dan Sahur Menurut Pakar Gizi
    Tips & Tutorial

    Makanan Tepat Saat Buka dan Sahur Menurut Pakar Gizi

  • TIKTAK.ID - Undang-Undang HAM dan Demokrasi, Kado Thanksgiving AS untuk Hongkong
    Internasional

    Undang-Undang HAM dan Demokrasi, Kado Thanksgiving AS untuk Hongkong

  • Serang Ahok, Roy Suryo Akui Kecewa dan Jijik Soal Penunjukan Komut Pertamina hingga Kabar Ahok Maju Pilpres 2024
    Nasional

    Serang Ahok, Roy Suryo Akui Kecewa dan Jijik Soal Penunjukan Komut Pertamina hingga Kabar Ahok Maju Pilpres 2024

  • Ini Alasan Tito Minta Pemilu 2024 Diundur
    Nasional

    Ini Alasan Tito Minta Pemilu 2024 Diundur

  • Begini Dampak Rutin Berolahraga terhadap Kesehatan Otak
    Tips & Tutorial

    Tips Turunkan Tekanan Darah Tanpa Obat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.