TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pangkostrad Dudung Jawab Tudingan Gatot Nurmantyo Soal PKI di TNI AD

Pangkostrad Dudung Jawab Tudingan Gatot Nurmantyo Soal PKI di TNI AD

By Joni Sitohang
28 September 2021
341
0
Pangkostrad Dudung Jawab Tudingan Gatot Nurmantyo Soal PKI di TNI AD

TIKTAK.ID – Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal Dudung Abdurachman menampik pernyataan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bahwa militer Angkatan Darat (AD) tengah disusupi oleh PKI.

Sebelumnya, Gatot menyampaikan hal itu ketika mengungkap bahwa patung sejumlah tokoh nasional yang terlibat dalam persitiwa G30S/PKI telah raib di Museum Dharma Bhakti Markas Kostrad.

“Tidak benar tudingan mengenai patung diorama itu sudah tidak ada, diindikasikan bahwa AD telah disusupi oleh PKI. Hal itu adalah tudingan yang keji terhadap kami,” ujar Dudung, seperti dilansir CNN Indonesia, Senin (27/9/21).

Baca juga : Tingkat Kepuasan Rakyat ke Jokowi Anjlok, PDIP dan Golkar Ungkap Penyebabnya

Menurut Dudung, seharusnya Gatot sebagai prajurit bisa melakukan klarifikasi terlebih dahulu terhadap organisasi sebelum membeberkannya ke publik luas dan menjadi prasangka. Dia pun menilai pernyataan Gatot dapat membuat fitnah dan menimbulkan kegaduhan di Indonesia.

“Dalam Islam disebut tabayun supaya tidak menimbulkan prasangka buruk yang membuat fitnah,” terang Dudung.

Dudung mengatakan patung-patung itu hilang dari Markas lantaran diminta kembali oleh pembuatnya, yaitu Pangkostrad terdahulu, Letjen (Purn) Azym Yusri Nasution. Ia mengaku tidak bisa menolak permintaan tersebut. Dia pun mengklaim AY Nasution merasa berdosa karena telah membuat patung-patung tersebut menurut keyakinan agamanya.

Baca juga : Tak Terima Demokrat Serang Pribadi Yusril, PBB Angkat Suara

“Jadi saya tidak dapat menolak permintaan yang bersangkutan,” ucap Jenderal bintang tiga tersebut.

Kemudian Dudung menepis penarikan tiga patung itu membuat Gatot menyimpulkan TNI melupakan peristiwa sejarah G30S/PKI.

“Saya dan Letjen TNI (Purn) AY Nasution memiliki komitmen yang sama, yakni tidak akan melupakan peristiwa terbunuhnya para jenderal senior TNI AD dan perwira pertama Kapten Piere Tendean dalam peristiwa itu,” tutur Dudung.

Untuk diketahui, pada webinar yang digelar Minggu (26/9/21), Gatot mengaku penghilangan patung tokoh nasional G30S/PKI di Markas Kostrad itu adalah upaya penyusupan paham komunis di militer Indonesia. Secara lugas Gatot menyatakan indikasi-indikasi tersebut tidak dapat dibiarkan karena bisa mengulang sejarah kelam tahun 65.

Baca juga : Pakar: Pengganti Anies Baswedan Diusulkan Tito, Dipilih Jokowi

“Saya mengetuk hati para patriotisme kstaria prajurit AD, AL, dan AU, agar bahu membahu mawas diri membersihkan. Jangan sampai paham ini bisa masuk yang akan meruntuhkan nilai-nilai perjuangan patriotisme,” tegas Gatot.

TagsDudung AbdurachmanG30S/PKIGatot NurmantyoPangkostradPKITNI AD

Related articles More from author

  • Panglima TNI Andika Tunjuk Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Baru, Siapakah Dia?
    Nasional

    Panglima TNI Andika Tunjuk Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Baru, Siapakah Dia?

    23 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Daftar Bakal Capres Partai Ummat: Anies Baswedan, Gatot Nurmantyo dan Prabowo Subianto
    Nasional

    Daftar Bakal Capres Partai Ummat: Anies Baswedan, Gatot Nurmantyo dan Prabowo Subianto

    13 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Bahar Smith dan Eggy Sudjana Belum Juga Dipanggil Polisi, Proses Hukum Batal Lanjut?
    Nasional

    Bahar Smith dan Eggy Sudjana Belum Juga Dipanggil Polisi, Proses Hukum Batal Lanjut?

    29 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Sejarawan: Peristiwa G30S/PKI, Proses Lengserkan Sukarno
    Nasional

    Sejarawan: Peristiwa G30S/PKI, Proses Lengserkan Sukarno

    13 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Survei Elektabilitas Versi indEX: Prabowo Tertinggi, Giring Masuk 10 Besar Kalahkan Puan
    Nasional

    Survei Elektabilitas Versi indEX: Prabowo Tertinggi, Giring Masuk 10 Besar Kalahkan Puan

    29 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Tak Inginkan Jabatan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo Minta Ketua DPR Robek Surat Penunjukan dari Jokowi
    Nasional

    Tak Inginkan Jabatan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo Minta Ketua DPR Robek Surat Penunjukan dari Jokowi

    27 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Saham Pemprov DKI di Pabrik Bir Delta Djakarta Anjlok Usai Jokowi Cabut Aturan Investasi Miras
    Nasional

    Saham Pemprov DKI di Pabrik Bir Delta Djakarta Anjlok Usai Jokowi Cabut Aturan Investasi Miras

  • Prilly Latuconsina Ungkap Alasan Jadi Pemilik Persikota Tangerang
    Selebriti

    Prilly Latuconsina Ungkap Alasan Jadi Pemilik Persikota Tangerang

  • AS Sewot, Usulan Sanksi PBB ke Iran Dicuekin Rusia, China dan Eropa
    Internasional

    AS Sewot, Usulan Sanksi PBB ke Iran Dicuekin Rusia, China dan Eropa

  • Menpora Percaya PSSI Mampu Selesaikan Persiapan Jelang Piala Dunia U-20
    Olahraga

    Menpora Percaya PSSI Mampu Selesaikan Persiapan Jelang Piala Dunia U-20

  • Jika Axiata Caplok Operator Seluler Indonesia, Kominfo akan Evaluasi Izin Penggunaan Frekuensinya
    Teknologi

    Jika Axiata Caplok Operator Seluler Indonesia, Kominfo akan Evaluasi Izin Penggunaan Frekuensinya

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.