TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Bantah Pernyataan Hasto Soal Hasil Quick Count Anomali, Kubu Prabowo Singgung ‘Petugas Partai’

Bantah Pernyataan Hasto Soal Hasil Quick Count Anomali, Kubu Prabowo Singgung ‘Petugas Partai’

By Joni Sitohang
19 Februari 2024
221
0
Bantah Pernyataan Hasto Soal Hasil Quick Count Anomali, Kubu Prabowo Singgung ‘Petugas Partai’

TIKTAK.ID – Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menampik penyataan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP, Hasto Kristiyanto, soal hasil quick count atau hitung cepat dari berbagai lembaga survei merupakan anomali.

“Kemenangan Prabowo-Gibran di kandang Banteng atau basis PDIP itu bukan anomali atau karena adanya dugaan kecurangan, seperti yang disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto,” ujar Wakil Komandan Golf (Relawan) TKN Prabowo-Gibran, Supriyanto, pada Jumat (16/2/24), seperti dilansir Tempo.co.

Supriyanto menjelaskan bahwa walaupun perolehan suara PDIP memang unggul, namun turun dari 20 persen menjadi 16 persen.

Baca juga : Kubu Prabowo-Gibran Siap Bertemu AMIN dan Ganjar Mahfud Jika Diberi Kesempatan Sowan

“Dan karena Ganjar-Mahfud identik dengan stigma petugas partai, suaranya juga tak jauh berbeda dengan perolehan suara partainya sekitar 16 persen, maksimum 20 persen saja,” ucap Supriyanto.

“Misalnya di TPS (Tempat Pemungutan Suara) kampungnya Hasto di Sleman. PDIP unggul di Pemilu legislatif. Tapi Prabowo-Gibran menang di Pemilu presiden,” imbuh Supriyanto.

Supriyanto menyatakan seharusnya hasil Pemilu 2024 ini dapat menjadi evaluasi dan refleksi kenapa suara PDIP turun dan perolehan Ganjar-Mahfud jadi juru kunci, bukan malah menyalahkan pihak lain.

Baca juga : Ketum PBNU Kembali Aktifkan 63 Fungsionaris Usai Pencoblosan, Termasuk Erick Thohir dan Habib Luthfi

Supriyanto menjelaskan bahwa tergerusnya suara Ganjar-Mahfud di kandang Banteng seperti Yogya juga akibat ada beberapa hal yang tidak disadari oleh elite-elite PDIP. Dia melanjutkan, meski dikatakan kandang Banteng, tetapi kemenangan PDIP di daerah basis seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta tak pernah mutlak alias tidak mencapai lebih 50 persen.

“Jadi Pilpres dan Pilkada sangat tergantung pada figur yang dicalonkan,” tutur Supriyanto.

Menurut Supriyanto, pada Pilpres 2014, perolehan suara Jokowi jauh di atas suara PDIP. Dia menilai hal itu karena ada tambahan dukungan dari PKB, NasDem, serta kekuatan non-partai dari relawan yang menggalang suara massa mengambang dan swing voter. Dia menyatakan begitu pula dengan Pilpres 2019, perolehan suara Jokowi-Maruf Amin jauh di atas suara PDIP.

Baca juga : Quick Count PRC: PKS Unggul di DKI, Kalahkan Gerindra dan PDIP

Supriyanto menganggap hal itu terjadi lantaran tambahan suara partai pendukung koalisi seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sangat signifinikan serta dukungan relawan Jokowi masih solid.

“Pada Pemilu kali ini Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud hanya diusung dari partai parlemen PDIP dan PPP, namun back bone (tulang punggung) hanya PDIP karena di daerah basis Jawa-Bali suara PPP tidak signifikan,” imbuhnya.

TagsHastoHasto KristiyantoPDIPPemilu 2024Pilpres 2024Prabowo

Related articles More from author

  • Buntut Ledakan di SMAN 72, Prabowo Pertimbangkan Pembatasan Gim PUBG
    Nasional

    Buntut Ledakan di SMAN 72, Prabowo Pertimbangkan Pembatasan Gim PUBG

    10 November 2025
    By Joni Sitohang
  • Ungkap Kriteria Cawapres Pendampingnya, Ganjar: Komitmen Lanjutkan Program Jokowi
    Nasional

    Ungkap Kriteria Cawapres Pendampingnya, Ganjar: Komitmen Lanjutkan Program Jokowi

    24 April 2023
    By Joni Sitohang
  • PPP Klaim Sandiaga Sudah Direstui Pindah PPP, Gerindra: Prabowo Belum Beri Izin
    Nasional

    PPP Klaim Sandiaga Sudah Direstui Pindah PPP, Gerindra: Prabowo Belum Beri Izin

    14 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Gibran dan Erick Thohir Mencuat di Bursa Cawapres Usai PAN-Golkar Usung Prabowo
    Nasional

    Gibran dan Erick Thohir Mencuat di Bursa Cawapres Usai PAN-Golkar Usung Prabowo

    15 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Larang Kepala Daerah PDIP Ambil Keputusan untuk Pencitraan, Hasto Nyinyir ke Anies?
    Nasional

    Hasto Tutup Peluang Partainya Koalisi dengan PKS dan Demokrat, Demokrat: PDIP Panik

    31 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Puan Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Sandiaga Tak Dipilih Jadi Cawapres Ganjar
    Nasional

    Puan Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Sandiaga Tak Dipilih Jadi Cawapres Ganjar

    10 Agustus 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gelandang Argentina Gemetar Saat Pertama Bertemu Messi
    Olahraga

    Gelandang Argentina Gemetar Saat Pertama Bertemu Messi

  • Sejarawan: Peristiwa G30S/PKI, Proses Lengserkan Sukarno
    Nasional

    Sejarawan: Peristiwa G30S/PKI, Proses Lengserkan Sukarno

  • Jadi Presidensi G20 dan Ketua ASEAN 2023, Jokowi Sebut RI di Puncak Kepemimpinan Global
    Nasional

    Jadi Presidensi G20 dan Ketua ASEAN 2023, Jokowi Sebut RI di Puncak Kepemimpinan Global

  • Kareena Kapoor
    Selebriti

    Ini Pesan Positif Kareena Kapoor di Tengah Merebaknya Virus Corona

  • TIKTAK.ID - PKS Minta Jokowi Tak Berlagak Sok Jadi Roro Jonggrang dalam Urusan Pindah Ibu Kota
    Nasional

    PKS Minta Jokowi Tak Berlagak Sok Jadi Roro Jonggrang dalam Urusan Pindah Ibu Kota

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.