TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Demokrat Sebut Wacana Amendemen UUD 1945 ‘Ndak Masuk Akal’

Demokrat Sebut Wacana Amendemen UUD 1945 ‘Ndak Masuk Akal’

By Joni Sitohang
4 September 2021
437
0
Demokrat Sebut Wacana Amendemen UUD 1945 'Ndak Masuk Akal'

TIKTAK.ID – Anggota DPR RI, Anwar Hafid mengatakan bahwa terdapat kepentingan politik terselubung berbasis hasrat kekuasaan di balik wacana amendemen UUD 1945.

Anwar menjelaskan, bila berkaca pada kondisi saat ini dan komitmen bangsa saat Reformasi, maka tidak relevan wacana amendemen konstitusi digaungkan.

Terlebih, Anwar menilai dalam perkembangannya telah berhembus isu atau wacana terkait perpanjangan masa jabatan presiden. Ia menegaskan, hal itu sebetulnya bertolak belakang dengan agenda Reformasi dahulu, yaitu membatasi kekuasaan supaya tidak terjebak pada praktik otoritarianisme.

Baca juga : Teken Perpres BRIN, Jokowi Beri Megawati Wewenang Baru

“Saya pikir ini adalah wacana yang terkadang tidak masuk akal. Sebab, negara ini berbasis konstitusi, di mana pembatasan kekuasaan itu merupakan hal yang final, dan sudah kita sepakati semenjak Reformasi. Jika hal ini terus seperti ditiupkan, kita curiga jangan-jangan benar ada yang mencoba bermain dengan konstitusi kita,” ucap Anggota Komisi II DPR tersebut, seperti dilansir Sindonews.com, Kamis (2/9/21).

Meski begitu, Anwar menyatakan amendemen UUD 1945 adalah hal yang wajar. Dengan syarat, kata Anwar, membawa agenda yang menitikberatkan pada kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan segelintir elite yang haus kekuasaan.

“Amendemen yang terbatas saya yakini seharusnya bukan mengenai wacana masa jabatan, melainkan bagi kepentingan masyarakat. Terutama untuk perumusan program strategis kebijakan negara,” ungkap politikus Partai Demokrat itu.

Baca juga : Poster Duet Anies-Puan untuk Pilpres 2024 Viral, Pengamat: Kombinasi Religius dan Nasionalis

Di sisi lain, Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan menerangkan bahwa pembahasan rencana amendemen UUD 1945 hanya sebatas Pokok Pokok Haluan Negara (PPHN). Ia mengklaim MPR tak membahas perihal perpanjangan masa jabatan presiden.

“Di MPR tidak ada pembahasan mengenai perpanjangan jabatan presiden. Tidak ada tentang masa periodesasi presiden, apalagi soal perubahan UUD di luar PPHN,” tegas Syarief kepada wartawan di kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/9/21), mengutip detik.com.

Menurut pimpinan MPR dari Fraksi Partai Demokrat (PD) tersebut, tahapan PPHN kini masih sebatas pembahasan. Ia mengaku MPR masih belum menetapkan keputusan apa-apa.

Baca juga : Ketum PAN: Setelah 23 Tahun, Hasil Amendemen UUD ’45 Perlu Dievaluasi

“Karena yang kita bahas hanya PPHN, itu pun masih dalam tahap pembahasan, sehingga belum ada keputusan apa pun,” jelas Syarief.

TagsAmandemen UUDAnwar HafidDemokrat

Related articles More from author

  • Dukung AMIN di Pilpres 2024, Sejumlah Pendiri dan Kader Hengkang dari Demokrat
    Nasional

    Dukung AMIN di Pilpres 2024, Sejumlah Pendiri dan Kader Hengkang dari Demokrat

    10 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Sama-sama Ngotot Incar Cawapres, Rencana Koalisi NasDem-Demokrat-PKS Bisa Gagal
    Nasional

    Pengamat: Manuver NasDem Bisa Bikin Demokrat-PKS Nyeberang ke KIB

    30 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Klaim Kubu Moeldoko Punya Bukti Video 'SBY Ngaku Bukan Pendiri Demokrat', Dibantah Rachland
    Nasional

    Klaim Kubu Moeldoko Punya Bukti Video ‘SBY Ngaku Bukan Pendiri Demokrat’, Dibantah Rachland

    11 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Soal Isu Kudeta Demokrat, PPP Ungkap Keinginan Jokowi
    Nasional

    Soal Isu Kudeta Demokrat, PPP Ungkap Keinginan Jokowi

    4 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Tak Buka Opsi Negosiasi, Demokrat AHY Tegaskan Terus Lawan Kubu Moeldoko
    Nasional

    Tak Buka Opsi Negosiasi, Demokrat AHY Tegaskan Terus Lawan Kubu Moeldoko

    5 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • PDIP: Saat Pembahasan, Demokrat Setuju UU Ciptaker, Namun WO Saat Diliput Media
    Nasional

    PDIP: Saat Pembahasan, Demokrat Setuju UU Ciptaker, Namun WO Saat Diliput Media

    21 Juni 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Serangan Udara Afghanistan Tewaskan 17 Anggota Taliban
    Internasional

    Serangan Udara Afghanistan Tewaskan 17 Anggota Taliban

  • Alternatif Duet Anies-AHY Diyakini Bisa Tarik Parpol Bentuk Poros Nasionalis-Islam
    Nasional

    Demokrat Sebut Lebih Cocok AHY-Anies Ketimbang Anies-AHY untuk Pilpres 2024

  • Sandiaga dan Megawati Turun Tangan Jadi Jurkam Putra Jokowi, Gerindra Solo: Ini Lobi Politik Tingkat Tinggi
    Nasional

    Sandiaga dan Megawati Turun Tangan Jadi Jurkam Putra Jokowi, Gerindra Solo: Ini Lobi Politik Tingkat Tinggi

  • Palestina Putuskan Semua Hubungan Diplomatis Dengan AS
    Internasional

    Pasca Tolak Proposal Trump, Kini Palestina Putuskan Semua Kerja Sama Keamanan dengan Amerika dan Israel

  • Ternyata Begini Jawaban Enteng Jokowi Saat Ditagih Soal Kejelasan Kocok Ulang Menteri
    Nasional

    Ternyata Begini Jawaban Enteng Jokowi Saat Ditagih Soal Kejelasan Kocok Ulang Menteri

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.