TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ketum PAN: Setelah 23 Tahun, Hasil Amendemen UUD ’45 Perlu Dievaluasi

Ketum PAN: Setelah 23 Tahun, Hasil Amendemen UUD ’45 Perlu Dievaluasi

By Joni Sitohang
3 September 2021
576
0
Ketum PAN: Setelah 23 Tahun, Hasil Amendemen UUD '45 Perlu Dievaluasi

TIKTAK.ID – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (Ketum PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas diketahui mendorong evaluasi hasil amendemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang sudah berusia 23 tahun.

“Setelah 23 tahun hasil amendemen itu, menurut saya perlu dievaluasi, termasuk demokrasi kita ini. Kita mau ke mana, itu perlu dievaluasi,” ujar Zulhas melalui pidato Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PAN, Selasa (31/8/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Kemudian Zulhas mengungkapkan kehadirannya bersama Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno, dalam pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan jajaran petinggi partai koalisi pendukung Pemerintah, pada pekan lalu.

Baca juga : Prabowo: Keputusan Presiden Jokowi Tangani Pandemi Cocok untuk Rakyat

Menurut Zulhas, salah satu topik yang dibahas Jokowi dalam pertemuan dengan parpol koalisi Pemerintah itu mengenai hubungan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah.

Ia memaparkan, pertemuan menyoroti keributan yang sering terjadi antara wali kota atau bupati dengan gubernur, hingga sikap sejumlah lembaga negara yang merasa paling berkuasa. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menghadirkan kesusahan bagi Indonesia di masa mendatang.

“Ada beberapa yang bicara, wah kita kalau gini terus, ribut, susah, lamban. Bupati enggak ikut gubernur, gubernur enggak ikut macam-macam lah ya. Merasa KY lembaga yang paling tinggi, paling kuat, MA enggak. MK katanya yang paling kuasa, DPR bilang paling kuasa, semua merasa paling kuasa,” kata Zulhas.

Baca juga : Gerindra DKI: Jamuan Makan Malam Bareng Anies Usulan 7 Fraksi

Zulhas juga menyinggung Pancasila, terutama sila keempat. Zulhas mengatakan bahwa sila tersebut telah menegaskan, demokrasi Indonesia berdasarkan musyawarah yang dipimpin oleh orang yang memiliki hikmah. Menurutnya, hikmah itu berarti mempunyai ilmu cukup dan iman kuat sehingga memiliki kebijaksanaan.

“Ada pula yang menyatakan, ‘wah kita cocoknya perlu demokrasi terpimpin’, ada yang bicara seperti itu. Saya menyebut kalau mau dikasih istilah, jelas dong sila keempat itu ‘kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan’,” terang Wakil Ketua MPR tersebut.

“Jadi kita ini memang demokrasi yang musyawarah, demokrasi dimusyawarahkan, serta dipimpin oleh orang yang punya hikmah. Nah, hikmah itu ilmunya cukup dan imannya kuat, sehingga punya kebijaksanaan,” imbuh Zulhas.

TagsEddy SoeparnoJokowiPANZulkifli Hasan

Related articles More from author

  • Kedutaan Prancis Laporkan Kecaman Jokowi ke Presiden Emmanuel Macron
    Nasional

    Kedutaan Prancis Laporkan Kecaman Jokowi ke Presiden Emmanuel Macron

    1 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Buka-bukaan Alasan Gabung Pemerintahan Jokowi
    Nasional

    Prabowo Buka-bukaan Alasan Gabung Pemerintahan Jokowi

    16 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Wow, Elektabilitas Ganjar Ungguli Prabowo dan Anies Bahkan Jokowi
    Nasional

    Wow, Elektabilitas Ganjar Ungguli Prabowo dan Anies Bahkan Jokowi

    28 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Resmikan Holding DEFEND ID, Andre Rosiade Puji Prabowo-Erick Thohir
    Nasional

    Jokowi Resmikan Holding DEFEND ID, Andre Rosiade Puji Prabowo-Erick Thohir

    24 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Beri Peringatan Soal Potensi Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia
    Nasional

    Jokowi Beri Peringatan Soal Potensi Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia

    28 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • PDIP Minta Jokowi Buka Dialog dengan KAMI, Bukan Hanya Kelompok yang 'Satu Suara' dengan Dirinya Saja
    Nasional

    PDIP Minta Jokowi Buka Dialog dengan KAMI, Bukan Hanya Kelompok yang ‘Satu Suara’ dengan Dirinya Saja

    21 Agustus 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Elektabilitas Anies Masih Di Bawah Ganjar, Apa Kata NasDem-PKS?
    Nasional

    Elektabilitas Anies Masih Di Bawah Ganjar, Apa Kata NasDem-PKS?

  • Bagian dalam laptop dengan SSD M.2 terpasang, ilustrasi SSD NVMe vs SSD SATA
    Teknologi

    SSD NVMe vs SSD SATA: Mana yang Lebih Cepat untuk Laptop?

  • Kejagung Usut Dugaan Korupsi dan Gratifikasi Penerbitan HGB Pagar Laut Tangerangv
    Nasional

    Kejagung Usut Dugaan Korupsi dan Gratifikasi Penerbitan HGB Pagar Laut Tangerang

  • Kali ini, Giliran GUSDURian Kecam Aksi Brutal Laskar Intoleran Solo
    Nasional

    Kali ini, Giliran GUSDURian Kecam Aksi Brutal Laskar Intoleran Solo

  • Rusia Klaim Pasukannya ‘Kuasai Mariupol Sepenuhnya’
    Internasional

    Rusia Klaim Pasukannya ‘Kuasai Mariupol Sepenuhnya’

Artikel Terbaru

  • Hepatitis A: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini 5 November 2026
  • Zulhas Buka 3 Strategi Pemerintah Genjot Swasembada-Tekan Impor Pangan 5 November 2026
  • Cara Membuat Stiker WhatsApp dari Foto di HP dengan Mudah 5 November 2026
  • Demokrat Dukung Pertemuan Pimpinan Parpol, Ini Alasannya Soal Penyadapan Prabowo 5 November 2026
  • Cara Mengurangi Konsumsi Gula Harian Tanpa Kehilangan Rasa Manis 5 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,044)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,312)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.