TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pakar Sosiolog Bencana Sentil Mahfud MD: Tak Perlu Meromantisasi Pandemi

Pakar Sosiolog Bencana Sentil Mahfud MD: Tak Perlu Meromantisasi Pandemi

By Joni Sitohang
30 Juli 2021
519
0
Pakar Sosiolog Bencana Sentil Mahfud MD: Tak Perlu Meromantisasi Pandemi

TIKTAK.ID – Pakar Sosiologi Bencana dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Sulfikar Amir mengungkapkan bahwa kurang tepat bila Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD meromantisasi pandemi. Ia menilai Mahfud sebagai bagian Pemerintah mempunyai tanggungjawab, kekuasaan, hingga sumber daya yang seharusnya bisa membantu masyarakat.

“Seharusnya (Mahfud) tidak perlu meromantisasi pandemi seakan-akan dia itu tidak bisa berbuat apa-apa,” ujar Sulfikar, seperti dilansir Suara.com, Selasa (27/7/21).

Menurut Sulfikar, jika yang mengapresiasi pengorbanan orang lain adalah seorang dosen biasa dan tidak memiliki sumber daya dalam membantu sesama, maka tidak masalah. Akan tetapi, ia mengatakan yang mengapresiasi pengorbanan masyarakat adalah seorang Menko Polhukam.

Baca juga : Buzzer Diminta Fokus Bantu Pemerintah daripada Sibuk Fitnah Demokrat

“Kalau itu misalnya dikatakan oleh seorang dosen biasa, yang memang kerjanya hanya mengajar, dia tidak mempunyai sumber daya yang cukup, lalu dia menghargai orang lain oke lah,” ungkap Sulfikar.

“Namun seorang Menteri Koordinator, bagian dari Pemerintahan yang mengelola APBN Rp2.000 Triliun lebih, lalu punya kekuasaan untuk mengendalikan tentara, polisi, bandara dan sebagainya, kemudian meromantisasi pengorbanan orang. Hal itu yang menurut saya tidak tepat,” imbuh Sulfikar.

Kemudian Sulfikar mengimbau Mahfud agar memiliki staf yang khusus untuk mengelola media sosialnya, sehingga tidak menuai polemik.

Baca juga : Aktivis Lingkungan Nekat Aksi Jalan Kaki Sumut-Jakarta untuk Desak Jokowi, Soal Apa?

“Prof Mahfud perlu seorang admin twitter yang cukup well educated, yang cukup berpendidikan,” tutur Sulfikar.

Seperti diketahui, melalui cuitan berjudul “Mengharukan”, Mahfud menceritakan orang kaya dan profesor yang meninggal akibat Covid-19. Mahfud menyampaikan hal itu lewat Twitter pribadinya @mohmahfudmd, pada Senin (26/7/21) lalu.

Mahfud MD bercerita, ada seorang kaya-raya di Jawa Timur yang meninggal saat sedang menunggu antrean penanganan. Ia juga menyebut ada profesor kedokteran yang meninggal akibat Covid-19. Mahfud mengklaim profesor kedokteran sepuh tersebut rela mengorbankan dirinya bagi keselamatan dokter muda dari infeksi virus tersebut.

Baca juga : Ahok Dicap Pantas Geser Erick Thohir, Respons Nasdem: Cuma Omong Besar dan Cari Sensasi

Lebih lanjut, Mahfud menuturkan bahwa sebelum wafat, profesor itu telah meminta dokter muda yang juga dirawat agar memakai satu satunya oksigen yang masih tersisa. Alasannya, profesor itu sudah terlalu tua untuk mengabdi kepada masyarakat.

TagsCoronaCOVID-19mahfud mdMenkopolhukampandemiVirus Corona

Related articles More from author

  • Mahfud MD: Nonton Film G30S PKI Hukumnya Mubah
    Nasional

    Mahfud MD: Nonton Film G30S PKI Hukumnya Mubah

    28 September 2020
    By Joni Sitohang
  • 3 Pekan Anies Pilih PSBB Diperketat, Covid DKI Malah Melesat
    Nasional

    3 Pekan Anies Pilih PSBB Diperketat, Covid DKI Malah Melesat

    5 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Presiden Chechnya Sekutu Dekat Putin Dilaporkan Sudah Pulih dari Infeksi Corona
    Internasional

    Presiden Chechnya Sekutu Dekat Putin Dilaporkan Sudah Pulih dari Infeksi Corona

    29 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Analis Politik AS Ungkap Kebohongan Media Barat Soal Penyebaran Virus Corona di Timteng
    Internasional

    Analis Politik AS Ungkap Kebohongan Media Barat Soal Penyebaran Virus Corona di Timteng

    29 Februari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Yakin Kubu 02 Menang, Fahri Hamzah: Paslon 01 Salah Konsep, PDIP Bikin Capres 03 Bingung
    Nasional

    Yakin Kubu 02 Menang, Fahri Hamzah: Paslon 01 Salah Konsep, PDIP Bikin Capres 03 Bingung

    28 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Golkar: Tingkat Kepuasan pada Jokowi di Tengah Pandemi Masih Tinggi Meski Turun 3%
    Nasional

    Golkar: Tingkat Kepuasan pada Jokowi di Tengah Pandemi Masih Tinggi Meski Turun 3%

    10 Juni 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anak Sekolah Online, Bekali dengan Laptop Harga di Bawah 5 Juta Berikut Ini
    Teknologi

    Anak Sekolah Online, Bekali dengan Laptop Harga di Bawah 5 Juta Berikut Ini

  • Jokowi Sukses Bawa ‘Oleh-oleh’ Rp 185 Triliun dari Kunjungan ke Asia Timur
    Nasional

    Jokowi Sukses Bawa ‘Oleh-oleh’ Rp 185 Triliun dari Kunjungan ke Asia Timur

  • Tips Aman Gunakan Toilet Umum Saat Pandemi Corona
    Tips & Tutorial

    Tips Aman Gunakan Toilet Umum Saat Pandemi Corona

  • Belasan Ribu Tentara Bayaran Asing Tiba di Ukraina
    Internasional

    Belasan Ribu Tentara Bayaran Asing Tiba di Ukraina

  • Beijing Janji Balas Campur Tangan AS di Taiwan
    Internasional

    Beijing Janji Balas Campur Tangan AS di Taiwan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.