TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Olahraga
Home›Olahraga›Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Cabor Angkat Besi Tak Punya Target

Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Cabor Angkat Besi Tak Punya Target

By Mahdi Yahya
8 Juli 2021
427
0
Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Cabor Angkat Besi Tak Punya Target

TIKTAK.ID – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), Joko Pramono mengungkapkan bahwa para atletnya tanpa target di Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

Untuk diketahui, pada Olimpiade Tokyo 2020, angkat besi meloloskan lima atlet terbaik. Mereka yakni Eko Yuli Irawan yang turun di kelas 62 kg putra, Windy Cantika Aisah di kelas 49 kg putri, Deni di kelas 67 kg putra, Rahmad Erwin Abdullah di kelas 73 kg putra, dan Nurul Akmal di +87 kg putri.

“Di situasi seperti ini kami tidak ada target, melainkan hanya melaksanakan persiapan yang terbaik untuk bertanding. Tapi yang mendekati medali ada Eko dan Cantika, sementara yang lainnya hanya bisa wait and see,” ujar Joko, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (7/7/21).

“Kami tidak bisa bicara mengenai peluang. Kami sudah berusaha maksimal, sekarang tinggal waktu bertempurnya nanti seperti apa. Yang penting anak-anak dapat bertanding dengan baik,” sambung Joko.

Kini seluruh atlet yang akan berangkat tengah menjalani persiapan akhir untuk mengikuti program persiapan pertandingan. Rencananya, rombongan tim angkat besi yang terdiri dari lima atlet dan empat pelatih, yaitu Dirja Wihardja, Erwin, Jajang dan Lukman, akan berangkat menuju Tokyo pada 17 Juli mendatang.

Indonesia sendiri masuk dalam kategori negara dengan risiko tinggi penularan Covid-19. Status tersebut pun membuat kotingen Indonesia diwajibkan melakukan tes swab PCR selama tujuh hari berturut-turut sebelum keberangkatan. Mereka juga wajib menjalani karantina tujuh hari dengan swab PCR dimulai sejak tiba di Jepang.

Kemudian Joko berharap agar kondisi ini dapat menjadi perhatian dari Komite Nasional Olimpiade (NOC), mengingat jadwal pertandingan atlet sudah keluar. Windy Cantika yang turun di kelas 49 kg akan menjadi wakil Indonesia pertama yang tampil pada 24 Juli. Setelah itu, Eko Yuli dan Deni pada 25 Juli, disusul Rahmad pada 28 Juli, serta Nurul Akmal di kelas +87kg putri pada 2 Agustus.

“Sebenarnya semua cabang memiliki gambaran Olimpiade dari periode lalu. Namun periode ini kan tidak normal karena Covid-19, sehingga tuan rumah mengaturnya dengan sangat ketat. Jadi hal ini pasti berpengaruh ke banyak hal. Mau latihan saja bingung. Habis bertanding sehari kemudian langsung pulang, tempat bertanding di mana kami tidak tahu,” ungkapnya.

“Sekarang tinggal kepandaian dari NOC saja untuk mengaturnya. Semoga NOC dapat mengatur dengan baik, sedangkan kami dari PB hanya bisa persiapkan atlet untuk yang terbaik,” imbuh Joko.

Tagsangkat besiCoronaCOVID-19Eko YuliOlimpiade Tokyo 2020Virus Corona

Related articles More from author

  • Anggap Politik Indonesia 'Aneh', Refly Harun Tegaskan Demo Minta Jokowi Mundur itu Bukan Makar
    Nasional

    Refly Harun Apresiasi Cara Anies Ambil Keputusan Cepat Hanya dengan Mencermati Gestur Jokowi

    15 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Sangkal Tuduhan Trump Soal Asal Mula Virus Corona, Pejabat Laboratorium Wuhan Angkat Suara
    Internasional

    Sangkal Tuduhan Trump Soal Asal Mula Virus Corona, Pejabat Laboratorium Wuhan Angkat Suara

    22 April 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Ridwan Kamil: Varian Baru Corona Inggris B117 Ditemukan di Karawang!
    Nasional

    Ridwan Kamil: Varian Baru Corona Inggris B117 Ditemukan di Karawang!

    3 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Anies dan Proyek Monas, Ditolak Untuk Disetujui?
    Nasional

    Anies Baswedan: Bertambah Amat Cepat, Kasus Corona di Jakarta Sudah Ada di Semua Kawasan

    20 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Jokowi: Sekali Lagi, Jangan Buru-buru Menutup Wilayah
    Nasional

    Jokowi: Sekali Lagi, Jangan Buru-buru Menutup Wilayah

    14 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Syukuri Kasus Covid-19 DKI Tembus 584 Kasus Sehari, Ada Apa dengan Anies?
    Nasional

    Syukuri Kasus Covid-19 DKI Tembus 584 Kasus Sehari, Ada Apa dengan Anies?

    31 Juli 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ketua MPR: PPHN Jadi Landasan Pemindahan Ibu Kota Negara dan Rencana Strategis Pemerintah Lainnya
    Nasional

    Ketua MPR: PPHN Jadi Landasan Pemindahan Ibu Kota Negara dan Rencana Strategis Pemerintah Lainnya

  • Tepis Tudingan PDIP, Anies Baswedan Sebut Channel YouTube 'Dari Pendopo' Bukan untuk Pilpres 2024
    Nasional

    Tepis Tudingan PDIP, Anies Baswedan Sebut Channel YouTube ‘Dari Pendopo’ Bukan untuk Pilpres 2024

  • Nasional

    Soal Temuan Transaksi Janggal Rp300 Triliun di Kemenkeu, Mahfud MD Siap Jelaskan Langsung ke Sri Mulyani

  • Jokowi Sumbang Biaya Berobat Istri Pengawal Bung Karno yang Sedang Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto
    Nasional

    Jokowi Sumbang Biaya Berobat Istri Pengawal Bung Karno yang Sedang Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto

  • Pemerintah Diimbau Gandeng Habib Rizieq jadi Influencer Vaksinasi Covid-19
    Nasional

    Pemerintah Diimbau Gandeng Habib Rizieq jadi Influencer Vaksinasi Covid-19

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.