TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi-Prabowo 2024, Cebong-Kampret Bersatu Lawan Kotak Kosong

Jokowi-Prabowo 2024, Cebong-Kampret Bersatu Lawan Kotak Kosong

By Joni Sitohang
21 Juni 2021
781
0
Jokowi-Prabowo 2024, Cebong-Kampret Bersatu Lawan Kotak Kosong

TIKTAK.ID – Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengungkapkan alasan munculnya ide wacana memasangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Qodari mengaku optimis pasangan ini akan mampu menekan potensi polarisasi di tengah masyarakat. Ia juga meyakini pasangan Jokowi-Prabowo mampu membuat Pilpres 2024 hanya diikuti oleh satu pasangan calon (paslon) saja.

“Supaya enggak terjadi polarisasi yang ekstrem, maka Jokowi-Prabowo bergabung saja. Cebong dan Kampret gabung, melawan kotak kosong. Dengan begitu, Insya Allah polarisasi akan turun, sehingga nantinya aman damai dan lancar,” ujar Qodari seperti dikutip Kompas.com dari Tribunnews.com, Sabtu (19/6/21).

Baca juga : Ketum Golkar Minta Kader Aktif Menangkan Pemilu 2024: Sekarang Waktunya Perang

“Kalau mereka bisa bergabung, saya percaya akan satu calon saja, yakni melawan kotak kosong,” imbuh Qodari.

Adapun Qodari menyampaikan hal itu sesaat sebelum acara syukuran peresmian Kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Komunitas Jokowi-Prabowo (Jok-Pro) 2024 di Jakarta, pada Sabtu siang.

Meski begitu, Qodari yang juga didapuk sebagai Penasihat Jok-Pro 2024 itu menilai bahwa usulan tersebut akan kembali kepada keputusan pemimpin yang akan maju pada ajang Pilpres 2024.

Baca juga : Sultan Tanggapi Ganjar Soal Berbagi Faskes

“Saya kira kembali pada pemimpin itu sendiri, apakah Jokowi Prabowo mau bertemu masyarakat dan mau dengarkan aspirasi masyarakat,” tutur Qodari.

Pasalnya, Qodari mengakui gagasan mengusung Jokowi-Prabowo tentu akan menuai pro dan kontra. Ia melanjutkan, gagasan tersebut juga akan muncul wacana masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Akan tetapi Qodari meyakini bahwa gagasan itu demi menekan ongkos politik yang bisa terlampau mahal pada 2024.

Baca juga : Anies Baswedan: Malam ini Lakukan Operasi Pendisiplinan tanpa Kompromi!

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komunitas Jok-Pro 2024 Timothy Ivan Triyono menjelaskan, salah satu alasan dirinya mendukung gerakan tersebut yaitu adanya rasa khawatir akan polarisasi ekstrem yang mungkin terjadi di 2024.

“Pak Jokowi harus tiga periode. Kita semua bertemu, dan ada satu titik bahwa Pak Jokowi harus berpasangan dengan Pak Prabowo. Hal ini demi mencegah polarisasi ekstrem,” tegas Ivan.

Sebelumnya, Jokowi telah menyampaikan dirinya tidak berminat untuk mencalonkan diri kembali pada Pilpres 2024. Apalagi, ia menyebut Pemerintah kini tengah fokus dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

TagsJokowiM QodariMenteri PertahananMuhammad QodariPilpres 2024Prabowo

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - KPU Tunda Gelar Pilkada Serentak 2020, Kenapa?
    Nasional

    KPU Bakal Tolak Paslon Capres-Cawapres Tunggal yang Diusung Seluruh Parpol

    28 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Sebut Isu PDIP Gabung Prabowo Demi Amankan Kasus Hasto
    Nasional

    Pengamat Sebut Isu PDIP Gabung Prabowo Demi Amankan Kasus Hasto

    15 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Tak Terima Program Hilirisasi Jokowi Diganggu IMF, Barikade 98 Siap Geruduk Kedubes AS
    Nasional

    Tak Terima Program Hilirisasi Jokowi Diganggu IMF, Barikade 98 Siap Geruduk Kedubes AS

    26 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Tak Kebagian Jatah Jabatan, Yusril Tetap Loyal Dukung Jokowi
    Nasional

    Tak Kebagian Jatah Jabatan, Yusril Tetap Loyal Dukung Jokowi

    6 Desember 2019
    By Rusli Qomar
  • Pengamat Nilai Kebiasaan Masa Lalu Bisa Bikin Golkar Pindah Haluan Usung Anies Baswedan
    Nasional

    Pengamat Nilai Kebiasaan Masa Lalu Bisa Bikin Golkar Pindah Haluan Usung Anies Baswedan

    10 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Tidak Tinggalkan Kivlan Zen, Hanya Jaga Jarak karena Perhitungan Politik Tertentu
    Nasional

    Prabowo Tidak Tinggalkan Kivlan Zen, Hanya Jaga Jarak karena Perhitungan Politik Tertentu

    10 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tommy Soeharto vs Muchdi Pr Rebutan Partai Berkarya Berlanjut ke MA
    Nasional

    Tommy Soeharto vs Muchdi Pr Rebutan Partai Berkarya Berlanjut ke MA

  • Viral Video Bupati Alor Ngamuk ke Mensos Risma Sampai Hampir Lempar Kursi
    Nasional

    Viral Video Bupati Alor Ngamuk ke Mensos Risma Sampai Hampir Lempar Kursi

  • Postingan Anies Soal Sembako 'Dibiayai APDB DKI' Dikritik Golkar: Semua Tahu Dananya dari Mana
    Nasional

    Postingan Anies Soal Sembako ‘Dibiayai APBD DKI’ Dikritik Golkar: Semua Tahu Dananya dari Mana

  • Dua Menteri Chili Dilaporkan Positif Covid-19
    Internasional

    Dua Menteri Chili Dilaporkan Positif Covid-19

  • Jokowi Menolak, Mahfud MD Bilang PP Lockdown Sedang Disiapkan, Pemerintah Bingung atau Gimana?
    Nasional

    Jokowi Menolak, Mahfud MD Bilang PP Lockdown Sedang Disiapkan, Pemerintah Bingung atau Gimana?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.