TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›LAKPESDAM PBNU, Minta Jokowi Batalkan Hasil Tes Wawasan Kebangsaan 1.351 Pegawai KPK

LAKPESDAM PBNU, Minta Jokowi Batalkan Hasil Tes Wawasan Kebangsaan 1.351 Pegawai KPK

By Johan Arif
10 Mei 2021
350
0
LAKPESDAM PBNU, Minta Jokowi Batalkan Hasil Tes Wawasan Kebangsaan 1.351 Pegawai KPK

TIKTAK.ID – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar membatalkan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) terhadap 1.351 calon ASN KPK, karena materi tes tersebut dinilai melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Hal itu disampaikan melalui Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (LAKPESDAM) PBNU, lewat pernyataan yang ditandatangani oleh Ketua LAKPESDAM PBNU, Rumadi Ahmad, Sabtu (8/5/21).

“Meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk membatalkan TWK yang dilakukan terhadap 1.351 pegawai KPK. Sebab, pelaksanaan TWK cacat etik-moral dan melanggar HAM yang dilindungi UUD 1945”, tulis Rumadi Ahmad dalam keterangan tersebut, seperti dilansir Tribunnews.com.

PBNU menegaskan bahwa TWK yang diselenggarakan KPK bukan tes masuk menjadi ASN. Terlebih sebagian besar pegawai yang dites adalah mereka yang sudah lama bekerja di KPK dan terbukti memiliki kompetensi dalam pemberantasan korupsi, dan sedang menangani proyek yang sangat serius.

“TWK tidak bisa dijadikan sebagai alat untuk mengeluarkan pegawai KPK yang sudah lama bergelut dalam pemberantasan korupsi,” terangnya.

Kemudian PBNU meminta Komnas HAM dan Komnas Perempuan untuk mengusut pelanggaran hak-hak pribadi, pelecehan seksual rasisme, dan pelanggaran lain yang dilakukan oleh pewawancara kepada pegawai KPK yang diwawancara.

Seperti diketahui, terdapat sejumlah pertanyaan yang dinilai melenceng dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Di antaranya, sejumlah pewawancara menanyakan pertanyaan, mengapa umur segini belum menikah? Masihkah memiliki hasrat? Mau tidak jadi istri kedua saya? Kalau pacaran ngapain saja? Kenapa anaknya disekolahkan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT)?

Terdapat pula pertanyaan, kalau salat pakai qunut atau tidak? Islamnya Islam apa? Bagaimana kalau anaknya menikah beda agama?

“Pertanyaan-pertanyaan tersebut sama sekali tidak terkait dengan wawasan kebangsaan, komitmen bernegara, dan kompetensinya dalam pemberantasan korupsi,” ucap Rumadi Ahmad.

Ia juga menganggap pertanyaan-pertanyaan tersebut ngawur, tidak professional, dan mengarah pada ranah personal yang bertentangan dengan Undang-Undang Pasal 28G Ayat (1) UUD 1945. Padahal, lanjutnya, setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.

TagsJokowiKPKLAKPESDAM PBNUPegawai KPKPresiden Joko Widodotes wawasan kebangsaan

Related articles More from author

  • Jokowi Klaim Masyarakat Tak Perlu Berobat ke Luar Jika RS di IKN Sudah Jadi
    Nasional

    Jokowi Klaim Masyarakat Tak Perlu Berobat ke Luar Jika RS di IKN Sudah Jadi

    24 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Relawan Jokowi Mania Buka Opsi Dukung Anies Baswedan Usai Ketemu NasDem
    Nasional

    Relawan Jokowi Mania Buka Opsi Dukung Anies Baswedan Usai Ketemu NasDem

    16 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • MK Tolak Permohonan Amien Rais cs terkait Uji Materi Perppu Corona Jokowi
    Nasional

    MK Tolak Permohonan Amien Rais cs terkait Uji Materi Perppu Corona Jokowi

    23 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Soal Omnibus Law, Fadli Zon Minta Kritik Diarahkan ke Jokowi Bukan DPR
    Nasional

    Soal Omnibus Law, Fadli Zon Minta Kritik Diarahkan ke Jokowi Bukan DPR

    24 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Peringati HUT Bhayangkara, Pesan Jokowi ke Polri: Keselamatan Rakyat adalah yang Utama
    Nasional

    Peringati HUT Bhayangkara, Pesan Jokowi ke Polri: Keselamatan Rakyat adalah yang Utama

    1 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Jurus Sovereign Wealth Fund Jokowi
    Nasional

    SWF: Jurus Sakti Terbaru Jokowi Kuatkan Ekonomi dan Sumber Dana Pembangunan

    26 Januari 2020
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tak Hanya Singapura, Ternyata UAS Pernah Ditolak di Beberapa Negara Lain
    Nasional

    Tak Hanya Singapura, Ternyata UAS Pernah Ditolak di Beberapa Negara Lain

  • TGUPP Bocorkan Penyebab Anies Tidak Hadir sebagai Saksi Pernikahan Putri Rizieq
    Nasional

    TGUPP Bocorkan Penyebab Anies Tidak Hadir sebagai Saksi Pernikahan Putri Rizieq

  • Minta Pendukung Menangkan Gibran 1 Putaran, Kaesang: Saya Mau Liburan Sama Istri
    Nasional

    Minta Pendukung Menangkan Gibran 1 Putaran, Kaesang: Saya Mau Liburan Sama Istri

  • Black Shark Hadirkan Ponsel Gaming Performa Tinggi
    Teknologi

    Black Shark Hadirkan Ponsel Gaming Performa Tinggi

  • Ledakan Bom di Kabul, Lima Orang Tewas
    Internasional

    Ledakan Bom di Kabul, Lima Orang Tewas

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.