TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Keputusan Anies Soal Adendum Pengelolaan Air di Ibu Kota Dipertanyakan

Keputusan Anies Soal Adendum Pengelolaan Air di Ibu Kota Dipertanyakan

By Johan Arif
12 April 2021
355
0
Keputusan Anies Soal Adendum Pengelolaan Air di Ibu Kota Dipertanyakan

TIKTAK.ID – Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta (KMMSAJ) menyoroti keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengenai adendum pengelolaan air di Ibu Kota. Perlu diketahui, adendum tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 891 Tahun 2020 tentang Persetujuan Adendum Perjanjian Kerja Sama antara Perusahaan Daerah Air Minum DKI Jakarta dengan Perseroan Terbatas Aetra Air Jakarta.

Menurut pengacara KMMSAJ, Nelson Nikodemus Simamora, pihaknya telah mengajukan permintaan informasi publik terkait Kepgub tersebut. Akan tetapi, ia mengatakan permintaan tersebut ditolak dengan alasan yang berubah-ubah.

“Dengan begitu, patut diduga Gubernur DKI Jakarta telah memperpanjang perjanjian kerja sama dengan swasta, menyangkut akses air bersih 10 juta warga Jakarta yang telah terbukti merugikan keuangan negara sebesar triliunan rupiah selama 25 tahun sejak 1997,” ujar Nelson kepada wartawan, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (11/4/21).

Kemudian Nelson menjelaskan, pada 15 Desember 2020, pihaknya sudah mengajukan permohonan informasi publik tentang isi adendum tersebut. Namun, ia menyebut permohonan itu ditolak melalui jawaban dari Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik DKI pada 8 Januari 2021. Mereka beralasan adendum masih dalam proses kajian oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas permintaan KPK.

Karena tidak puas dengan jawaban itu, maka KMMSAJ kembali mengajukan permintaan informasi publik. Permintaan itu pun kembali ditolak oleh Sekretaris Daerah DKI, namun dengan jawaban yang berbeda. Sekretaris Daerah DKI meyatakan adendum kerja sama itu tidak dikuasai oleh Pemprov DKI karena adendum itu adalah dokumen dengan mekanisme business to business antara PAM Jaya dan PT Aetra.

“Tanggapan keberatan informasi publik tersebut justru semakin menunjukkan bahwa Anies Baswedan menerbitkan KEPGUB abal-abal yang tidak memiliki dasar yang jelas,” tegas Nelson.

Selain itu, KMMSAJ menilai Kepgub yang diteken oleh Anies itu bertentangan dengan hukum, HAM, serta nalar publik berdasarkan sejumlah alasan. Antara lain, kertutupan informasi publik, akibat pihak Pemprov DKI tidak memberikan jawaban atas apa isi dari adendum tersebut.

Kepgub tersebut juga dianggap tidak mendasarkan pada bagian menimbang dan mengingat pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air ataupun Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 85/PUU-XI/2013 tanggal 18 Februari 2015.

TagsadendumAnies BaswedanGubernur DKIKoalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakartapengelolaan air

Related articles More from author

  • Dinilai Turun Level dari Capres Jadi Cagub, Anies Baswedan Buka Suara
    Nasional

    Dinilai Turun Level dari Capres Jadi Cagub, Anies Baswedan Buka Suara

    19 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • Anies Berharap Demokrat-NasDem-PKS Jadi Satu Poros Capai Ambang Batas
    Nasional

    Soal Nasib IKN Gagasan Jokowi Jika Dirinya Jadi Presiden, Anies: Lihat Rekam Jejak Saya di DKI

    17 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • DPRD DKI Pertanyakan Langkah Anies Lantik 3 Pejabat Meski Oktober Sudah Tak Jadi Gubernur
    Nasional

    DPRD DKI Pertanyakan Langkah Anies Lantik 3 Pejabat Meski Oktober Sudah Tak Jadi Gubernur

    5 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Reklamasi Ancol Ala Anies Baswedan Ternyata Belum Ada Kajian Amdal
    Nasional

    Reklamasi Ancol Ala Anies Baswedan Ternyata Belum Ada Kajian Amdal

    10 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • banjir underpass kemayoran
    Nasional

    Mantan Anak Buah Ahok yang Kini Kasetpres Jokowi, Kritik Anies Soal Penanganan Banjir Underpass Kemayoran

    27 Januari 2020
    By Johan Arif
  • Wagub DKI Ingatkan HMI MPO yang Demo Anies: Adik-adik Jangan Asal Bicara ya!
    Nasional

    Wagub DKI Ingatkan HMI MPO yang Demo Anies: Adik-adik Jangan Asal Bicara ya!

    9 April 2021
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • CEO Ducati: Marc Marquez adalah Bencana
    Olahraga

    CEO Ducati: Marc Marquez adalah Bencana

  • Perbedaan Sabun Cair vs Sabun Batang
    Tips & Tutorial

    3 Manfaat Sabun Mandi Cair Dibandingkan Sabun Batangan

  • Ganjar Beri Respons Usai Dirinya Disebut Direstui Megawati Maju Capres 2024
    Nasional

    Ganjar Bakal Hadiri Halal Bihalal Ribuan Relawan Jokowi di Senayan

  • Bintangi 'My Name', Han So Hee Latihan Fisik dan Tambah Berat Badan 10 Kilogram
    Selebriti

    Bintangi ‘My Name’, Han So Hee Latihan Fisik dan Tambah Berat Badan 10 Kilogram

  • Segini Kekayaan 7 Presiden RI, Ada yang Masuk Daftar Presiden Termiskin di Dunia?
    Nasional

    Segini Kekayaan 7 Presiden RI, Ada yang Masuk Daftar Presiden Termiskin di Dunia?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.