TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tak Ingin Presiden 3 Periode, PKS: Masih Banyak Stok Pemimpin yang Lebih Mampu Selain Jokowi

Tak Ingin Presiden 3 Periode, PKS: Masih Banyak Stok Pemimpin yang Lebih Mampu Selain Jokowi

By Joni Sitohang
19 Maret 2021
681
0
Tak Ingin Presiden 3 Periode, PKS: Masih Banyak Stok Pemimpin yang Lebih Mampu Selain Jokowi

TIKTAK.ID – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu mengungkapkan bahwa masih ada banyak tokoh di Indonesia yang memiliki kapabilitas dan mampu menjadi presiden selanjutnya. Ia menyampaikan hal itu untuk menyikapi isu amendemen UUD 1945 agar presiden bisa menjabat hingga tiga periode.

“PKS meyakini, negeri ini mempunyai banyak stok pemimpin dan tokoh yang memiliki kredibilitas, kapasitas, dan akseptabilitas untuk memimpin Indonesia ke depan,” ujar Syaikhu saat berpidato dalam penutupan Rakernas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/3/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Kemudian Syaikhu mengatakan pembatasan 2 periode dalam UUD 1945 bertujuan memastikan kaderisasi kepemimpinan nasional berjalan dengan baik. Ia menjelaskan, rakyat harus diberikan berbagai alternatif calon-calon presiden baru yang akan memimpin Indonesia ke depan.

Baca juga : Demi Hindari Polarisasi, Qodari Lempar Wacana Kontroversial Duet Jokowi-Prabowo 2024

Selain itu, Syaikhu menyebut pembatasan masa jabatan presiden juga untuk menghindari adanya penyelewengan kekuasaan, korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Lantas Syaikhu menyoroti kualitas demokrasi di Tanah Air, terkait isu masa jabatan presiden diperpanjang hingga tiga periode. Ia menegaskan demokrasi di Indonesia saat ini tengah mengalami kemunduran.

Menurutnya, setelah lebih dari dua dekade pascaReformasi, Indonesia juga gagal melakukan konsolidasi demokrasi.

Baca juga : Menkumham Akan Teliti Kelengkapan Berkas Demokrat Kubu Moeldoko

Lebih lanjut, Syaikhu menyebut belakangan ini publik ditunjukkan beberapa fenomena politik yang membuat demokrasi di Indonesia perlahan-lahan menuju jurang kehancuran.

“Wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi 3 periode bisa membuat demokrasi kita semakin mundur ke belakang,” tutur Syaikhu.

“Kebebasan sipil semakin menurun, indeks demokrasi terus merosot, penyalahgunaan kekuasaan, serta praktik korupsi akan semakin menjadi-jadi,” imbuh Syaikhu.

Baca juga : Di Tengah Heboh Kudeta Demokrat, Jokowi Ungkap Niatnya Lanjutkan Proyek Hambalang, Kebetulan?

Seperti diketahui, isu mengenai penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode berembus akibat pernyataan mantan Ketua MPR RI, Amien Rais. Tanpa menyebutkan sumber, Amien menuding Pemerintah saat ini sedang melakukan manuver untuk mengamankan semua lembaga negara. Dia mengklaim langkah tersebut ditempuh untuk menyukseskan rencana penambahan masa jabatan presiden.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan bahwa dirinya tidak berminat menjadi presiden selama tiga periode. Ia mengaku hanya ingin masa jabatannya berjalan selama dua periode, sesuai dengan amanat konstitusi UUD 1945.

TagsAhmad Syaikhuamien raisJokowiPKSPresiden Tiga Periode

Related articles More from author

  • Benarkah Jokowi Siapkan KIB untuk Usung Ganjar Pranowo di 2024?
    Nasional

    Survei: Jelang Pilpres Elektabilitas Ganjar Lebih Tinggi dari Jokowi

    11 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Sebut Aksi Jokowi Bagi-bagi Bansos 'Memalukan'
    Nasional

    Pengamat Sebut Aksi Jokowi Bagi-bagi Bansos ‘Memalukan’

    13 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Temui Jokowi di Istana Bogor, Gerindra Beri Penjelasan
    Nasional

    Prabowo Temui Jokowi di Istana Bogor, Gerindra Beri Penjelasan

    27 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • PKS Usulkan Nama Raffi Ahmad Jadi Capres 2024, Ketum PKB Ingin Duet dengan Terawan
    Nasional

    PKS Usulkan Nama Raffi Ahmad Jadi Capres 2024, Ketum PKB Ingin Duet dengan Terawan

    30 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Pastikan Tak Gelar Open House, Megawati Pilih Bertemu Jokowi beserta Menteri dan Ketum Parpol
    Nasional

    Pastikan Tak Gelar Open House, Megawati Pilih Bertemu Jokowi beserta Menteri dan Ketum Parpol

    20 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Demokrat Desak Jokowi Segera Pecat Moeldoko yang Dinilai Bikin Malu Istana dan Pemerintah
    Nasional

    Demokrat Desak Jokowi Segera Pecat Moeldoko yang Dinilai Bikin Malu Istana dan Pemerintah

    27 Juni 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Minta Menteri dan Pejabat Tak Asal Bicara
    Nasional

    Yasonna ‘Ngawur’ Soal Harun Masiku, Jokowi Minta Semua Menteri dan Pejabat Tak Asal Ngomong ke Publik

  • Ingin Wujudkan Pemerintahan Bersih, Prabowo: Yang Mau Bersama Saya Ayo, Yang Tak Mau Minggir
    Nasional

    Ingin Wujudkan Pemerintahan Bersih, Prabowo: Yang Mau Bersama Saya Ayo, Yang Tak Mau Minggir

  • Buya Syafi'i Maarif Ingatkan Pemerintah Sudi Ngaku Salah dan Setop Pelihara Buzzer yang Terus Panaskan Situasi
    Nasional

    Buya Syafi’i Maarif Ingatkan Pemerintah Sudi Ngaku Salah dan Setop Pelihara Buzzer yang Terus Panaskan Situasi

  • Kasus Bullying SMP Muhammadiyah
    Nasional

    Muhammadiyah Tak Terima Sekolahnya Bakal Ditutup Ganjar Pranowo Usai Kasus Bullying

  • Survei LSJ: Erick Thohir Paling Sesuai Dampingi Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Survei LSJ: Erick Thohir Paling Sesuai Dampingi Prabowo di Pilpres 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.