TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Raja Salman Ngamuk Usai AS dan Biden Terang-terangan Umumkan MBS ‘Dalang Pembunuhan’ Jamal Khashoggi

Raja Salman Ngamuk Usai AS dan Biden Terang-terangan Umumkan MBS ‘Dalang Pembunuhan’ Jamal Khashoggi

By Bagas F Sinaga
28 Februari 2021
598
0
Raja Salman Ngamuk Usai AS dan Biden Terang-terangan Umumkan MBS 'Dalang Pembunuhan' Jamal Khashoggi

TIKTAK.ID – Hubungan Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) berada di ujung tanduk. Kedua sekutu itu bersitegang atas laporan terbaru AS dan sanksi yang diberikan.

Pemerintah Arab Saudi yang dipimpin Raja Salman “mengamuk” lantaran laporan AS yang mendiskreditkan Putra Mahkota, Mohamed bin Salman (MBS). Pemerintahan Presiden Joe Biden secara resmi mengeluarkan laporan soal pembunuhan Jamal Khashoggi dan menyebut MBS sebagai “dalangnya”.

Khashoggi adalah jurnalis Saudi yang menjadi koresponden di Washington Post dan kerap mengkritik Kerajaan.

Laporan intelijen AS menyebut MBS patut disalahkan atas kematian jurnalis tersebut pada 2018. MBS dilaporkan menyetujui pembunuhan tersebut.

“Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sepenuhnya menolak penilaian negatif, salah dan tidak dapat diterima dalam laporan yang berkaitan dengan kepemimpinan Kerajaan,” tegas Kementerian Luar Negeri Saudi dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP, Jumat (27/2/21).

“(Saudi) mencatat bahwa laporan tersebut berisi informasi dan kesimpulan yang tidak akurat.”

Dalam laporan tersebut dikatakan bahwa Pangeran Mohamed bin Salman (MBS) menyetujui operasi Istanbul untuk menangkap atau membunuh Khashoggi.

Sejak 2017, Putra Mahkota memiliki kendali mutlak atas operasi Kerajaan sehingga sangat tak mungkin pejabat Saudi akan melakukan operasi tanpa seizinnya.

“Sangat disayangkan bahwa laporan ini, dengan kesimpulan yang tidak dapat dibenarkan dan tidak akurat, dikeluarkan sementara Kerajaan dengan jelas mengecam kejahatan keji ini, dan kepemimpinan Kerajaan mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa tragedi seperti itu tidak akan pernah terjadi lagi,” dalih Kementerian.

“Kerajaan menolak tindakan apa pun yang melanggar kepemimpinan, kedaulatan, dan kemandirian sistem peradilannya.”

Laporan itu menyebut, satu regu beranggotakan 15 orang pergi ke Istanbul dari Saudi pada Oktober. Mereka semua diyakini berpartisipasi pada pembunuhan meski tak jelas apakah tim tahu target yang dituju.

“Putra Mahkota memandang Khashoggi sebagai ancaman bagi Kerajaan dan secara luas mendukung penggunaan tindakan kekerasan jika perlu untuk membungkamnya”, tulis laporan intelijen AS tersebut.

Khashoggi, yang menulis kritik tentang Pangeran MBS di The Washington Post, dibujuk ke Konsulat Saudi di Istanbul untuk menyelesaikan dokumen pernikahan. Ia dilaporkan hilang oleh sang tunangan yang menunggunya di depan kantor diplomatik tersebut karena tak kunjung muncul berjam-jam.

Sementara itu, AS juga menjatuhkan sanksi ke unit elite Arab Saudi serta mantan pejabat intelijen atas peran mereka dalam pembunuhan Khashoggi.

Kementerian Keuangan AS memblokir aset dan mengkriminalisasikan transaksi terkait Pasukan Intervensi Cepat (RIF), yang dianggap bertanggung jawab ke Putra Mahkota MBS serta mantan pejabat intelijen Ahmed Al-Assiri.

Assiri adalah orang dalam MBS. Ia telah dibebaskan dalam persidangan tertutup di Arab Saudi soal kematian Khashoggi, yang dikritik tajam oleh kelompok-kelompok HAM Dunia.

“Mereka yang terlibat dalam pembunuhan menjijikkan terhadap Jamal Khashoggi harus dimintai pertanggungjawaban,” kata Menteri Keuangan Janet Yellen dalam sebuah pernyataan.

“AS bersatu dengan jurnalis dan pembangkang politik dalam menentang ancaman kekerasan dan intimidasi.”

Sementara Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken menyebut langkah AS bukan memecah-belah hubungan dengan Saudi tapi “menyesuaikan kembali”. Ia menyebut hubungan harus sesuai nilai-nilai AS.

“Saya pikir kita harus memahami juga bahwa ini lebih besar dari satu orang. Kalibrasi ulang ini sesuai dengan kebijakan yang dikejar Arab Saudi dan tindakan yang diambil,” kata Blinken ketika ditanya mengapa Pangeran MBS tidak dikenai sasaran sanksi meski sudah disebut sebagai dalang pembunuhan Khasshoggi.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniJamal KhashoggiJoe BidenMohammed bin SalmanRaja Salman

Related articles More from author

  • China Ajak Rusia Hadang Dominasi AS di Dunia Internasional
    Internasional

    China Ajak Rusia Hadang Dominasi AS di Dunia Internasional

    31 Desember 2021
    By Bagas F Sinaga
  • China Jawab Kritik Australia Soal Hubungan Baiknya dengan Rusia
    Internasional

    China Jawab Kritik Australia Soal Hubungan Baiknya dengan Rusia

    28 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Parlemen Aljazair Usulkan RUU Larang Promosikan Normalisasi dengan Israel
    Internasional

    Parlemen Aljazair Usulkan RUU Larang Promosikan Normalisasi dengan Israel

    2 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Ribuan Pelayat di Baghdad Kutuk 'Setan Besar' Amerika
    Internasional

    Ribuan Pelayat di Baghdad Kutuk ‘Setan Besar’ Amerika

    5 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Tak Pakai Masker di Tempat Umum, Presiden Brasil Kena Denda
    Internasional

    Tak Pakai Masker di Tempat Umum, Presiden Brasil Kena Denda

    13 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Bus Penumpang Meledak, Sembilan Orang Tewas di Afghanistan
    Internasional

    Bus Penumpang Meledak, Sembilan Orang Tewas di Afghanistan

    25 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Menimbang Peluang Prabowo vs Anies Bila Berhadapan di Pilpres 2024
    Nasional

    Wow! Hasil Survei Terbaru Prabowo Keok Lawan Anies Baswedan

  • Terkait Peluang Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Ketum Golkar: Tunggu MK
    Nasional

    Terkait Peluang Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Ketum Golkar: Tunggu MK

  • Pemuda Inggris Bangun dari Koma Tanpa Tahu Dunia Sedang Dihantui Virus Corona
    Internasional

    Pemuda Inggris Bangun dari Koma Tanpa Tahu Dunia Sedang Dihantui Virus Corona

  • Haji Lulung Tunjukkan Bukti Kerja Anies Urus Banjir Lebih Baik Ketimbang Ahok
    Nasional

    Haji Lulung Tunjukkan Bukti Kerja Anies Urus Banjir Lebih Baik Ketimbang Ahok

  • Respons Jokowi Soal Hadiah Gelar 'King of Lip Service' dari BEM UI
    Nasional

    Jokowi Ungkap Alasan Bangun IKN, Agar Ekonomi Tak Jawa Sentris tapi Indonesia Sentris

Artikel Terbaru

  • Rano Karno: Guruh Soekarnoputra Mencintai Indonesia dengan Cara Indah 26 September 2026
  • Apa Itu Jaringan 5G di HP dan Apa Bedanya dengan 4G 26 September 2026
  • Mary Jane Menghirup Udara Bebas Usai Dapat Grasi 26 September 2026
  • PSI Soal Wacana Pemisahan Pileg-Pilpres: Inkonsistensi Pembuat UU 26 September 2026
  • 8 Cara Mengatasi HP Vivo Lemot dengan Mudah (Update 2026) 26 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (55)
  • Keuangan (9)
  • Kuliner (1,057)
  • Nasional (7,936)
  • Olahraga (1,132)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,214)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.