TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Buya Syafi’i Maarif Ingatkan Pemerintah Sudi Ngaku Salah dan Setop Pelihara Buzzer yang Terus Panaskan Situasi

Buya Syafi’i Maarif Ingatkan Pemerintah Sudi Ngaku Salah dan Setop Pelihara Buzzer yang Terus Panaskan Situasi

By Joni Sitohang
10 Februari 2021
508
0
Buya Syafi'i Maarif Ingatkan Pemerintah Sudi Ngaku Salah dan Setop Pelihara Buzzer yang Terus Panaskan Situasi

TIKTAK.ID – Cendekiawan senior, Ahmad Syafi’i Maarif meminta Pemerintah tidak menggunakan Buzzer untuk menyikapi lawan politiknya. Syafi’i Maarif menyarankan Pemerintah dan oposisi sebaiknya membangun budaya politik yang lebih arif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dalam situasi yang sangat berat ini antara Pemerintah dan pihak sebelah semestinya mampu membangun budaya politik yang lebih arif, saling berbagi, sekalipun sikap kritikal tetap dipelihara. Tidak perlu main ‘Buzzer-buzzeran’ yang bisa menambah panasnya situasi,” kata Buya Syafi’i Maarif kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/2/21)

Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam satu kesempatan mengajak masyarakat aktif menyampaikan masukan dan kritik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca juga : Pengamat Soal Isu Kudeta Demokrat: Playing Victim, Sok Dizalimi

Ahmad Syafii Maarif merespons baik langkah Pemerintah yang tetap memberi ruang bagi lawan politiknya untuk menyampaikan kritik. Namun, Buya menegaskan untuk memelihara budaya kritis tidak perlu ada Buzzer.

“Pihak Pemerintah sebagai pengendali kekuasaan juga harus terus terang, jika memang telah melakukan kekeliruan dalam bidang apa pun,” ujarnya.

Sebelumnya, senada dengan Buya Syafi’i, YLBHI juga mengeluhkan soal adanya Buzzer dalam setiap kritik yang dilakukan terhadap Pemerintah. Meskipun kerap dibantah, Buzzer bukan dari pihak Pemerintah. YLBHI mengatakan, sulit untuk menepis Buzzer tidak ada relasi dengan Pemerintah. Apalagi setelah adanya pengakuan terbuka dari para buzzer itu sendiri.

Baca juga : Anies Hapus Program Normalisasi Sungai DKI Cetusan Jokowi

“Kan Pemerintah selalu bilang (Buzzer -red) itu bukan dari mereka.Tapi kalau kita lihat sulit untuk menepis tidak adanya relasi (dengan Pemerintah -red), baik itu relasi dari mereka yang mendukung Pak Jokowi ketika mencalonkan diri atau dari yang lain-lain,” ujar Asfin.

Asfin lebih lanjut mengkritisi soal keberadaan Buzzer yang kebal dari jerat Undang-Undang ITE dalam menyatakan pendapat. Berbeda dengan oposisi atau siapa pun yang melakukan kritik kepada Pemerintah di media sosial.

“Salah satu indikasi bahwa ada diskriminasi penegakan hukum kalau yang melakukan kesalahan adalah oposisi atau orang yang kritis meskipun sudah di-take down postingannya, minta maaf tetap dikriminalisasi, tetap dikriminalkan. Akan tetapi kalau sebaliknya influencer yang sering membantu narasi-narasi Pemerintah, dia seperti kebal hukum,” tegas Asfin.

TagsAhmad Syafii MaarifJokowiYLBHI

Related articles More from author

  • Hasil Tes Swab Positif Corona, Ketua KPU 'Ditolak' Ikuti Rapat Tatap Muka Bersama Jokowi di Istana
    Nasional

    Hasil Tes Swab Positif Corona, Ketua KPU ‘Ditolak’ Ikuti Rapat Tatap Muka Bersama Jokowi di Istana

    18 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Ngaku Bahas Politik Saat Temui Jokowi di Istana
    Nasional

    Ganjar Ngaku Bahas Politik Saat Temui Jokowi di Istana

    15 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Siapakah 'Menteri Elitis' yang Disentil Muhammadiyah?
    Nasional

    Siapakah ‘Menteri Elitis’ yang Disentil Muhammadiyah?

    9 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Dilaporkan ke Polisi Soal Kerumunan Langgar Protokol Kesehatan Saat Kunjungan ke NTT
    Nasional

    Jokowi Dilaporkan ke Polisi Soal Kerumunan Langgar Protokol Kesehatan Saat Kunjungan ke NTT

    26 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Kubu AMIN Ingatkan Jokowi usai Temui Elite Parpol Pengusung Prabowo-Gibran
    Nasional

    Kubu AMIN Ingatkan Jokowi usai Temui Elite Parpol Pengusung Prabowo-Gibran

    12 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Tanggapi Kaesang Gabung PSI: Semua Punya Hak Berdemokrasi, Jadi Silakan
    Nasional

    Ganjar Tanggapi Kaesang Gabung PSI: Semua Punya Hak Berdemokrasi, Jadi Silakan

    27 September 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Benarkah Stres Dapat Turunkan atau Justru Naikkan Berat Badan?
    Tips & Tutorial

    Benarkah Stres Dapat Turunkan atau Justru Naikkan Berat Badan?

  • Kenali Penyebab Badan Cepat Lelah dan Gampang Ngantuk
    Tips & Tutorial

    Kenali Penyebab Badan Cepat Lelah dan Gampang Ngantuk

  • Sabyan Gandeng Hanin Dhiya Rilis Lagu 'Fatimah Az Zahra'
    Selebriti

    Sabyan Gandeng Hanin Dhiya Rilis Lagu ‘Fatimah Az Zahra’

  • Bela Jokowi Soal 'Kerumunan Langgar Protokol Kesehatan', Dokter Tirta: Penerapan Sanksi Tak Relevan
    Nasional

    Bela Jokowi Soal ‘Kerumunan Langgar Protokol Kesehatan’, Dokter Tirta: Penerapan Sanksi Tak Relevan

  • Gejala Khas dan Pertolongan Pertama pada Penderita Serangan Jantung
    Tips & Tutorial

    Gejala Khas dan Pertolongan Pertama pada Penderita Serangan Jantung

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.