TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Anies Hapus Program Normalisasi Sungai DKI Cetusan Jokowi

Anies Hapus Program Normalisasi Sungai DKI Cetusan Jokowi

By Joni Sitohang
10 Februari 2021
796
0
Anies Hapus Program Normalisasi Sungai DKI Cetusan Jokowi

TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan diketahui telah menghapus program normalisasi sungai dalam draf perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Salah satu alasan Anies memilih naturalisasi ketimbang normalisasi karena ia menentang syarat normalisasi yang menggusur rumah warga di bantaran sungai.

Sebelumnya, normalisasi tercantum di dalam RPJMD sebagai salah satu program pengendali banjir. Kemudian pada draf perubahan RPJMD di halaman IX-105, program tersebut dihapus dan diganti dengan program naturalisasi sungai.

“Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi dampak daya rusak air yakni melalui pembangunan dan revitalisasi prasarana sumber daya air dengan konsep naturalisasi”, begitu bunyi draft perubahan RPJMD 2017-2022, Selasa (9/2/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Polri dan KPK Sepakat Perkuat SDM Hingga Joint Investigasi

Draf itu menyebut naturalisasi adalah cara mengelola prasarana sumber daya air melalui konsep pengembangan ruang terbuka hijau. Cara tersebut pun memperhatikan kapasitas penampungan, fungsi pengendalian banjir, dan konservasi.

Istilah normalisasi sungai
Untuk diketahui, upaya normalisasi sungai-sungai di Jakarta sempat masuk dalam program Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) yang sudah dicanangkan sejak era gubernur DKI Sutiyoso. JEDI sendiri diinisiasi pascabanjir besar yang melanda Jakarta pada 2007. JEDI memiliki tujuan merehabilitasi kondisi sungai di Jakarta yang menjadi pengendali banjir, di antaranya normalisasi serta pengerukan 13 sungai yang melintasi Jakarta.

Setelah itu, normalisasi sungai di DKI dieksekusi di era Jokowi-Ahok. Mereka menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi, dan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah 2030.

Baca juga : Lempar Sindiran Halus di Hadapan Jokowi, Anies Sebut DKI Tak Lagi Jadi 10 Kota Termacet Dunia

Normalisasi itu dilakukan dengan cara mengeruk sungai untuk memperlebar dan memperdalam, pemasangan sheetpile atau batu kali untuk pengerasan dinding sungai, pembangunan sodetan, hingga pembangunan tanggul.

Kemudian Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) memulai proyek tersebut sejak 2013 dengan target normalisasi 33 kilometer. Akan tetapi, normalisasi terhenti ketika masih tercapai 16 kilometer pada 2018.

Hal itu akibat Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Anies enggan melakukan pembebasan lahan guna normalisasi. Sejak kampanye Pilgub DKI 2017, Anies memang lebih sering mengenalkan pendekatan naturalisasi ketimbang normalisasi dalam mengatasi banjir, karena dengan begitu Pemprov DKI tidak perlu menggusur permukiman warga seperti di era Jokowi-Ahok.

TagsAniesGubernur DKI JakartaJokowiPemprov DKI JakartaPilgub DKI

Related articles More from author

  • Gerindra Siap Deklarasi Prabowo Capres dalam Waktu Dekat
    Nasional

    Diminta Jadi Cawapres Dampingi Anies, Gerindra: Kenapa Enggak Gabung ke Kami

    8 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Ini 13 Poin Pakta Integritas Ijtima Ulama yang Diteken AMIN
    Nasional

    Ini 13 Poin Pakta Integritas Ijtima Ulama yang Diteken AMIN

    17 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Anies Ganti Istilah RSUD Jadi Rumah Sehat, Ketua DPRD DKI: Setop Kebijakan Ngawur!
    Nasional

    Anies Ganti Istilah RSUD Jadi Rumah Sehat, Ketua DPRD DKI: Setop Kebijakan Ngawur!

    5 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Kalahkan UAS dan Prabowo, Najwa Shihab Ungguli Susi Pudjiastuti dan Sri Mulyani
    Nasional

    Jokowi Kalahkan UAS dan Prabowo, Najwa Shihab Ungguli Susi Pudjiastuti dan Sri Mulyani

    13 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Sarankan Menteri yang Nyapres Ajukan Cuti Jika Waktu Kampanye Kurang
    Nasional

    Jokowi Sarankan Menteri yang Nyapres Ajukan Cuti Jika Waktu Kampanye Kurang

    18 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Dilaporkan ke Polisi Soal Kerumunan Langgar Protokol Kesehatan Saat Kunjungan ke NTT
    Nasional

    Jokowi Dilaporkan ke Polisi Soal Kerumunan Langgar Protokol Kesehatan Saat Kunjungan ke NTT

    26 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ronaldo Dituding Curi Gol Alvaro Morata
    Olahraga

    Ronaldo Dituding Curi Gol Alvaro Morata

  • Menteri BUMN Rombak Komisaris Pertamina, Bagaimana Nasib Ahok?
    Nasional

    Menteri BUMN Rombak Komisaris Pertamina, Bagaimana Nasib Ahok?

  • Ruben Onsu Buat Program Secret Story, Menguak Kisah Misteri
    Selebriti

    Ruben Onsu Buat Program Secret Story, Menguak Kisah Misteri

  • Hasto Bilang Ada Partai Turun Pamor Lalu Munculkan Kader Partai Lain, Sindir Siapa?
    Nasional

    Hasto Bilang Ada Partai Turun Pamor Lalu Munculkan Kader Partai Lain, Sindir Siapa?

  • Oposisi Bahrain Tolak Keputusan Rezim Berkawan dengan Israel
    Internasional

    Oposisi Bahrain Tolak Keputusan Rezim Berkawan dengan Israel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.