TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Mahasiswi UI Kembangkan Geevv, Mesin Pencari Serupa Google

Mahasiswi UI Kembangkan Geevv, Mesin Pencari Serupa Google

By Alfan Mahardika
30 Januari 2021
470
0
Mahasiswi UI Kembangkan Geevv, Mesin Pencari Serupa Google

TIKTAK.ID – Seorang mahasiswi yang berkuliah di Universitas Indonesia (UI) bernama Azka Silmi diketahui tengah mengembangkan teknologi mesin pencari yang serupa Google, yaitu Geevv.com. Usai mengikuti beberapa seminar startup, Azka pun melihat potensi yang sangat besar dari teknologi bernama mesin pencari.

“Kegiatan browsing sudah menjadi keseharian, bahkan bisa dibilang merupakan bagian dari gaya hidup, terlebih di Indonesia sendiri,” ujar Azka, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Kemudian Azka menggandeng seorang rekan dan melahirkan sebuah gagasan untuk menciptakan mesin pencari bernama Geevv pada Agustus 2016. Sebulan setelahnya, tepatnya pada 26 September, Geevv beroperasi untuk pertama kalinya.

Geevv sendiri mempunyai cara kerja yang tidak jauh berbeda seperti yang orang lihat dari Google. Bedanya, Geevv merupakan social search engine yang bisa menghasilkan kegiatan donasi di sela-sela kehidupan masyarakat. Artinya, operasional Geevv memiliki keuntungan yang akan disalurkan ke sejumlah program sosial seputar kesehatan, pendidikan, dan kemiskinan.

Contohnya, dalam setiap satu pencarian yang dilakukan melalui situs Geevv.com, maka pengguna dapat menghasilkan Rp10 pada saldo donasi mereka. Angka itu akan terus berlipat seiring jumlah pencarian yang dibuat, sehingga berlipat pula donasi yang dihasilkan.

Pengguna dapat melihat uang donasi yang dihasilkan pada pojok kanan atas situs pencarian. Uang donasi itu berasal dari pendapatan iklan yang masuk. Usai mengambil 20 persen untuk profit perusahaan, maka 80 persen dari sisa pendapatan ditujukan untuk donasi.

“Cara penghitungannya yakni jumlah rata-rata iklan yang muncul dibagi banyaknya hasil pencarian,” jelas Azka.

Ia mengaku meski porsi keuntungan yang dialokasikan untuk donasi sangat besar, namun Geevv sebagai entitas bisnis, juga mengincar profit. Ia pun tidak menampik tujuan dari mendirikan mesin pencari itu untuk mendulang keuntungan.

“Jumlah donasi yang tersalurkan itu dikurangi dari biaya operasional dan lainnya, jadi kita sebenarnya sudah profit kok,” terangnya.

Saat ini, Azka menyebut sedang mengembangkan upaya monetisasi dan menambah trafik pengguna di mesin pencari ciptaannya. Dengan begitu, kata Azka, Geevv akan mendapatkan penghasilan tambahan tanpa mengutak-atik sistem donasi yang sudah berjalan.

Geevv sendiri kini mendapatkan sokongan dana dari perusahaan family office investment asal Indonesia yang bernama RnB Fund.

TagsAzka SilmiGeevvgooglemesin pencariUIUniversitas Indonesia

Related articles More from author

  • Kreator Bisa Unggah Video YouTube Shorts Hingga 3 Menit
    Teknologi

    Kreator Bisa Unggah Video YouTube Shorts Hingga 3 Menit

    19 Januari 2025
    By Adam Humain
  • Pasca 2020, Layanan Cloud Print Bakal 'Dibunuh' Google
    Teknologi

    Pasca 2020, Layanan Cloud Print Bakal ‘Dibunuh’ Google

    25 November 2019
    By Alfan Mahardika
  • TIKTAK.ID - Polisi Eropa Tutup Server Kelompok ISIS
    Internasional

    Polisi Eropa Tutup Server Kelompok ISIS

    26 November 2019
    By William Putra Wijaya
  • Kominfo Bakal Tutup FB, Google dan TikTok Bila Sebar Hoaks Pemilu
    Nasional

    Kominfo Bakal Tutup FB, Google dan TikTok Bila Sebar Hoaks Pemilu

    21 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Google Ubah Produk Pixel dan Nest dari Botol Plastik
    Teknologi

    Google Ubah Produk Pixel dan Nest dari Botol Plastik

    31 Oktober 2020
    By Alfan Mahardika
  • Bawaslu: Jangan Ada Atribut Partai di Debat Capres BEM UI
    Nasional

    Bawaslu: Jangan Ada Atribut Partai di Debat Capres BEM UI

    26 Agustus 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kisah Perjuangan Sule Sebelum Sukses: Jualan Permen Karet hingga Jadi Pengamen
    Selebriti

    Kisah Perjuangan Sule Sebelum Sukses: Jualan Permen Karet hingga Jadi Pengamen

  • Jerman Skors 10 Polisi yang Tergabung di Grup Percakapan Kelompok Neo-Nazi
    Internasional

    Jerman Skors 10 Polisi yang Tergabung di Grup Percakapan Kelompok Neo-Nazi

  • TGUPP Buka Suara, Bantah Isu Pembagian Kaus 'Anies Baswedan Presiden' ke Pemudik Gratis
    Nasional

    TGUPP Buka Suara, Bantah Isu Pembagian Kaus ‘Anies Baswedan Presiden’ ke Pemudik Gratis

  • Pemerintah Dituntut Transparan dan Buka Data Influencer yang Bantu Pencitraan
    Nasional

    Pemerintah Dituntut Transparan dan Buka Data Influencer yang Bantu Pencitraan

  • Mahfud MD: Agama itu Urusan Pribadi, Urusan Berbangsa dan Bernegara Selesaikan dengan Pancasila
    Nasional

    Mahfud MD: Agama itu Urusan Pribadi, Urusan Berbangsa dan Bernegara Selesaikan dengan Pancasila

Artikel Terbaru

  • Router WiFi 6 vs WiFi 5: Mana yang Lebih Layak untuk Rumah? 5 November 2026
  • Hepatitis A: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini 5 November 2026
  • Zulhas Buka 3 Strategi Pemerintah Genjot Swasembada-Tekan Impor Pangan 5 November 2026
  • Cara Membuat Stiker WhatsApp dari Foto di HP dengan Mudah 5 November 2026
  • Demokrat Dukung Pertemuan Pimpinan Parpol, Ini Alasannya Soal Penyadapan Prabowo 5 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,044)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,313)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.