TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Anggota Partai Republik AS yang Dukung Pemakzulan Trump Dapat Ancaman Kekerasan

Anggota Partai Republik AS yang Dukung Pemakzulan Trump Dapat Ancaman Kekerasan

By William Putra Wijaya
16 Januari 2021
522
0
Anggota Partai Republik AS yang Dukung Pemakzulan Trump Dapat Ancaman Kekerasan

TIKTAK.ID – Anggota Kongres Partai Republik AS terpecah setelah 10 anggotanya membelot dari keputusan Partai dan mendukung Partai Demokrat untuk mendakwa Presiden Donald Trump pada sidang Kongres terkait pemakzulan pada Rabu (13/1/21).

Dilansir BBC, salah satu anggota Kongres Liz Cheney, anggota DPR Republik peringkat ketiga, menghadapi desakan dan seruan untuk mundur dari posisi kepemimpinan partainya setelah pemungutan suara kemarin dia mendukung pemakzulan terhadap Trump.

Anggota parlemen yang memilih untuk memakzulkan Trump mengatakan bahwa mereka telah menerima ancaman kekerasan, dan keamanan terhadap diri mereka telah ditingkatkan.

Semua terjadi ketika Trump bersiap untuk lengser dari jabatannya dan menghadapi persidangan di Senat.

Cheney yang ayahnya adalah wakil presiden dari Partai Republik George W Bush, segera menghadapi seruan untuk mengundurkan diri setelah pada pemungutan suara dia memilih untuk mendakwa Trump karena menghasut pemberontakan terhadap Pemerintah AS.

“Saya tidak akan ke mana-mana. Ini adalah suara hati nurani,” kata Cheney, setelah pendukung konservatif Trump di Kongres meminta dia untuk mundur.

“Itu salah satu di mana ada pandangan berbeda dalam konferensi kami. Tetapi bangsa kami menghadapi hal yang belum pernah terjadi sebelumnya, sejak Perang Saudara, krisis konstitusional,” katanya kepada wartawan pada Rabu lalu, ketika Trump dimakzulkan untuk kedua kalinya dan mengukir sejarah tersendiri bagi Amerika.

Seorang anggota Partai Republik lainnya mengatakan dia dan beberapa rekannya telah membeli pelindung tubuh dan telah dipaksa untuk mengubah rutinitas normal mereka setelah menerima ancaman kekerasan.

“Sangat menyedihkan bahwa kami harus sampai pada titik itu, tetapi Anda tahu kekhawatiran kami adalah bahwa seseorang mungkin mencoba membunuh kami,” kata Peter Meijer dari Partai Republik Michigan kepada MSNBC, Kamis kemarin.

“Kami tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Kami tidak mengharapkan Capitol dikuasai untuk pertama kalinya dalam 200 tahun,” katanya.

“Dan jadi dalam lingkungan yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan tingkat ketakutan yang belum pernah terjadi sebelumnya, perpecahan dan kebencian, kita harus memperhitungkan segala skenario.”

Pada sidang Rabu kemarin, Dewan Perwakilan Rakyat AS memilih dengan 232 suara dibandingkan 197, untuk mendakwa Trump karena diduga menghasut para perusuh yang menyerbu Capitol pada pekan lalu.

FBI telah memperingatkan kemungkinan protes bersenjata yang telah direncanakan di Washington DC dan 50 Ibu Kota Negara Bagian di AS menjelang pelantikan Presiden terpilih dari Partai Demokrat, Joe Biden pada Rabu, 20 Januari nanti.

TagsAmerika SerikatAncaman KekerasanBerita Dunia Hari IniDonald TrumpLiz CheneyPartai Republik ASPemakzulanPemakzulan TrumpPresiden AS

Related articles More from author

  • Peringati Pembunuhan Jenderal Soleimani dan Abu Mahdi di Bandara Baghdad, Ribuan Orang Tuntut Tentara AS Diusir dari Irak
    Internasional

    Peringati Pembunuhan Jenderal Soleimani dan Abu Mahdi di Bandara Baghdad, Ribuan Orang Tuntut Tentara AS Diusir dari Irak

    3 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Sebuah Dokumen Ungkap CIA Siksa Tahanan sebagai Bahan Latihan
    Internasional

    Sebuah Dokumen Ungkap CIA Siksa Tahanan sebagai Bahan Latihan

    16 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Khaled Drareni
    Internasional

    Aljazair Tangkap Jurnalis Senior Dicap Anti Pemerintah

    30 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Taliban Deklarasikan Gencatan Senjata Tiga Hari Selama Iduladha
    Internasional

    Taliban Deklarasikan Gencatan Senjata Tiga Hari Selama Iduladha

    2 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Biden Bakal Salahkan Trump Soal Aksi Kerusuhan di Parlemen AS Tahun Lalu
    Internasional

    Biden Bakal Salahkan Trump Soal Aksi Kerusuhan di Parlemen AS Tahun Lalu

    12 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Amerika Serikat Tak Terima Iran Terbebas dari Embargo Senjata PBB
    Internasional

    Amerika Serikat Tak Terima Iran Terbebas dari Embargo Senjata PBB

    19 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Lintasi Samudera Atlantik Tanpa Gangguan, Kapal Tanker Iran Kembali Berlabuh di Venezuela
    Internasional

    Lintasi Samudera Atlantik Tanpa Gangguan, Kapal Tanker Iran Kembali Berlabuh di Venezuela

  • Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres
    Nasional

    Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres

  • أل قدس سولانا و ناس رولانا
    Nasional

    Pengamat: Cawapres Prabowo Harus Tepat Agar Tidak Kalah Lagi

  • Frustrasi pada Tabiat Bandel Pasukannya, Jepang Putuskan Lockdown Pangkalan Militer Amerika Serikat di Okinawa
    Internasional

    Frustrasi pada Tabiat Bandel Pasukannya, Jepang Putuskan Lockdown Pangkalan Militer Amerika Serikat di Okinawa

  • TIKTAK.ID - Jerman Gagalkan Rencana Teror Kelompok Sayap Kanan ke Masjid-Masjid
    Internasional

    Jerman Gagalkan Rencana Teror Kelompok Sayap Kanan ke Masjid-Masjid

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.