TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Twitter Tutup 70.000 Akun Pendukung Konspirasi QAnon

Twitter Tutup 70.000 Akun Pendukung Konspirasi QAnon

By William Putra Wijaya
13 Januari 2021
447
0
Twitter Tutup 70.000 Akun Pendukung Konspirasi QAnon

TIKTAK.ID – Twitter menutup lebih dari 70.000 akun sejak Jumat lalu, terutama akun yang membagikan konten QAnon setelah terjadinya kekerasan pekan lalu di Washington saat pendukung Presiden Donald Trump menyerbu gedung Capitol AS.

QAnon merupakan teori konspirasi yang dibuat oleh kelompok sayap kanan jauh. Pendukung QAnon telah menciptakan teori konspirasi tanpa dasar di media sosial bahwa Trump diam-diam memerangi komplotan rahasia pemangsa seks anak atau pedofil, di antaranya adalah tokoh-tokoh Demokrat terkemuka, tokoh-tokoh di Hollywood, dan sekutu di “negara bagian”, tulis Aljazeera, Selasa (12/1/21).

“Mengingat peristiwa kekerasan di Washington DC, dan peningkatan risiko bahaya, kami mulai secara permanen menutup ribuan akun yang terutama didedikasikan untuk berbagi konten QAnon pada Jumat sore”, tulis Twitter dalam sebuah blog pada Senin malam.

“Akun ini terlibat dalam berbagi konten berbahaya yang tidak terkait QA dalam skala besar dan terutama didedikasikan untuk penyebaran teori konspirasi di seluruh layanan.”

Twitter mengatakan pada hari Jumat akan menutup akun secara permanen jika mendukung konten QAnon, melarang menyebarnya teori konspirasi dari kelompok sayap kanan.

Penyerbuan gedung Capitol minggu lalu oleh pendukung Trump dilakukan untuk menunda sertifikasi kemenangan Biden pada pemiliihan 3 November lalu.

Anggota parlemen terpaksa mengungsi, karena gedung itu dikuasai oleh pendukung Trump yang membuat pasukan keamanan kewalahan.

Lima orang tewas dalam kekerasan itu termasuk seorang petugas Kepolisian Capitol yang dipukuli saat dia mencoba menghalau kerumunan.

Pada hari Senin kemarin, pendukung Trump berencana menggelar demonstrasi di luar markas besar Twitter San Francisco karena platform media sosial itu telah menutup akun Donald Trump, namun rencana itu gagal, karena yang datang hanya segelintir pendukung Presiden AS yang kalah tersebut.

Pesan yang diposting akhir pekan ini di forum sayap kanan populer TheDonald.win, meminta para aktivis pro-Trump untuk berkumpul di luar kantor raksasa teknologi itu, yang sebagian besar kosong karena staf mereka bekerja dari rumah akibat pandemi.

Seorang pengguna bahkan mendesak peserta untuk membawa zip-tie ke “mereka yang melakukan kekerasan”, lapor San Francisco Chronicle.

Polisi mengerahkan puluhan petugas dan membangun penghalang keamanan, tetapi hanya beberapa pengunjuk rasa dan kontra-pengunjuk rasa yang datang.

“Saya tidak suka disensor. Dan saya merasa suara-suara konservatif sedang disensor,” kata seorang pengunjuk rasa kepada stasiun televisi lokal Fox KTVU.

Kenneth Lundgreen, 71, mengatakan kepada Chronicle dia ingin “bertindak sebagai penyeimbang” jika kerumunan seperti yang menyerbu US Capitol di Washington DC minggu lalu datang lagi.

Tak lama setelah kerusuhan itu, Twitter memberlakukan larangan permanen pada akun Trump -yang memiliki 88 juta pengikut. Penutupan itu dipicu oleh berbagai pelanggaran aturan dan risiko “hasutan kekerasan lebih lanjut”.

Trump menuduh perusahaan tersebut berkonspirasi dengan “Radikal Kiri”, sementara beberapa pemimpin internasional termasuk Kanselir Jerman, Angela Merkel menyebut larangan itu “bermasalah.”

Platform lain termasuk Facebook dan Snapchat juga telah menutup akun Trump.

Sementara itu, Partai Demokrat AS telah meluncurkan proses pemakzulan terhadap Trump untuk kedua kalinya dengan tuduhan “hasutan pemberontakan” atas serangan di Capitol, yang menyebabkan lima orang tewas.

TagsAkun TwitterKonspirasiPenutupan AkunQAnontwitter

Related articles More from author

  • Instagram Segera Luncurkan Pesaing Twitter
    Teknologi

    Instagram Segera Luncurkan Pesaing Twitter

    25 Mei 2023
    By Alfan Mahardika
  • Elon Musk Ungkap 3 Rencana Besar untuk Twitter
    Teknologi

    Elon Musk Ungkap 3 Rencana Besar untuk Twitter

    14 April 2022
    By Alfan Mahardika
  • Danny Gonazlez
    Internasional

    Mantan Agen FBI Sebut Saudi Terlibat Konspirasi Serangan Teror 9/11

    7 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Pangeran Arab Saudi Tolak Tawaran US$41 Miliar dari Elon Musk untuk Saham Twitter
    Internasional

    Pangeran Arab Saudi Tolak Tawaran US$41 Miliar dari Elon Musk untuk Saham Twitter

    21 April 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Mastodon, Media Sosial Mirip Twitter
    Teknologi

    Mastodon, Media Sosial Mirip Twitter

    27 November 2022
    By Alfan Mahardika
  • Elon Musk Jadi Pemilik Saham Eksternal Terbesar Twitter
    Teknologi

    Elon Musk Berencana Bikin Centang Emas dan Abu-abu di Twitter

    30 November 2022
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Soal Black Campaign Sudutkan Prabowo, Gerindra: Isu HAM Him Hum Hem Hom Selalu Muncul Jelang Pilpres
    Nasional

    Soal Black Campaign Sudutkan Prabowo, Gerindra: Isu HAM Him Hum Hem Hom Selalu Muncul Jelang Pilpres

  • Noe Letto Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan NasionalNoe Letto Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
    Nasional

    Noe Letto Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

  • Survei Lanskap: Elektabilitas Prabowo-Gibran Tertinggi di Pulau Jawa
    Nasional

    Survei Lanskap: Elektabilitas Prabowo-Gibran Tertinggi di Pulau Jawa

  • Kenali Fitur Breakout Room, Ruang Meeting Tambahan di Zoom
    Teknologi

    Kenali Fitur Breakout Room, Ruang Meeting Tambahan di Zoom

  • Instagram Uji Coba Fitur Templates, Permudah Bikin Video Reels
    Teknologi

    Instagram Uji Coba Fitur Templates, Permudah Bikin Video Reels

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.