TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pompeo Sebut China dan Korea Utara ‘Ancaman Terbesar Keamanan Siber’ AS

Pompeo Sebut China dan Korea Utara ‘Ancaman Terbesar Keamanan Siber’ AS

By William Putra Wijaya
18 Desember 2020
556
0
Pompeo Sebut China dan Korea Utara 'Ancaman Terbesar Keamanan Siber' AS

TIKTAK.ID – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo mengatakan bukan Rusia, namun China dan Korea Utara yang telah mengancam keamanan siber terbesar bagi AS pada Senin (14/12/20) kemarin. Yaitu ketika SolarWinds diretas –yang dituduhkan kepada Moskow sebagai pelakunya– mengakibatkan kehebohan di Departemen Luar Negeri dan agen federal lainnya.

Pada akhir pekan kemarin dikonfirmasi bahwa peretas telah mengintip komunikasi internal di Departemen Keuangan dan Perdagangan selama berbulan-bulan. Hal itu bisa dilakukan setelah peretas memperoleh akses melalui pembaruan perangkat lunak dari perusahaan SolarWinds yang berbasis di Texas.

SolarWinds memasok layanan ke sejumlah besar Badan dan Instansi Pemerintah —meskipun pada Senin kemarin mereka menolak memberikan rincian lebih lanjut kepada Newsweek— dan para peretas sepertinya juga telah menyusup ke beberapa orang lain dan memperoleh akses ke sejumlah komunikasi dan informasi internal yang belum diketahui.

Di antara lembaga Pemerintah yang menjadi korban peretasan itu adalah Departemen Luar Negeri. Namun dalam wawancara radio dengan Breitbart News pada Senin itu, Pompeo mengatakan bahwa Pyongyang dan Beijing lah yang menimbulkan kekhawatiran pada keamanan siber terbesar bagi AS, bahkan ketika signifikansi besar dari peretasan SolarWinds mulai mengkristal.

“Ini adalah pertempuran yang berkelanjutan, perjuangan berkelanjutan untuk menjaga keamanan sistem kami,” kata Pompeo tentang tanggapan Amerika terhadap gangguan keamanan siber oleh negara asing dan lainnya.

“Saya tidak bisa berkata banyak selain itu adalah upaya yang konsisten dari Rusia untuk mencoba masuk ke server Amerika, tidak hanya instansi Pemerintah tetapi juga bisnis,” tambahnya. “Kami melihat kali ini lebih kuat lagi yaitu dari Partai Komunis China, dari Korea Utara juga.”

“Saya sangat yakin Pemerintah Amerika Serikat akan menjaga informasi rahasia kami dari tangan para pelaku kejahatan ini,” kata Pompeo.

The Washington Post menjadi media pertama yang melaporkan bahwa Departemen Luar Negeri telah diretas, bersama dengan Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Institut Kesehatan Nasional. Mereka yang juga masuk dalam daftar korban peretasan adalah Departemen Keuangan dan Perdagangan.

Daftar tersebut diperkirakan akan bertambah panjang karena penyelidikan atas serangan itu terus berlanjut. Situs web SolarWinds mengatakan perusahaan menyediakan layanan antara lain ke Pentagon dan kelima cabang militer, Badan Keamanan Nasional, dan Gedung Putih.

Perusahaan mengatakan kepada Newsweek pada Senin itu juga bahwa mereka tidak akan memberikan rincian apa pun tentang klien lain yang menggunakan program Orion yang diduga telah dibajak oleh peretas, dan memungkinkan mereka mengakses ke beberapa titik. Peretasan itu terjadi antara Maret dan Juni tahun ini.

SolarWinds mengatakan sedang berkoordinasi dengan FBI, komunitas intelijen, dan badan penegak hukum lainnya untuk menyelidiki.

“Kami percaya bahwa kerentanan ini adalah hasil dari serangan rantai pasokan yang sangat canggih, bertarget dan manual oleh suatu entitas negara,” kata perusahaan itu.

Pengajuan Komisi Sekuritas dan Bursa SolarWinds berikutnya mengatakan bahwa 18.000 pelanggan perusahaan telah terpengaruh oleh peretasan tersebut.

Pemerintah AS belum mengidentifikasi Rusia sebagai penyerang, tetapi beberapa sumber anonim yang memberi pengarahan tentang peretasan itu mengatakan bahwa operasi yang didukung Moskow diyakini bertanggung jawab.

Kedutaan Besar Rusia di Washington, D.C. segera menolak dan menyangkal laporan itu, serta menyebutnya sebagai hal yang “tidak berdasar”.

TagsAncaman keamananASChinaKeamanan SiberKorea UtaraMenteri Luar Negeri Amerika SerikatMike Pompeo

Related articles More from author

  • Lagi, Korea Utara Uji Coba Rudal
    Internasional

    Lagi, Korea Utara Uji Coba Rudal

    1 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Warga Palestina Kutuk Normalisasi UEA-Israel yang Ditengahi AS sebagai Pengkhianatan
    Internasional

    Warga Palestina Kutuk Normalisasi UEA-Israel yang Ditengahi AS sebagai Pengkhianatan

    20 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Saat Timteng Memamnas Kenapa Jokowi Kunjungi UEA
    InternasionalNasional

    Saat Situasi Timteng Masih Tegang, Kenapa Jokowi Justru Kunjungi UEA?

    10 Januari 2020
    By Adam Humain
  • AS Desak Korea Utara Hentikan Uji Coba Rudal dan Kembali ke Meja Perundingan
    Internasional

    AS Desak Korea Utara Hentikan Uji Coba Rudal dan Kembali ke Meja Perundingan

    29 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Palestina: China Tegas dan Berani dalam Penanganan Virus Corona
    Internasional

    Palestina: China Tegas dan Berani dalam Penanganan Virus Corona

    16 Maret 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pompeo Ajak Sekutu AS di Seluruh Dunia Bersatu Melawan China
    Internasional

    Pompeo Ajak Sekutu AS di Seluruh Dunia Bersatu Melawan China

    27 Juli 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Intens Temui Ketum Parpol, Jokowi Ngaku Bahas Krisis Global Hingga Pemilu 2024
    Nasional

    Intens Temui Ketum Parpol, Jokowi Ngaku Bahas Krisis Global Hingga Pemilu 2024

  • KSAD Dudung Ziarahi Makam Bung Karno dan Berkunjung ke Istana Gebang
    Nasional

    KSAD Dudung Ziarahi Makam Bung Karno dan Berkunjung ke Istana Gebang

  • Koalisi Masyarakat Sipil Sesalkan Aksi Kekerasan ke Relawan Ganjar, Singgung Netralitas TNI
    Nasional

    Koalisi Masyarakat Sipil Sesalkan Aksi Kekerasan ke Relawan Ganjar, Singgung Netralitas TNI

  • Rian Ernest Hengkang dari PSI, Daftar Kader Mundur Makin Panjang
    Nasional

    Rian Ernest Hengkang dari PSI, Daftar Kader Mundur Makin Panjang

  • Jokowi Bersiap Tinggalkan Megawati dan Bentuk Partai Sendiri? Begini Analisa Vulgar Rocky Gerung
    Nasional

    Jokowi Bersiap Tinggalkan Megawati dan Bentuk Partai Sendiri? Begini Analisa Vulgar Rocky Gerung

Artikel Terbaru

  • Powerbank 10000 vs 20000: Mana yang Lebih Cocok untuk Harian? 29 Oktober 2026
  • Cara Mengatur Tanggal dan Jam di HP dengan Benar dan Mudah 29 Oktober 2026
  • KPK Geledah Kantor Pusat PT Djarum Terkait Cukai, Ini Yang Disita 29 Oktober 2026
  • 10 Cara Merawat Kuku Agar Kuat dan Tidak Mudah Patah 29 Oktober 2026
  • Cara Memilih Mangga yang Manis dan Matang Sempurna 28 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (92)
  • Keuangan (23)
  • Kuliner (1,069)
  • Nasional (8,024)
  • Olahraga (1,147)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,293)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.