TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Din Syamsuddin Sebut Pemanggilan Polisi ke Anies ‘Drama Penegakan Hukum Irasional dan Tidak Wajar’

Din Syamsuddin Sebut Pemanggilan Polisi ke Anies ‘Drama Penegakan Hukum Irasional dan Tidak Wajar’

By Joni Sitohang
19 November 2020
549
0
Din Syamsuddin Sebut Pemanggilan Polisi ke Anies 'Drama Penegakan Hukum Irasional dan Tidak Wajar'

TIKTAK.ID – Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsuddin mengungkapkan bahwa pemanggilan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan oleh Polda Metro Jaya merupakan drama penegakan hukum.

“Pemanggilan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan oleh Polda Metro untuk dimintai klarifikasi perihal kerumunan pernikahan putri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dapat dipandang sebagai drama penegakan hukum yang irasional atau tidak wajar,” ujar Din, seperti dilansir Okezone, Rabu (18/11/20).

Menurut Din, pemanggilan Anies itu tidak wajar. Sebab, ia mengatakan belum pernah terjadi Polda memanggil seorang Gubernur hanya untuk dimintai klarifikasi kecuali dalam rangka penyidikan.

Baca juga : Jokowi: Banyak Pihak yang Belum Membaca dan Memahami UU Cipta Kerja

“Sejauh ini belum pernah terjadi, Polda memanggil seorang Gubernur yang merupakan mitra kerja hanya untuk klarifikasi, kecuali dalam rangka penyidikan. Mengapa tidak Kapolda saja yang datang untuk klarifikasi? Apalagi, bukankah izin dan tanggung jawab atas kerumunan yang melanggar protokol kesehatan ada pada Polri?” ucap Din.

Din menyatakan kejadian ini adalah preseden buruk yang hanya akan memperburuk citra Polri. Ia juga menilai kepolisian terkesan over acting atau berlebihan dan diskriminatif. Pasalnya, kata Din, tidak ada pemeriksaan terhadap gubernur lain yang di wilayahnya terjadi kerumunan serupa.

“Tindakan ini dapat menjadi bumerang bagi rezim, dan telah menuai simpati rakyat bagi Anies Baswedan sebagai pemimpin masa depan,” tutur Din.

Baca juga : Jokowi Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjalani pemeriksaan sekitar sembilan jam lebih di Mapolda Metro Jaya. Hal itu terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di acara hajatan putri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Anies pun mengaku dirinya dicecar dengan 33 pertanyaan dan dijadikan laporan sepanjang 23 halaman.

“Semua sudah dijawab sesuai fakta yang ada. Tidak ditambah dan tidak dikurangi. Adapun mengenai detil isi pertanyaan klarifikasi dan lain-lain, nanti menjadi bagian dari pihak Polda Metro Jaya untuk nanti meneruskan dan menyampaikan sesuai kebutuhan,” terang Anies.

TagsAniesDin SyamsuddinFPIGubernur DKI JakartaHabib RizieqKAMIPolda Metro JayaPolisiPolri

Related articles More from author

  • MUI Ingatkan Pemerintah yang Bubarkan FPI: Bina dengan Merangkul, Bukan Memukul
    Nasional

    MUI Ingatkan Pemerintah yang Bubarkan FPI: Bina dengan Merangkul, Bukan Memukul

    1 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Polisi Periksa 11 Saksi Kasus Bendera Merah Putih Berlogo Palu Arit di UNHAS
    Nasional

    Polisi Periksa 11 Saksi Kasus Bendera Merah Putih Berlogo Palu Arit di UNHAS

    2 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Erick Thohir Tunjuk Ahok Jadi Pejabat Penting BUMN
    Nasional

    Ahok Bandingkan Revitalisasi Monas di Eranya dan Era Anies Baswedan

    2 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Gara-gara PDIP Nomor 1, Megawati Khawatir
    Nasional

    Masa Popularitasnya Sendiri Mulai Habis, Megawati Bakal Ajukan Risma Jadi Cagub DKI

    30 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Polri Bentuk Polres, Polsek, dan Brimob Baru untuk IKN Nusantara
    Nasional

    Polri Bentuk Polres, Polsek, dan Brimob Baru untuk IKN Nusantara

    20 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Tawa Surya Paloh Tanggapi Wacana Duet Ganjar-Anies di Pilpres 2024
    Nasional

    Tawa Surya Paloh Tanggapi Wacana Duet Ganjar-Anies di Pilpres 2024

    26 Agustus 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tak Terima Prabowo Diremehkan, Gerindra Jateng Tantang Ganjarist Diskusi Jebloknya Prestasi Ganjar
    Nasional

    Tak Terima Prabowo Diremehkan, Gerindra Jateng Tantang Ganjarist Diskusi Jebloknya Prestasi Ganjar

  • Psikolog: Ada Fenomena Human Trafficking di Balik Gemerlap Dunia Entertainment
    Selebriti

    Psikolog: Ada Fenomena Human Trafficking di Balik Gemerlap Dunia Entertainment

  • Amien Rais Tak Masuk Daftar Bacaleg Partai Ummat
    Nasional

    Amien Rais Tak Masuk Daftar Bacaleg Partai Ummat

  • Berkaca dari Pilgub 2018, Anies Targetkan Raup Suara Terbanyak di Jateng
    Nasional

    Berkaca dari Pilgub 2018, Anies Targetkan Raup Suara Terbanyak di Jateng

  • Tolak Tegas Sikap AS, Indonesia Konsisten Sebut Israel Langgar Hukum Internasional
    InternasionalNasional

    Menlu RI Persoalkan Alasan Saudi Masukkan Indonesia ke Daftar Negara Terjangkit Virus Corona

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.