TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›UU Cipta Kerja Diteken Jokowi, Buruh Ancam Demo Akbar Serentak di Hari Pahlawan

UU Cipta Kerja Diteken Jokowi, Buruh Ancam Demo Akbar Serentak di Hari Pahlawan

By Joni Sitohang
3 November 2020
873
0
UU Cipta Kerja Diteken Jokowi, Buruh Ancam Demo Akbar Serentak di Hari Pahlawan

TIKTAK.ID – Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP), Jumisih mengumumkan bahwa massa buruh akan kembali menggelar demonstrasi besar-besaran menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) pada 10 November mendatang, atau pada peringatan Hari Pahlawan.

Jumisih mengatakan massa buruh tetap menuntut pembatalan UU Ciptaker.

Perlu diketahui, UU Ciptaker kini telah resmi diundangkan setelah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menandatanganinya dan masuk lembar negara dengan nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada Senin (2/11/20).

Baca juga : Tak Peduli Jokowi Sudah Kecam Macron, PA 212 Tetap Nekad Gelar Aksi

“Kita berencana melakukan aksi serentak pada 10 November 2020. Aksi ini juga dalam rangka memanaskan gerakan perlawanan di rakyat, secara Jakarta akan melakukan aksi 10 November bertepatan di Hari Pahlawan,” ujar Jumisih, seperti dilansir CNN Indonesia, Selasa (3/11/20).

Jumisih menjelaskan, aksi di Jakarta yang akan digelar pekan depan menjadi salah satu bentuk seruan kepada para buruh di daerah agar bergegas melakukan konsolidasi terkait keberadaan UU Ciptaker.

“Aksi ini juga menjadi seruan teman di daerah untuk bergegas melakukan konsolidasi dan menguatkan gerakan perlawanan secara massif di masing-masing daerah, dengan melibatkan seluruh unsur atau sektor rakyat,” tutur Jumisih.

Baca juga : Pengamat CSIS: Jokowi Aneh dan Lucu Bila Tak Teken UU Cipta Kerja

Menurut Jumisih, hingga saat ini pihaknya tetap teguh tidak akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terkait Omnibus Law Cipta Kerja atau Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020. Ia menyatakan perjuangan sepenuhnya akan dilakukan melalui unjuk rasa dengan fokus tuntutan agar Jokowi segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk membatalkan beleid tersebut.

“Alasan kami sama, yakni Undang-Undang ini inkonstitusional. Sebab, dalam proses perencanaan, perumusan, dan pembahasan, itu memang tidak sesuai konstitusi di negara kita. Jadi hal itu tidak layak digugat ke MK,” ucap Jumisih.

Lebih lanjut, Jumisih mengaku masih belum bisa merinci jumlah massa buruh yang akan bergerak pada aksi 10 November mendatang.

Baca juga : Ikut Persoalkan Kejanggalan Pasal 6 UU Ciptaker, PKS Juga Pertanyakan Peran Kemensetneg

“Masih belum ada setting aksi, belum fix jumlah berapa massa yang akan ikut serta sasaran aksi di mana. Tetapi secara hari kami sudah putuskan di tanggal 10,” terang Jumisih.

TagsJokowiOmnibus LawPerppuUU Cipta KerjaUU Ciptaker

Related articles More from author

  • Tagar #RakyatPercayaJokowi Jadi Trending Usai Jokowi Diserang Soal Kenaikan Kembali Iuran BPJS
    Nasional

    Tagar #RakyatPercayaJokowi Jadi Trending Usai Jokowi Diserang Soal Kenaikan Kembali Iuran BPJS

    14 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Kasus Penyiraman Air Keras Novel
    Nasional

    Tenggat Waktu Kapolri Baru Hampir Habis, Jokowi: Saya Yakin Penyerang Novel Ketemu

    8 Desember 2019
    By Adam Humain
  • Temui Jokowi di Istana, Budiman Sudjatmiko Bantah Bahas Reshuffle
    Nasional

    Temui Jokowi di Istana, Budiman Sudjatmiko Bantah Bahas Reshuffle

    19 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Buka Suara Soal Mantan Presiden Diminta Jadi Pengawas Danantara
    Nasional

    Jokowi Buka Suara Soal Mantan Presiden Diminta Jadi Pengawas Danantara

    26 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • SBY Sebut Demokrat 'Not For Sale', Ruhut Ikut-ikut Beri Komentar Sengak
    Nasional

    SBY Sebut Demokrat ‘Not For Sale’, Ruhut Ikut-ikut Beri Komentar Sengak

    25 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • AHY Klaim Banyak Program Jokowi Grasa-grusu Tanpa Perhitungan
    Nasional

    AHY Klaim Banyak Program Jokowi Grasa-grusu Tanpa Perhitungan

    16 Maret 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Diisukan Duet Bareng Anies di Pilpres 2024, Airlangga: Nanti Lihat Saja
    Nasional

    Diisukan Duet Bareng Anies di Pilpres 2024, Airlangga: Nanti Lihat Saja

  • Pengadilan Militer Myanmar Vonis Pembantu Senior Suu Kyi 20 Tahun Penjara
    Internasional

    Pengadilan Militer Myanmar Vonis Pembantu Senior Suu Kyi 20 Tahun Penjara

  • Geger Soal Darah Indonesia, Gitaris Van Halen Bangga Akui Ibunya Asli Rangkasbitung
    Selebriti

    Geger Soal Darah Indonesia, Gitaris Van Halen Bangga Akui Ibunya Asli Rangkasbitung

  • Duet Prabowo-Ganjar Dinilai Menjanjikan, Bakal Direstui Megawati?
    Nasional

    Duet Prabowo-Ganjar Dinilai Menjanjikan, Bakal Direstui Megawati?

  • Pasca 2020, Layanan Cloud Print Bakal 'Dibunuh' Google
    Teknologi

    Pasca 2020, Layanan Cloud Print Bakal ‘Dibunuh’ Google

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.