TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tak Terima Kegiatannya di Surabaya Dibubarkan, KAMI Bakal Ambil Jalur Hukum

Tak Terima Kegiatannya di Surabaya Dibubarkan, KAMI Bakal Ambil Jalur Hukum

By Joni Sitohang
1 Oktober 2020
523
0
Dicap Koalisi Orang Kalah di Pilpres 2019, KAMI: Yang Kalah itu Prabowo Subianto

TIKTAK.ID – Koordinator Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Ahmad Yani mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi atas aksi pembubaran acara Silaturahim Akbar KAMI di Surabaya, kemarin.

Yani mengatakan, sebelum menggelar acara, pihaknya telah mengurus prosedur dan pemberitahuan ke aparat kepolisian. Namun, lanjutnya, pada Minggu (28/9/20) pihak gedung memberikan informasi bahwa acara itu tidak bisa digelar di Gedung Juang karena ada larangan dari Gugus Tugas.

“Seharusnya Gugus Tugas bukan boleh membatalkan, tapi memastikan apakah acara itu sudah memenuhi protokol kesehatan atau tidak. Kalau memang Jawa Timur mau konsisten, maka seharusnya semua kegiatan kerumunan lain juga tidak boleh dong,” ujar Yani, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (29/9/20).

Baca juga : Bakal Bubarkan 14 BUMN, Ini Alasan Erick Thohir

Menurut Yani, karena belum pastinya acara di Gedung Juang, pada Senin (28/9/20) pagi, maka beberapa Tokoh KAMI, salah satunya Eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, melakukan pertemuan dan makan bersama dengan para ulama dan kiai Jawa Timur di hotel tempat Gatot menginap.

Akan tetapi, ia menyebut ketika itu massa yang mengatasnamakan “Surabaya Adalah KITA” yang awalnya berada di Gedung Juang, mendatangi tempat Gatot bersama aparat kepolisian.

“Tiba-tiba ada orang berpakaian preman yang mengaku dari Polda masuk menerobos. Ia membuat keributan itu dan meminta dibubarkan. Pertanyaannya, atas hak apa polisi tanpa surat itu membubarkan acara, seharusnya dia tanya dulu, lihat dulu dong,” terang Yani.

Baca juga : Tanggapi Tulisan Pengamat Australia, PKS: Jokowi Tidak Anti-Islam, Tapi…

Yani menyatakan pembubaran yang dilakukan polisi itu tidak adil dan sepihak. Ia menilai tindakan seperti itu dikhawatirkan memicu konflik horizontal antarmasyarakat.

“Kan kemarin di Surabaya juga ada Pilkada, tapi kenapa polisi tidak bubarkan itu? Kenapa polisi tidak membubarkan iring-iringan pendaftaran itu?” ucapnya.

Oleh sebab itu, pihak Yani pun bertekad melakukan investigasi terkait pembubaran itu. Ia menjelaskan, jika tindakan yang dilakukan polisi itu menyalahi prosedur, ia mengaku akan membawa ke jalur hukum.

Baca juga : Din Syamsuddin Sayangkan Acara KAMI di Surabaya Dihentikan Polisi

Sebelumnya, acara Silaturahim Akbar KAMI, Jawa Timur, di Gedung Juang 45, Surabaya, Senin (28/9/20) batal digelar karena mendapatkan protes massa yang meminta acara itu dibubarkan.

TagsAhmad YaniGatot NurmantyoKAMIKITASurabaya

Related articles More from author

  • Babak Baru Upaya para Oposan Jokowi 'Selamatkan Indonesia'
    Nasional

    Babak Baru Upaya para Oposan Jokowi ‘Selamatkan Indonesia’

    6 Agustus 2020
    By Johan Arif
  • Menimbang Peluang Prabowo vs Anies Bila Berhadapan di Pilpres 2024
    Nasional

    Meski Elektabilitasnya Anjlok, Prabowo Tetap Tempati Posisi Teratas, Anies Urutan Ketiga

    9 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Anggap Jabatan Presiden 'Tujuan Politik Rendahan', Din Syamsuddin Balas Lebih Pedas Sindiran Megawati Soal KAMI
    Nasional

    Din Syamsuddin Sayangkan Acara KAMI di Surabaya Dihentikan Polisi

    1 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Gatot Nurmantyo Prediksi Bakal Terjadi Pertumpahan Darah Jika RUU HIP Disahkan DPR dan Pemerintah
    Nasional

    Gatot Nurmantyo Prediksi Bakal Terjadi Pertumpahan Darah Jika RUU HIP Disahkan DPR dan Pemerintah

    26 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Dicap Koalisi Orang Kalah di Pilpres 2019, KAMI: Yang Kalah itu Prabowo Subianto

    23 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Tudingan ke TNI Soal PKI Jadi Polemik, Barikade 98 Singgung Tujuan Politik Gatot
    Nasional

    Tudingan ke TNI Soal PKI Jadi Polemik, Barikade 98 Singgung Tujuan Politik Gatot

    4 Oktober 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gugatan Demokrat KLB ke Menkum HAM Disebut Bukan Inisiatif Moeldoko
    Nasional

    Gugatan Demokrat KLB ke Menkum HAM Disebut Bukan Inisiatif Moeldoko

  • Kritik Pemerintah Soal Pencabutan Izin ACT, Fadli Zon: Ulah Oknum atau Sistemik?
    Nasional

    Kritik Pemerintah Soal Pencabutan Izin ACT, Fadli Zon: Ulah Oknum atau Sistemik?

  • Termasuk Superfood, Ini Manfaat Sayur Pakcoy untuk Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Termasuk Superfood, Ini Manfaat Sayur Pakcoy untuk Kesehatan

  • Trump Janjikan Vaksin Corona Tersedia Saat Pilpres AS
    Internasional

    Trump Janjikan Vaksin Corona Tersedia Saat Pilpres AS

  • Hindari Polemik Baru, Kapolri Minta Anies Segera Terbitkan STRP
    Nasional

    Hindari Polemik Baru, Kapolri Minta Anies Segera Terbitkan STRP

Artikel Terbaru

  • Layar 60Hz vs 120Hz: Mana yang Lebih Baik untuk HP Baru? 27 Oktober 2026
  • Skabies Kudis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya di Rumah 27 Oktober 2026
  • KPK Panggil Bupati Sorong Selatan Jadi Saksi Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif, Ini Perannya 27 Oktober 2026
  • Cara Menyimpan Kontak Baru di HP dengan Benar dan Mudah 27 Oktober 2026
  • Ahmad Doli Tak Setuju Pansel KPU Dibentuk Sekarang, Ini Alasannya 27 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (90)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,068)
  • Nasional (8,019)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,287)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.