TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Usulkan Pilkada Ditunda, Ketum PBNU: Politik Bisa Ditunda, Keselamatan Nyawa Tidak Bisa

Usulkan Pilkada Ditunda, Ketum PBNU: Politik Bisa Ditunda, Keselamatan Nyawa Tidak Bisa

By Joni Sitohang
24 September 2020
496
0
Usulkan Pilkada Ditunda, Ketum PBNU: Politik Bisa Ditunda, Keselamatan Nyawa Tidak Bisa

TIKTAK.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj menyebut penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 bisa ditunda kapan saja. Namun, lanjutnya, keselamatan masyarakat Indonesia di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) sama sekali tak bisa ditunda.

“Keselamatan jiwa, keselamatan masyarakat, perintah agama, dan itu mandat dari Undang-Undang Dasar harus kita utamakan dari segalanya. Politik masih bisa ditunda, tapi keselamatan nyawa tidak bisa ditunda,” ujar Said saat membuka Konferensi Besar NU yang disiarkan secara daring, seperti dilansir CNN Indonesia, Rabu (23/9/20).

Menurut Said, desakan PBNU agar Pemerintah menunda Pilkada Serentak 2020 semata merupakan tanggung jawab kemanusiaan bagi rakyat agar terhindar dari Covid-19. Ia menegaskan, desakan menunda Pilkada tak lantas membuat NU menghambat agenda demokrasi di Indonesia. Ia menilai sikap itu muncul karena alasan kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa manusia.

Baca  juga : Inilah Jawaban JK Saat Ditanya Lebih Enak Jadi Wapres Zaman SBY atau Jokowi

“Mari menjadikan kemanusiaan sebagai komandan kebijakan kita, bukan untuk kepentingan politik,” tutur Said.

Lebih lanjut, Said beranggapan Pilkada langsung bukan amanat konstitusi yang termaktub dalam UUD 1945, karena hanya diatur dalam aturan perundang-undangan. Oleh sebab itu, Said mengusulkan agar pelaksanaan Pilkada langsung ditinjau kembali karena lebih banyak menimbulkan kerugian ketimbang manfaatnya.

Usulan Said tersebut adalah hasil Musyawarah Nasional Alim Ulama NU di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon sejak 2012.

Baca juga : Gara-gara ini Novel Bamukmin Sebut Sandiaga Pengkhianat

“Meminta agar Pilkada langsung bisa ditinjau kembali, karena lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaatnya,” terang Said.

Sebelumnya, dorongan untuk menunda Pilkada Serentak 2020 terus mencuat ke publik setelah melihat masa tahapan pendaftaran pasangan calon yang diwarnai pelanggaran protokol Covid-19. Bahkan Bawaslu melaporkan sebanyak 316 bakal pasangan calon dari 243 daerah telah melanggar protokol kesehatan dalam tahapan pendaftaran beberapa waktu lalu.

Kemudian ormas-ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), hingga para aktivis peduli demokrasi mendesak agar Pemerintah menunda penyelenggaraan Pilkada.

Baca juga : Sayangkan Sikap Jokowi yang Abaikan Suara Publik, Jaringan GUSDURian Ikut Keluarkan Pernyataan Sikap

Meski begitu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, DPR, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), telah menyepakati Pilkada Serentak akan tetap digelar 9 Desember mendatang. Mereka beralasan hal itu karena tidak ada yang mengetahui kapan pandemi Covid-19 akan berakhir.

TagsBawasluCoronaCOVID-19KPUNUPBNUPilkada 2020Said Aqil SiradjVirus Corona

Related articles More from author

  • Sengkarut Anies vs Menteri Jokowi, Aktivis Sosial: Kita ini Hadapi Wabah Covid atau Pilpres?
    Nasional

    Sengkarut Anies vs Menteri Jokowi, Aktivis Sosial: Kita ini Hadapi Wabah Covid atau Pilpres?

    15 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Gara-gara Covid-19, Jokowi Putuskan Cuti Bersama Selama 11 Hari
    Nasional

    Gara-gara Covid-19, Jokowi Putuskan Cuti Bersama Selama 11 Hari

    27 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • 455 Simpatisan Habib Rizieq Diciduk, 7 Jadi Tersangka
    Nasional

    455 Simpatisan Habib Rizieq Diciduk, 7 Jadi Tersangka

    21 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Rayakan Ultah ke 34, Nikita Mirzani Sumbang 100 Juta Bantu Atasi Penyebaran Virus Corona
    Selebriti

    Rayakan Ultah ke 34, Nikita Mirzani Sumbang 100 Juta Bantu Atasi Penyebaran Virus Corona

    17 Maret 2020
    By
  • Nasional

    Minyak Dunia Anjlok, Ahok Ditantang Turunkan Harga BBM

    31 Maret 2020
    By Joni Sitohang
  • Giliran Tenaga Kesehatan yang Mulai Kewalahan Minta Jokowi Tunda Pilkada, Masih Tak Bakal Digubris Juga?
    Nasional

    Giliran Tenaga Kesehatan yang Mulai Kewalahan Minta Jokowi Tunda Pilkada, Masih Tak Bakal Digubris Juga?

    23 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Diguyur Hujan Semalaman, Underpass Kemayoran Tak Lagi Kebanjiran. Bukti Kerja Anies Baswedan?
    Nasional

    Diguyur Hujan Semalaman, Underpass Kemayoran Tak Lagi Kebanjiran. Bukti Kerja Anies Baswedan?

  • Presiden Prancis Ditampar Orang Tak Dikenal
    Internasional

    Presiden Prancis Ditampar Orang Tak Dikenal

  • Masker Pintar Buatan Jepang, Bisa Terjemahkan Bahasa Hingga Telepon
    Teknologi

    Masker Pintar Buatan Jepang, Bisa Terjemahkan Bahasa Hingga Telepon

  • Berikut ini Sejumlah Peningkatan Kemampuan S Pen pada Galaxy Note20 Series
    Teknologi

    Berikut ini Sejumlah Peningkatan Kemampuan S Pen pada Galaxy Note20 Series

  • Kalah dari Bosnia-Herzegovina, Shin Tae-yong Sebut Timnas U-19 Banyak PR
    Olahraga

    Kalah dari Bosnia-Herzegovina, Shin Tae-yong Sebut Timnas U-19 Banyak PR

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.