TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pengamat Sosial Budaya Ungkap Alasan Masyarakat Tetap ‘Bandel’ Berkerumun di CFD Saat Pandemi Covid-19

Pengamat Sosial Budaya Ungkap Alasan Masyarakat Tetap ‘Bandel’ Berkerumun di CFD Saat Pandemi Covid-19

By Joni Sitohang
24 Juni 2020
887
0
Pengamat Sosial Budaya Ungkap Alasan Masyarakat Tetap 'Bandel' Berkerumun di CFD Saat Pandemi Covid-19

TIKTAK.ID – Meski angka positif virus Corona (Covid-19) belum turun, masyarakat “tumpah ruah” di Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu lalu. Pekan lalu merupakan kali pertama masyarakat diizinkan untuk berolahraga di CFD setelah tiga bulan ditiadakan.

Masyarakat bersukacita menyambut pelonggaran kebijakan ini. Namun sayangnya, mereka tampak mengabaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kurva jumlah kasus positif Covid-19 sendiri terus menunjukkan peningkatan dengan penambahan rata-rata lebih dari 1.000 kasus per hari. Di media sosial, tak sedikit warganet yang merutuki orang-orang yang berkerumun dan bergerombol demi alasan olah raga ini.

Baca juga : Tagar #PecatTengkuzulDariMUI Viral di Medsos, Tengku Zul: Jangan Dipelintir, Saya Tak Ada Masalah dengan Pak Jokowi

Pengamat sosial budaya Universitas Indonesia, Devie Rahmawati mengatakan ada sejumlah alasan atau dorongan besar yang membuat masyarakat “rela” ramai-ramai bergerombol saat CFD di tengah pandemi.

Ia menjelaskan, alasan pertama yakni secara biologis manusia merupakan makhluk yang merdeka dan dilahirkan dengan kecenderungan untuk berkumpul dengan orang lain. Menurutnya, kebutuhan biologis ini pula yang menjadi alasan utama seseorang berkumpul dengan orang lain, dan semakin mendesak lantaran lebih dari tiga bulan masyarakat terkungkung di dalam rumah.

“Saat CFD kemarin dibuka, orang ingin merayakan. Ini merupakan selebrasi kemerdekaan manusia karena hakikatnya manusia itu merdeka,” ujar Devie, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Baca juga : Demo Anies Soal PPDB 2020, Orang Tua Murid Abaikan Protokol Kesehatan

Devie menilai data-data objektif dan fakta yang ada seharusnya membuat orang takut, tapi manusia tidak digerakkan oleh faktor rasional. Menurutnya, alasan rasional seperti ada penyakit yang berbahaya terkalahkan dengan rasa rindu dan rasa senang yang semuanya adalah emosi.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsCFDCoronaMasyarakatPandemi Covid-19Pengamat Sosial BudayaVirus CoronaWabah Covid-19

Related articles More from author

  • Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah, Pascatemuan Kasus Omicron Perdana di Indonesia
    Nasional

    Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah, Pascatemuan Kasus Omicron Perdana di Indonesia

    20 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Sengkarut Anies vs Menteri Jokowi, Aktivis Sosial: Kita ini Hadapi Wabah Covid atau Pilpres?
    Nasional

    Sengkarut Anies vs Menteri Jokowi, Aktivis Sosial: Kita ini Hadapi Wabah Covid atau Pilpres?

    15 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Telur Bisa Tangkal Virus Corona, Benarkah?
    Berita Unik

    Telur Bisa Tangkal Virus Corona, Benarkah?

    29 Maret 2020
    By Burhan Adiatma
  • Selalu Selangkah Lebih Maju, Kali ini Anies Beri Insentif Rp 215 Ribu per Hari Bagi Tiap Tenaga Medis yang Tangani Pasien Corona
    Nasional

    Anies Sebut Arus Mudik dan Balik Bisa Munculkan Gelombang Kedua Penyebaran Corona

    24 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Frustrasi pada Tabiat Bandel Pasukannya, Jepang Putuskan Lockdown Pangkalan Militer Amerika Serikat di Okinawa
    Internasional

    Frustrasi pada Tabiat Bandel Pasukannya, Jepang Putuskan Lockdown Pangkalan Militer Amerika Serikat di Okinawa

    16 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Manfaat Kupasan Bawang Merah
    NasionalTips & Tutorial

    (CEK HOAKS ATAU FAKTA): Bawang Merah yang Dikupas Terbukti Bisa Serap Virus Corona

    23 Maret 2020
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kak Seto: Kesalahan Cara Mengajar Picu Depresi pada Anak
    Tips & Tutorial

    Kak Seto: Kesalahan Cara Mengajar Picu Depresi pada Anak

  • Survei Magna Charta Politika: AHY Pimpin Elektabilitas Cawapres, Ungguli Puan, Sandiaga Hingga Ridwan Kamil
    Nasional

    Survei Magna Charta Politika: AHY Pimpin Elektabilitas Cawapres, Ungguli Puan, Sandiaga Hingga Ridwan Kamil

  • Dialog dengan Rektor se-Indonesia, Mahfud MD: Kita Tak Pernah Anggap Mahasiswa Kritis Musuh Pemerintah
    Nasional

    Dialog dengan Rektor se-Indonesia, Mahfud MD: Kita Tak Pernah Anggap Mahasiswa Kritis Musuh Pemerintah

  • TIKTAK.ID - Review Realme C3: Mulai Desain, Baterai, Performa, Triple Camera dan Layar
    Teknologi

    Review Realme C3: Mulai Desain, Baterai, Performa, Triple Camera dan Layar

  • Demokrat Sebut Sandiaga Susah Dampingi Anies di Pilpres 2024, Apa Sebabnya?
    Nasional

    Demokrat Sebut Sandiaga Susah Dampingi Anies di Pilpres 2024, Apa Sebabnya?

Artikel Terbaru

  • Profil Veddriq Leonardo: Biodata, Karier, dan Prestasi 30 September 2026
  • Pemerintah Serahkan DIM RUU LLAJ ke Komisi V DPR 30 September 2026
  • Apa Itu Sinyal GPS di HP dan Cara Memperkuat Sinyalnya 30 September 2026
  • Dukcapil Genjot Kepemilikan KIA dan Aktivasi IKD Hingga ke Desa 30 September 2026
  • 9 Cara Mengatasi Kamera HP Buram Tanpa Harus ke Tukang Servis 30 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (60)
  • Keuangan (11)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,948)
  • Olahraga (1,136)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,227)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.