TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Uni Eropa Kecam Cara Trump Tangani Demonstrasi ‘Black Lives Matter’

Uni Eropa Kecam Cara Trump Tangani Demonstrasi ‘Black Lives Matter’

By Bagas F Sinaga
21 Juni 2020
655
0
Uni Eropa Kecam Cara Trump Tangani Demonstrasi 'Black Lives Matter'

TIKTAK.ID – Uni Eropa kecam Presiden Amerika Serikat, Donald Trump karena ingin menggunakan kekerasan untuk menghadapi demonstran dan mengutuk “kematian mengerikan yang dialami George Floyd” serta penangkapan para jurnalis saat meliput demonstrasi.

Sebuah resolusi setebal 11 halaman dibuat pada Jumat (19/6/20) di Parlemen Eropa. Dalam voting saat itu 493 suara mendukung resolusi, 104 menolak dan 67 lainnya abstain. Parlemen Uni Eropa mengakui gerakan “Black Lives Matter” dan membuat 36 kesimpulan, seperti yang dilaporkan RT News.

Resolusi itu mengutuk “kematian George Floyd yang mengerikan”, yaitu pria Afrika-Amerika asal Minneapolis, Minnesota yang tewas karena dicekik-tindih menggunakan lutut dalam penangkapan oleh polisi pada akhir Mei. Anggota parlemen UE juga sepakat mengecam “segala jenis bentuk rasisme, kebencian dan kekerasan” serta “tradisi Afrofobik, seperti latihan menghitamkan wajah”.

Mereka menuntut Amerika “mengambil langkah tegas untuk mengatasi rasisme struktural dan ketidaksetaraan di negara itu, seperti yang tercermin dalam kebrutalan polisi” dan mengutuk “tindakan keras polisi terhadap para demonstran yang damai dan jurnalis Amerika”.

Parlemen Uni Eropa juga “sangat menyesalkan ancaman Presiden Amerika untuk mengerahkan Tentara Amerika” untuk menghadapi para demonstran yang rusuh di beberapa tempat. Namun, mereka menyalahkan kerusuhan itu karena “kekuatan ekstremis dan anti-demokrasi yang sengaja menyalahgunakan protes damai untuk memperburuk konflik dengan maksud menyebarkan kekacauan dan anarki”.

Parlemen UE juga mengecam penangkapan wartawan CNN, Omar Jimenez dan krunya di Minneapolis sebagai contoh lain dari rasisme. Parlemen mengatakan kebebasan pers sebagai kunci untuk memerangi rasisme.

Namun, jangan sampai orang berpikir bahwa rasisme itu bagian dari kebebasan berbicara, resolusi tersebut mencatat bahwa “pidato rasis dan xenofobik tidak termasuk dalam kebebasan berekspresi” dan mengecam “semua jenis insiden kejahatan rasial dan ucapan rasial, baik offline maupun online”.

Parlemen juga menentang, “slogan-slogan yang bertujuan untuk melemahkan atau mengurangi gerakan Black Lives Matter dan melemahkan arti pentingnya” seperti yang dinyatakan oleh “supremasi kulit putih”.

Pendidikan, anggota parlemen bilang, merupakan “alat utama untuk mengakhiri diskriminasi struktural dan rasisme dalam masyarakat kita,” dengan peran penting dalam “mendekonstruksi prasangka dan stereotip, mempromosikan toleransi, pemahaman dan keragaman”.

Hingga saat ini belum ada komentar dari Gedung Putih maupun Departemen Luar Negeri terkait resolusi yang dikeluarkan oleh Parlemen Uni Eropa itu.

TagsBerita Dunia Hari IniBlack Lives MatterDemonstrasiDonald TrumpParlemen Uni EropaTrumpUni Eropa

Related articles More from author

  • Tunangan Khashoggi Gugat Saudi di Pengadilan AS
    Internasional

    Tunangan Khashoggi Gugat Saudi di Pengadilan AS

    23 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Soal Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Ini Respons JK
    Nasional

    Soal Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Ini Respons JK

    5 Februari 2026
    By Joni Sitohang
  • Internasional

    HRW: Biden Harus Izinkan Investigasi Seluruh Kejahatan Trump

    14 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Pentagon: Kami Berusaha Evakuasi Orang Sebanyak Mungkin dari Afghanistan
    Internasional

    Pentagon: Kami Berusaha Evakuasi Orang Sebanyak Mungkin dari Afghanistan

    24 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Kapal Perang AS Berlayar di Selat Taiwan, Ketegangan dengan China Makin Memuncak
    Internasional

    Kapal Perang AS Berlayar di Selat Taiwan, Ketegangan dengan China Makin Memuncak

    12 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Militer AS Stres dan Ketakutan Dihantui Ancaman Pembalasan Iran atas Pembunuhan Jenderal Soleimani
    Internasional

    Militer AS Stres dan Ketakutan Dihantui Ancaman Pembalasan Iran atas Pembunuhan Jenderal Soleimani

    7 Januari 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Warganet: Penahanan Rizeq Karma Kasus Ahok
    Nasional

    Warganet: Penahanan Rizeq Karma Kasus Ahok

  • Kebiasaan Mengunyah Permen Karet dan 6 Manfaatnya Bagi Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Kebiasaan Mengunyah Permen Karet dan 6 Manfaatnya Bagi Kesehatan

  • Ponsel Hilang, Begini Cara Melacaknya
    TeknologiTips & Tutorial

    Ponsel Hilang, Begini Cara Melacaknya

  • Jubir Istana Unggah 'Enggak Bisa Kerja Maunya Ribut Aja', Sentil Airlangga?
    Nasional

    Jubir Istana Unggah ‘Enggak Bisa Kerja Maunya Ribut Aja’, Sentil Airlangga?

  • Ini Jawaban Mahfud MD Soal Kenapa Masjid Ditutup tapi Mal Dibuka
    Nasional

    Ini Jawaban Mahfud MD Soal Kenapa Masjid Ditutup tapi Mal Dibuka

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.