TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Tiga Negara Eropa Tolak Usulan AS Soal Sanksi PBB kepada Iran

Tiga Negara Eropa Tolak Usulan AS Soal Sanksi PBB kepada Iran

By William Putra Wijaya
21 Juni 2020
757
0
Tiga Negara Eropa Tolak Usulan AS Soal Sanksi PBB kepada Iran

TIKTAK.ID – Tiga negara Eropa, Inggris, Prancis dan Jerman pada Jumat (19/6/20), mengatakan tak akan mendukung usaha Amerika untuk memberlakukan kembali sanksi PBB terhadap Iran. Ketiga negara itu ingin melakukan pembicaraan dengan Teheran terkait pelanggaran perjanjian nuklir 2015.

Pada kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan beberapa negara kuat di dunia, Teheran sepakat menerima pembatasan program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi, embargo senjata PBB yang akan berakhir pada bulan Oktober. Amerika Serikat, yang keluar dari kesepakatan pada 2018, mengatakan berencana memperpanjang embargo.

Jika Dewan Keamanan PBB tidak memperpanjang embargo, Washington mengancam akan memicu apa yang disebut sebagai snapback dari semua sanksi PBB terhadap Iran, menggunakan proses yang digariskan dalam kesepakatan nuklir.

Langkah seperti itu kemungkinan dapat mengakhiri perjanjian nuklir.

“Kami sangat yakin bahwa setiap upaya unilateral untuk memicu snapback sanksi PBB akan memiliki konsekuensi buruk dan serius di Dewan Keamanan PBB,” kata Menteri Luar Negeri dari tiga negara Eropa (E3) dalam sebuah pernyataan, seperti yang dikutip Reuters.

“Kami tidak akan mendukung keputusan seperti itu, yang tidak akan sesuai dengan upaya kami saat ini untuk melestarikan JCPOA (kesepakatan komprehensif nuklir Iran),” kata mereka setelah membahas terkait Iran di Berlin.

Diplomat Eropa saat ini sedang mencoba kompromi, tetapi tidak jelas apakah mereka akan dapat memuaskan Amerika Serikat serta Rusia dan China, yang seperti E3 tetapkan dalam kesepakatan.

“Kami percaya bahwa rencana pencabutan embargo senjata konvensional PBB … akan memiliki implikasi besar bagi keamanan dan stabilitas regional,” kata E3, seraya menambahkan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan China dan Rusia dalam masalah ini.

Berbicara kepada wartawan pada Jumat itu melalui panggilan teleconference, Utusan Khusus Amerika untuk Iran, Brian Hook, menolak untuk mengomentari potensi kompromi.

“Tidak ada yang bisa berpendapat bahwa perilaku Iran sejak 2015 pantas untuk dicabutnya embargo senjata,” katanya.

Para menteri E3 mengatakan mereka berharap untuk mengadakan pertemuan tingkat menteri dengan Iran guna membahas pelanggarannya terhadap perjanjian nuklir itu dan menilai mekanisme yang telah mereka luncurkan pada Januari yang bertujuan untuk menyelesaikan perbedaan dalam kerangka kerjanya.

“Kami tetap berkomitmen pada JCPOA dan, untuk melestarikannya, mendesak Iran untuk membalikkan semua tindakan yang tidak konsisten dengan perjanjian dan kembali ke kepatuhan penuh tanpa penundaan,” kata mereka.

Sementara Iran menanggapi usulan E3 dengan mengatakan tiga negara itu melayani kepentingan Amerika dan Israel dengan menyusun resolusi nuklir terhadap Iran.

“Di belakang fasad (E), E3 adalah aksesori untuk (Presiden AS Donald) Trump dan (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu -tidak dalam posisi untuk menasihati Iran,” kata Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif melalui akun Twitter-nya.

Dewan Gubernur yang beranggotakan 35 negara pengawas nuklir meminta kepada Iran dalam resolusi sebelumnya pada Jumat lalu agar memberikan akses badan tersebut ke dua bekas lokasi nuklir dan untuk bekerja sama sepenuhnya, kata para diplomat yang menghadiri pertemuan itu.

JCPOA atau kesepakatan nuklir Iran 2015 ini merupakan kesepakatan nuklir antara Iran dan P5 + 1, yaitu 5 Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB, China, Prancis, Rusia, Inggris, Amerika plus Jerman. Sayangnya kesepakatan itu diciderai dengan kemunduran Amerika secara sepihak pada 2018 plus dijatuhkannya sanksi oleh Amerika kepada Iran.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniEmbargo IranInggrisIranJermanPerancis

Related articles More from author

  • Asosiasi Pers Brasil Gugat Kecerobohan Presiden Jair Bolsonaro ke Mahkamah Agung
    Internasional

    Asosiasi Pers Brasil Gugat Kecerobohan Presiden Jair Bolsonaro ke Mahkamah Agung

    11 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Divonis Satu Tahun Penjara
    Internasional

    Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Divonis Satu Tahun Penjara

    3 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Sederet Artis Hollywood Bakal Tampil di Pelantikan Joe Biden, Siapa Saja Mereka?
    Internasional

    Sederet Artis Hollywood Bakal Tampil di Pelantikan Joe Biden, Siapa Saja Mereka?

    18 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Jepang Temukan Varian Baru Covid-19 Mirip yang di Inggris dan Afrika Selatan
    Internasional

    Jepang Temukan Varian Baru Covid-19 Mirip yang di Inggris dan Afrika Selatan

    12 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Belarus Usir Duta Besar Prancis
    Internasional

    Belarus Usir Duta Besar Prancis

    23 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Ramalan Bank Dunia: 60 Juta Orang Akan Jatuh Miskin Akibat Pandemi
    Internasional

    Ramalan Bank Dunia: 60 Juta Orang Akan Jatuh Miskin Akibat Pandemi

    25 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Inilah Sepeda Motor Listrik Pertama Berbodi Sporty Dengan Sasis Monocoque
    Teknologi

    Inilah Sepeda Motor Listrik Pertama Berbodi Sporty Dengan Sasis Monocoque

  • CES 2021 Suguhkan Beragam Perangkat Rumah Pintar
    Teknologi

    CES 2021 Suguhkan Beragam Perangkat Rumah Pintar

  • Wapres Ma'ruf Buka Suara Soal Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres
    Nasional

    Wapres Ma’ruf Buka Suara Soal Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres

  • Sesalkan Pagelaran Wayang Gus Miftah, MUI: Ini Dakwah yang Kontraproduktif
    Nasional

    MUI Bela ACT, Gara-gara ACT Giat Sumbang Uang dan Kendaraan untuk Ulama?

  • Ma’ruf Amin Tegaskan Fatwa MUI Haram Beli Produk Israel untuk Hentikan Genosida
    Nasional

    Ma’ruf Amin Tegaskan Fatwa MUI Haram Beli Produk Israel untuk Hentikan Genosida

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.