TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Unjuk Rasa Ribuan Perempuan di Sejumlah Kota Besar Desak Warga AS Tak Lagi Pilih Trump

Unjuk Rasa Ribuan Perempuan di Sejumlah Kota Besar Desak Warga AS Tak Lagi Pilih Trump

By Bagas F Sinaga
19 Oktober 2020
1265
0
Unjuk Rasa Ribuan Perempuan di Sejumlah Kota Besar Desak Warga AS Tak Lagi Pilih Trump

TIKTAK.ID – Aksi “Women’s March” kembali hadir di Washington dan di sejumlah kota lain di seluruh AS, Sabtu (17/10/20).

Aksi itu bertujuan mendesak warga Amerika agar tidak memilih Presiden Trump lagi dan memprotes nominasi calon hakim agung yang konservatif Amy Coney Barrett, menyusul meninggalnya hakim agung berhaluan liberal Ruth Bader Ginsburg.

“Tak cukup hanya mengatakan kita akan menghentikan Trump,” kata Direktur Eksekutif Women’s March Rachel O’Leary pada awal aksi unjuk rasa. “Tapi kita harus memenuhi janji negara ini bagi kita semua. Dan tergantung pada diri kita masing-masing untuk mewujudkan masa depan itu.”

Menurut izin yang diterbitkan oleh Dinas Pertamanan Nasional, penyelenggara memperkirakan sekitar 6.000 hingga 10 ribu orang berkumpul di Freedom Plaza pada aksi demonstrasi yang dilakukan tengah hari, dilanjutkan dengan melakukan aksi jalan kaki ke Gedung Mahkamah Agung, dan diakhiri dengan kirim pesan teks beramai-ramai yang bertujuan mengajak orang-orang untuk memberikan suara dalam Pilpres 3 November.

Ratusan unjuk rasa serupa berlangsung pada Sabtu (17/10/20) di seluruh negara itu, beberapa diselenggarakan secara virtual atau dengan konvoi mobil karena pandemi.

Sebuah aksi juga diadakan di Universitas Cornell, di mana Ginsburg pernah berkuliah. Pawai itu dilakukan sementara faksi Republik di Senat berencana untuk mulai memilih pekan depan terkait konfirmasi Barret. Apabila Barret dikonfirmasi, maka Mahkamah Agung akan didominasi konservatif dengan perbandingan 6-3.

Faksi Demokrat telah menyuarakan kekhawatiran bahwa Barrett akan membatalkan Roe v. Wade, putusan penting yang menguatkan hak perempuan untuk melakukan aborsi.

Aksi Women’s March pertama diadakan pada 2017, ketika jutaan orang berunjuk rasa memprotes pelantikan Trump.

Sejak itu, protes-protes Women’s March selanjutnya lebih fokus pada upaya untuk memilih lebih banyak perempuan pada jabatan publik di tingkat lokal, negara bagian dan nasional.

TagsBerita Dunia Hari IniDonald TrumpPilpres ASPresiden ASUnjuk RasaWarga AS

Related articles More from author

  • Amerika Serikat Tak Terima Iran Terbebas dari Embargo Senjata PBB
    Internasional

    Amerika Serikat Tak Terima Iran Terbebas dari Embargo Senjata PBB

    19 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pentagon Berani Langgar Tradisi, Tegaskan Tak Ada Upacara Perpisahan Militer untuk Trump sebagai Panglima Tertinggi
    Internasional

    Pentagon Berani Langgar Tradisi, Tegaskan Tak Ada Upacara Perpisahan Militer untuk Trump sebagai Panglima Tertinggi

    20 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Peradilan Rahasia Saudi untuk Kasus Khashoggi, Dipuji Keluarga Dikecam Tunangannya
    Internasional

    Peradilan Rahasia Saudi untuk Kasus Khashoggi, Dipuji Keluarga Dikecam Tunangannya

    9 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Raja Salman Panik Gara-gara Covid-19 Makin Menggila di Negaranya
    Internasional

    Raja Salman Panik Gara-gara Covid-19 Makin Menggila di Negaranya

    14 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Sebut Perilaku Trump Mengerikan, Istri Obama Minta Semua Akun Medsos Presiden AS itu Diblokir Selamanya
    Internasional

    Sebut Perilaku Trump Mengerikan, Istri Obama Minta Semua Akun Medsos Presiden AS itu Diblokir Selamanya

    9 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - AS Buka Kembali Kran Perundingan Damai dengan Taliban
    Internasional

    AS Buka Kembali Kran Perundingan Damai dengan Taliban

    8 Desember 2019
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Puji Jokowi Lagi, Prabowo: Sejarah Akan Catat Beliau Salah Satu Presiden Terbaik RI
    Nasional

    Puji Jokowi Lagi, Prabowo: Sejarah Akan Catat Beliau Salah Satu Presiden Terbaik RI

  • TIKTAK.ID - Ketika 'Fakta' Menyalahi Fakta: Surat Terbuka Kalam Institute Soroti Jurnalisme Bias dan Tendensius TV One
    Nasional

    Ketika ‘Fakta’ Menyalahi Fakta: Surat Terbuka Kalam Institute Soroti Jurnalisme Bias dan Tendensius TV One

  • Tak Sembarangan, Ternyata Ada Cara Khusus Konsumsi Madu untuk Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Tak Sembarangan, Ternyata Ada Cara Khusus Konsumsi Madu untuk Kesehatan

  • Debat Pimpinan KPK Soal Wawasan Kebangsaan Gagal, Firli Tidak Datang
    Nasional

    PVRI Galang Petisi Desak Jokowi Pecat Firli dari Ketua KPK

  • Megawati Digugat Kader PDIP
    Nasional

    Heran Banyak yang Tak Suka Pemerintahan Jokowi, Megawati: Padahal Dipilih Langsung!

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.