TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tujuh Sikap Gubernur Lukas Enembe Terkait Label Teroris KKB Papua

Tujuh Sikap Gubernur Lukas Enembe Terkait Label Teroris KKB Papua

By Johan Arif
1 Mei 2021
584
0
Tujuh Sikap Gubernur Lukas Enembe Terkait Label Teroris KKB Papua

TIKTAK.ID – Gubernur Papua, Lukas Enembe menyampaikan tujuh sikap guna merespons kebijakan Pemerintah Pusat yang memberi label teroris kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Enembe mengatakan sikap pertama yakni meminta Pemerintah Pusat untuk mengkaji ulang kebijakan itu. Ia meminta Pemerintah memastikan objektivitas dari kebijakan tersebut.

“Terorisme merupakan konsep yang selalu diperdebatkan dalam ruang lingkup hukum dan politik. Oleh sebab itu, penetapan KKB sebagai kelompok teroris perlu untuk ditinjau dengan saksama dan memastikan objektivitas negara dalam pemberian status tersebut,” ujar Enembe melalui keterangan tertulis, Jumat (30/4/21), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Enembe menyebut dalam poin kedua, pihaknya sepakat bahwa segala tindakan yang dilakukan oleh KKB adalah perbuatan meresahkan, melanggar hukum, dan mencederai prinsip-prinsip dasar HAM.

Kemudian di poin ketiga, Enembe kembali mendesak Pemerintah Pusat dan DPR RI agar dapat mengkaji ulang penyematan label teroris kepada KKB. Sebab, ia menilai kajian harus komprehensif dengan memerhatikan dampak sosial, dampak ekonomi, dan dampak hukum terhadap warga Papua secara umum.

Poin keempat, Enembe mendorong TNI-Polri untuk memetakan kekuatan, wilayah sebaran, jumlah orang, dan ciri khusus KKB.

“Hal ini sangat diperlukan, karena Pemerintah Provinsi Papua tidak menginginkan ada peristiwa salah tembak dan salah tangkap yang menyasar penduduk sipil Papua,” tutur Enembe.

Lantas politikus Partai Demokrat tersebut menyoroti dampak yang akan diterima warga Papua di perantauan. Dia mengaku khawatir jika penyematan label teroris kepada KKB bakal menimbulkan stigma negatif bagi warga Papua di perantauan. Untuk itu, Enembe mengimbau Pemerintah Pusat supaya berkonsultasi dengan Dewan Keamanan PBB terkait kebijakan itu.

Sedangkan di poin ketujuh, Enembe meminta Pemerintah Pusat untuk mengubah pendekatan dalam menyelesaikan konflik di Papua.

“Pemerintah Provinsi Papua telah mengumumkan, rakyat Papua akan tetap dan selalu setia kepada NKRI sehingga kami menginginkan agar pendekatan keamanan (security approach) di Papua dilakukan lebih humanis dan mengedepankan pertukaran kata dan gagasan, bukan dengan pertukaran peluru,” tegas Enembe.

Seperti diketahui, Pemerintah juga menugaskan aparat keamanan untuk melakukan tindakan tegas kepada KKB di Papua.

TagsGubernur PapuaKelompok TerorisKKB PapuaKonflik PapuaLukas Enembe

Related articles More from author

  • Intelijen Rusia Ungkap Rencana AS Kembali Gerakkan Kelompok Teroris di Suriah
    Internasional

    Intelijen Rusia Ungkap Rencana AS Kembali Gerakkan Kelompok Teroris di Suriah

    10 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Komunitas Yazidi Irak Kubur 104 Jenazah Korban Pembantaian ISIS
    Internasional

    Komunitas Yazidi Irak Kubur 104 Jenazah Korban Pembantaian ISIS

    8 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • BNPT: Label Teroris Persempit Ruang Gerak dan Pendanaan KKB Papua
    Nasional

    BNPT: Label Teroris Persempit Ruang Gerak dan Pendanaan KKB Papua

    2 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Tokoh Papua Desak Jokowi Batalkan Cap 'Teroris' KKB
    Nasional

    Tokoh Papua Desak Jokowi Batalkan Cap ‘Teroris’ KKB

    8 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Aparat Klaim Tembak 15 KKB di Puncak Papua dalam Satu Bulan
    Nasional

    Aparat Klaim Tembak 15 KKB di Puncak Papua dalam Satu Bulan

    14 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Mata-mata dan Tentara Afghanistan yang Pernah Dilatih AS Dilaporkan Bergabung dengan ISIS-K
    Internasional

    Mata-mata dan Tentara Afghanistan yang Pernah Dilatih AS Dilaporkan Bergabung dengan ISIS-K

    2 November 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Setelah Bertemu Rocky Gerung, Gibran: Sudah Tak Ada Lagi Cebong-Kampret
    Nasional

    Gibran Sambangi Rocky Gerung, Apa Saja Isu yang Dibahas?

  • Clubhouse Android di Indonesia Terancam Diblokir Kominfo
    Teknologi

    Clubhouse Android di Indonesia Terancam Diblokir Kominfo

  • Jokowi Dinilai Cawe-cawe Pilpres 2024, Rocky Gerung: Untuk Beri Jalan Oligarki
    Nasional

    Jokowi Dinilai Cawe-cawe Pilpres 2024, Rocky Gerung: Untuk Beri Jalan Oligarki

  • Risma Klaim Tak Diizinkan Jokowi Datangi Lokasi Konflik di Papua
    Nasional

    Risma Klaim Tak Diizinkan Jokowi Datangi Lokasi Konflik di Papua

  • Survei Algoritma Soal Pilpres 2024: Pemilih Jokowi Cenderung Pilih Ganjar
    Nasional

    Survei Algoritma Soal Pilpres 2024: Pemilih Jokowi Cenderung Pilih Ganjar

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.