TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Terkait Pernyataan Adiknya Soal Mark Up Proyek Kemenhan 1.000 Persen, Prabowo Harus Bertindak

Terkait Pernyataan Adiknya Soal Mark Up Proyek Kemenhan 1.000 Persen, Prabowo Harus Bertindak

By Joni Sitohang
20 Juli 2020
549
0
Terkait Pernyataan Adiknya Soal Mark Up Proyek Kemenhan 1.000 Persen, Prabowo Harus Bertindak

TIKTAK.ID – Peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyebut Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto harus turun tangan terkait dugaan mark up 1.000 persen proyek di Kemenhan. Menurutnya, hal itu sebagaimana yang telah diungkap Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo.

Fahmi mengatakan pembuktian terbaik bahwa benar terjadi mark up anggaran proyek 1.000 persen di Kemenhan, yakni Prabowo harus bertindak dengan pemberian sanksi kepada siapapun di Kemenhan yang ditengarai terlibat kasus tersebut.

“Menurut saya, pembuktian terbaik yakni Menhan memberi sanksi dan mendorong penegakan hukum bagi yang diduga terlibat,” ujar Khairul melalui pesan singkat, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Sabtu (18/7/20).

Baca juga : BPK Temukan Potensi Kerugian Negara di Proyek Rumah DP Nol Rupiah Anies Baswedan

Kemudian Fahmi menilai Kemenhan harus transparan terkait pernyataan Hashim yang tentu tak bisa ditelan mentah-mentah. Meski begitu, Fahmi menyatakan dugaan kasus mark up proyek di Kemenhan bukan barang baru.

“Tengarai kebocoran anggaran di Kemhan bukan barang baru. Tetapi dalam konteks pernyataan Pak Hashim, isu mark-up proyek sampai 1.000 persen ini belum didukung bukti dan belum ada klarifikasi dari Kemenhan sendiri,” terangnya.

Sebelumnya, Hashim menyampaikan bahwa kakaknya, Prabowo menemukan sejumlah proyek yang angkanya disulap (mark up) lebih dari sepuluh kali lipat atau lebih dari 1.000 persen.

Baca juga : Megawati: Saya Bilang ke Presiden Jokowi, Negara Kita ini Sangat Kaya Raya, Jangan Takut!

Ia mengaku Prabowo membatalkan sejumlah proyek senilai lebih dari US$50 juta karena mengetahui nilai sebenarnya tidak lebih dari US$5 juta, tapi ia tidak menyebut detail proyek-proyek. Hashim pun menjelaskan, anggaran tersebut kemudian dikembalikan Kemenhan ke Kementerian Keuangan.

Fahmi beranggapan pernyataan Hashim itu tetap harus dikonfirmasi dan dilengkap dengan bukti-bukti kuat. Tanpa itu, kata Fahmi, maka Hashim hanya klaim belaka.

Di sisi lain, Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon mengatakan bahwa pihaknya tak bisa memberi tanggapan. Sebab, menurutnya yang menyampaikan dugaan kasus ini bukan Prabowo secara langsung.

Baca juga : Ditemani Prabowo dan Sejumlah Menteri, Mahfud MD Resmi Usulkan RUU BPIP ke DPR

Kendati begitu, Effendi mengungkapkan pihaknya kemungkinan akan memanggil Prabowo terkait masalah itu dalam rapat kerja usai masa reses DPR bulan depan.

“Tapi bukan hanya masalah itu (mark up proyek Kemenhan) yang akan dibahas. Saya juga ada banyak hal yang ingin saya konfirmasi dan klarifikasi sama Menhan, tidak terkait itu saja,” terangnya.

TagsHashim DjojohadikusumoKemenhanKementerian KeuanganPartai GerindraPrabowo

Related articles More from author

  • Partai Ummat Gamang Dukung Anies atau Prabowo, PKS: Dukung Anies Mesti Tegas!
    Nasional

    Partai Ummat Gamang Dukung Anies atau Prabowo, PKS: Dukung Anies Mesti Tegas!

    20 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Diminta Cabut Keppres Pengangkatan Dua Pejabat Kemenhan Eks Tim Mawar
    Nasional

    Jokowi Diminta Cabut Keppres Pengangkatan Dua Pejabat Kemenhan Eks Tim Mawar

    28 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Anak Presiden Jadi Wakil Presiden, Gibran Ikuti Jejak Megawati?
    Nasional

    Anak Presiden Jadi Wakil Presiden, Gibran Ikuti Jejak Megawati?

    27 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Fahri Hamzah Sesalkan Sikap Diam Prabowo setelah Berkoalisi dengan Jokowi
    Nasional

    Fahri Hamzah Sesalkan Sikap Diam Prabowo setelah Berkoalisi dengan Jokowi

    26 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • PDIP Tegaskan Fokus Menangkan Ganjar Meski Gibran Dilirik Jadi Cawapres Prabowo
    Nasional

    PDIP Tegaskan Fokus Menangkan Ganjar Meski Gibran Dilirik Jadi Cawapres Prabowo

    16 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Jelang Rapimnas Gerindra, Prabowo: Saya Siap Terima Tugas Suci jika Dicalonkan
    Nasional

    Jelang Rapimnas Gerindra, Prabowo: Saya Siap Terima Tugas Suci jika Dicalonkan

    10 Agustus 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tutupi Data Sebenarnya, Militer AS Hanya Akui Bunuh 23 Warga Sipil Selama 2020
    Internasional

    Tutupi Data Sebenarnya, Militer AS Hanya Akui Bunuh 23 Warga Sipil Selama 2020

  • Begini Cara Memperlakukan Barang Belanjaan dari Pasar Agar Tak Tertular Puluhan Pedagang yang Positif Corona
    Tips & Tutorial

    Begini Cara Memperlakukan Barang Belanjaan dari Pasar Agar Tak Tertular Puluhan Pedagang yang Positif Corona

  • Kenali Penyebab dan Gejala Depresi pada Pria Usai Istrinya Melahirkan
    Tips & Tutorial

    Kenali Penyebab dan Gejala Depresi pada Pria Usai Istrinya Melahirkan

  • Habib Rizieq Dianggap Hina Peradilan, Begini Penjelasan Mahfud MD
    Nasional

    Soal Keppres 1 Maret, Mahfud MD: Penentu Kebenaran Sejarah Bukan Fadli Zon

  • Tingkat Radiasi iPhone Disebut Lebihi Ambang Batas, Ini Bantahan Apple
    Teknologi

    Tingkat Radiasi iPhone Disebut Lebihi Ambang Batas, Ini Bantahan Apple

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.