TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Tanpa Gas Rusia, Jerman Kemungkinan Angkat Bendera Putih

Tanpa Gas Rusia, Jerman Kemungkinan Angkat Bendera Putih

By Bagas F Sinaga
25 Juli 2022
470
0
Tanpa Gas Rusia, Jerman Kemungkinan Angkat Bendera Putih

TIKTAK.ID – Menteri Ekonomi Jerman, Robert Habeck mengatakan bahwa negaranya akan tetap mengubur jalur pipa gas Nord Stream 2 dari Rusia, yang dibangun untuk menyuplai gas melalui Laut Baltik, meskipun ada kekhawatiran akan terjadi gangguan pasokan gas ke negaranya.

Pembangunan pipa gas Nord Stream 2 rampung pada tahun lalu, tetapi Berlin menghentikan sertifikasinya tak lama setelah Rusia meluncurkan operasi militernya ke Ukraina pada akhir Februari.

Habeck mengatakan kepada penyiar Jerman ZDF pada Kamis lalu bahwa negaranya harus menghemat gas alam dan terus mengurangi ketergantungannya pada pasokan gas dari Rusia, seperti yang dilansir Russia Today, Jumat (22/7/22).

Dia mengesampingkan penggunaan Nord Stream 2 dengan mengatakan, “Hal itu akan memaksa Jerman menaikkan bendera putih.”

Komentar Habeck muncul setelah raksasa gas Rusia Gazprom melanjutkan pengiriman melalui Nord Stream 1 pada Kamis setelah penutupan 10 hari untuk pemeliharaan tahunan. Gazprom mengurangi aliran gas di pipa itu pada bulan lalu dengan alasan perbaikan.

Beberapa pejabat Jerman menyatakan bahwa penutupan itu bermotif politik dan menyuarakan kekhawatiran bahwa Moskow dapat memotong pasokan gas sepenuhnya sebagai tanggapan atas sanksi yang dijatuhkan oleh UE kepada Rusia atas serangan ke Ukraina.

“Kami harus menerima bahwa [Vladimir] Putin menggunakan tuas gas ini untuk melawan kami,” kata Habeck kepada ZDF, merujuk pada pernyataan Presiden Rusia.

Uni Eropa sebelumnya mengumumkan rencana penghentian penggunaan gas Rusia pada 2030, dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, minggu ini, mendesak anggota blok tersebut untuk memangkas penggunaan gas mereka sebesar 15 persen dari Agustus hingga akhir Maret nanti. Sementara Spanyol, Portugal dan Yunani mengatakan mereka menentang skema penjatahan gas yang diusulkan tersebut.

Habeck telah berulang kali memperingatkan bahwa penghentian segera pasokan gas Rusia akan sangat merugikan ekonomi Jerman dan menyebabkan peningkatan pengangguran dan kemiskinan di negara tersebut.

Sebelum Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, Jerman mengimpor energi gas alam berbagai bentuk dari Rusia sebesar 55 persen. Kini setelah dijatuhkannya sanksi saat Rusia menyerang Ukraina, impor gas Jerman dari Rusia turun hingga 27 persen. Hingga akhir Juni, Jerman hanya bergantung pada impor Rusia untuk sekitar seperempat kebutuhan gasnya.

Tagskrisis gasmenteri Ekonomi Jermanperang Ukraina RusiaRobert HabeckRusia

Related articles More from author

  • Menteri Inggris Ingatkan Warganya Dampak Pahit Ekonomi Akibat Sanksi ke Rusia
    Internasional

    Menteri Inggris Ingatkan Warganya Dampak Pahit Ekonomi Akibat Sanksi ke Rusia

    11 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • RI Berencana Kirim Personel TNI ke Rusia, Buat Apa?
    Nasional

    RI Berencana Kirim Personel TNI ke Rusia, Buat Apa?

    26 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Moskow Tambah Daftar Hitam Warga Eropa yang Dilarang Masuk Rusia
    Internasional

    Moskow Tambah Daftar Hitam Warga Eropa yang Dilarang Masuk Rusia

    25 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Zakharova: Barat Gunakan Pengusiran Diplomat Rusia sebagai Serangan Politik
    Internasional

    Zakharova: Barat Gunakan Pengusiran Diplomat Rusia sebagai Serangan Politik

    7 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Jerman Tuding Rusia Dalangi Pembunuhan Mantan Komandan Pemberontak Chechnya di Sebuah Taman di Berlin
    Internasional

    Jerman Tuding Rusia Dalangi Pembunuhan Mantan Komandan Pemberontak Chechnya di Sebuah Taman di Berlin

    19 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kremlin Sebut AS 'Surga para Pengemplang Pajak'
    Internasional

    Kremlin Sebut AS ‘Surga para Pengemplang Pajak’

    7 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Xiaomi Luncurkan Redmi 12C di Indonesia, Harga Rp1,4 Juta
    Teknologi

    Xiaomi Luncurkan Redmi 12C di Indonesia, Harga Rp1,4 Juta

  • Ketahui Sejumlah Hal ini Agar Diet dan Puasa Berjalan Lancar
    Tips & Tutorial

    Ketahui Kesalahan Diet yang Sering Dilakukan

  • Prabowo Ancam Tindak Menterinya yang Tak Bekerja untuk Rakyat
    Nasional

    Prabowo Ancam Tindak Menterinya yang Tak Bekerja untuk Rakyat

  • Elektabilitas Masih Paling Top, Anak Buah Prabowo Wacanakan Jokowi Ikut Maju Lagi di Pilpres 2024
    Nasional

    Ibas Kritik Jokowi, Poyuono: Keluarga Besar Pak SBY, Tolong Jangan Cerewet!

  • Jangan Salah Paham, Penyebab Obesitas Tak Hanya Gara-gara Makan Berlebihan
    Tips & Tutorial

    Jangan Salah Paham, Penyebab Obesitas Tak Hanya Gara-gara Makan Berlebihan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.