TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sri Mulyani Tambah Dana Lawan Corona Rp 62 T, KPK Ancam Hukum Mati jika Dikorupsi

Sri Mulyani Tambah Dana Lawan Corona Rp 62 T, KPK Ancam Hukum Mati jika Dikorupsi

By Johan Arif
22 Maret 2020
1151
0
Sri Mulyani Tambah Dana Lawan Corona Rp 62 T, KPK Ancam Hukum Mati jika Dikorupsi

TIKTAK.ID – Pemerintah terus memprioritaskan penangkalan wabah virus Corona, salah satunya dengan memberikan alokasi anggaran khusus APBN 2020 untuk penanganan untuk virus asal China ini. Bahkan sejumlah belanja Pemerintah dialihkan untuk percepatan penanganan virus Corona yang telah mewabah secara global tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, akan merelokasi sebanyak Rp62,3 triliun belanja kementerian dan lembaga untuk penanganan COVID-19. Angka tersebut lebih besar dari yang disampaikannya pada Rabu (18/3/20) sebesar Rp5-10 triliun.

“Untuk melaksanakan berbagai macam permintaan yang sesuai dengan urgensi di kesehatan, maka kami sampai hari ini sudah identifikasi Rp62,3 triliun dari belanja K/L yang akan bisa direalokasikan untuk bisa diprioritaskan sesuai arahan Presiden,” ujar Sri Mulyani dalam video conference, seperti dilansir Kumparan.com, Jumat (20/3/20).

Baca juga: Fadli Zon Nasihati Gatot Nurmantyo Soal Ajakan Makmurkan Masjid di Tengah Corona

Sri Mulyani menjelaskan, dana tersebut diperoleh dari hasil penghematan sejumlah belanja di kementerian/lembaga. Termasuk belanja barang, seperti perjalanan dinas yang dipangkas 50 persen, honor, hingga output cadangan.

Nantinya, kata Sri Mulyani, dana itu akan digunakan untuk membiayai kegiatan prioritas. Seperti pengadaan alat kesehatan, penyediaan rumah sakit, hingga dunia usaha.

“Kami terus minta PUPR dan kementerian yang anggaran belanja besar untuk spacing atau dalam hal ini memperpanjang pelaksanaan kegiatan, sehingga mungkin tidak di-drop sama sekali tapi multiyears sehingga beban tidak semua di 2020,” terang Sri Mulyani.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsAnggaran untuk CoronaHukuman MatiKomisi Pemberantasan KorupsiKPKMenteri KeuanganSri MulyaniVirus Corona

Related articles More from author

  • Jokowi Akui Angka Kematian Corona di Indonesia Lebih Tinggi dari Rata-rata Global
    Nasional

    Jokowi Beberkan Soal Pentingnya Omnibus Law UU Cipta Kerja

    11 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Meski Bisnisnya Rugi Miliaran, Anang Hermansyah Tetap Upayakan Beri THR Karyawan
    Selebriti

    Meski Bisnisnya Rugi Miliaran, Anang Hermansyah Tetap Upayakan Beri THR Karyawan

    6 April 2020
    By
  • TIKTAK.ID - Ahoker 'Garis Keras' Ernest Prakasa Hingga Tompi Puji Gubernur Anies Baswedan, Soal Apa?
    Nasional

    Ernest Prakasa Hingga Tompi Puji Gubernur Anies Baswedan, Soal Apa?

    15 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Begini Respons Istana Soal Ahok dan Raffi Ahmad Tak Pakai Masker di Pesta Ultah Pengusaha
    Nasional

    Begini Respons Istana Soal Ahok dan Raffi Ahmad Tak Pakai Masker di Pesta Ultah Pengusaha

    16 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Cak Imin Mangkir Di Panggil KPK
    Nasional

    Dipanggil KPK Terkait Korupsi Proyek PUPR 2016, Cak Imin Mangkir Tanpa Alasan Jelas

    20 November 2019
    By Adam Humain
  • Ajak Warga Saling Dukung Lawan Covid-19, Anies Singgung Beratnya Beban Jokowi
    Nasional

    Corona Jakarta Meningkat, Jokowi-Anies Rapat Khusus Bahas Penanganan Covid DKI

    2 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Mukernas MUI Singgung Soal Kritik ke Pemerintah, TKA hingga Fatwa Pinjol
    Nasional

    Mukernas MUI Singgung Soal Kritik ke Pemerintah, TKA hingga Fatwa Pinjol

  • Cara Kerja Artificial Intelligence pada Google Translate Bahasa Isyarat
    Teknologi

    Cara Kerja Artificial Intelligence pada Google Translate Bahasa Isyarat

  • Din Syamsuddin: Jokowi Pernah Minta Bantuan Muhammadiyah untuk Hadapi Mafia di Berbagai Sektor
    Nasional

    Din Syamsuddin: Jokowi Pernah Minta Bantuan Muhammadiyah untuk Hadapi Mafia di Berbagai Sektor

  • TIKTAK.ID - Bersepeda Keliling Monas-Senayan, Susi Pudjiastuti Puji Anies Baswedan
    Nasional

    Bersepeda Keliling Monas-Senayan, Susi Pudjiastuti Puji Anies Baswedan

  • Anak Kota Lebih Anteng Ketimbang Anak Desa, Benarkah?
    Tips & Tutorial

    Anak Kota Lebih Anteng Ketimbang Anak Desa, Benarkah?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.