
TIKTAK.ID – PT Pertamina (Persero) memberikan akses kepada masyarakat untuk memantau pengadaan perseroan dan kegiatan impor Bahan Bakar Minyak (BBM). Upaya transparansi di tubuh perusahaan pelat merah itu diungkapkan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.
Ahok mulai membenahi tubuh perusahaan dengan membuat segala informasi menjadi lebih transparan. Melalui akun Twitter pribadinya, @basuki_btp, Ahok membagikan upaya transparan kepada masyarakat hanya dengan masuk ke situs resmi di www.pertamina.com.
“Mulai hari ini, akses informasi operasional PT Pertamina (Persero) terkait pengadaan crude (minyak mentah), LPG, BBM, termasuk status kapal charter, sudah dapat diakses melalui website resmi perseroan,” cuit Ahok.
Baca juga: Megawati Digugat Kader PDIP ke Pengadilan karena Dianggap Langgar Aturan Partai
Untuk informasi kapal charter, dapat dibuka di situs https://pertamina.com/id/informasi-kapal. Sementara informasi terkait pengadaan minyak mentah dapat diakses melalui link https://pertamina.com/id/news-room/crude-and-products-procurement.
Dengan keterbukaan informasi itu, Ahok mengatakan berharap mendapatkan masukan dan saran terbaik dari publik.
Meski demikian, upaya serius transparansi di Pertamina seharusnya menjadi tugas jajaran direksi.
“Normalnya disampaikan atau diumumkan oleh BoD (Direksi) atau eksekutif, karena masuk domain operasional,” ujar pengamat BUMN Toto Pranoto, dilansir Detik.com, Rabu (12/2/20).
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










